Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAKEK TUA itu SUAMIKU

KAKEK TUA itu SUAMIKU

bisik Bude Ratmi. "Heh kalian?! Kalian nggak ada sopannya ya? Seva itu ibu mertua kalian nggak seharusnya kalian bersikap seperti itu!" Bude Ratmi ikut murka terhadap kelakuan dua orang laki-laki itu. "Mertua? Mertua yang masih bocah maksudmu?" Kembali mereka tertawa seakan ada hal yang sangat lucu yang patut mereka tertawakan. Mereka kemudian menutup pintu kamar dengan kasar hingga suaranya mengagetkanku.
9.720.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 656 kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Ketika Istriku, Tidak Minta Jatah Bulanan

Ketika Istriku, Tidak Minta Jatah Bulanan

Mata Ria bolak-balik dia kucek seperti pandangannya sedang kabur, karena dia melihat Pak Putra bersama Bik Murti dan memanggilnya dengan sebutan Bu Martha. "Apa ini benar Bu Martha itu adalah Bik Murti?" Ria masih saja tidak percaya tentang apa yang dia lihat.
612.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Mereka menangis sejadi-jadinya memohon-mohon pada Marwa. Sungguh hal yang mengejutkan bagi Marwa. Seorang mertua bertekuk lutut di hadapan menantunya. Seakan dunia ini sudah terbalik. Ada segelintir rasa puas menghampiri. Namun, ia tetap tak bisa membiarkan rasa tega itu berkeliaran menguasai hatinya. "Ma, sudah! Kania, bantu Mama berdiri! Nggak pantas melakukan itu di hadapan manusia," cetus Marwa.
5.713.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Kusembunyikan Identitas dari Mertua

Kusembunyikan Identitas dari Mertua

lanjut Rosa lagi. Ucapan itu semakin membuat Bu Wati sadar, sadar akan waktu yang sudah di sia-siakan. Melihat tak ada tanggapan dari mertuanya, Rosa pun perlahan pergi dari sana, menuju kamar meninggalkan Bu Wati yang tengah di landah kegundahan. Tak lupa, uang sejumlah dua juta tadi ia letakkan di atas meja, tanpa ada niatan untuk menyimpannya kembali. Biar uang itu untuk mertuanya saja. Mungkin, wanita yang telah melahirkan suaminya itu tak pernah merasakan memegang uang sebanyak itu, pikirnya.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Istri kedua pilihan mertua

Istri kedua pilihan mertua

"Ibu tuh pengen banget nimang cucu lagi, pak. Anaknya Rama kan sudah besar, Adam juga sudah besar. Kapan lagi, kan?" Bapak mertua membuang wajahnya ke samping, ia enggan beradu ocehan dengan istrinya. Sebaliknya, ia menoleh pada Carla yang duduk tak banyak bicara di sofa kecil sambil memegang tablet.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

Rini masih saja menakutiku seperti dulu. “Dia emang pengantin baru. Lagi bahagia-bahagianya. Masih belum, Rin. Nanti juga adu nasib sama kita, hahaha. Palingan bingung cari kontrakan karena mau misah sama mertua.” “Apaan, sih, kalian ini? Mertuaku gak kayak gitu. Lagian, gak semua mertua itu seperti yang kalian bicarakan dan aku gak akan ninggalin mertuaku sendirian!” tegasku.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Dua dara kembar cepat berbalik. Empat langkah di hadapan mereka tegak satu sosok tubuh tinggi besar memiliki sepasang mata angker. Bola matanya tidak berbentuk bundar melain-kan berupa segitiga memancarkan warna hijau. Yang luar biasanya orang ini mempunyai kepala dengan dua wajah. Wajah di sebelah depan berupa wajah seorang lelaki separuh baya berwarna putih. Sedang di wajah sebelah belakang berwarna hitam keling. "Jin Muka Seribu!” seru Ruhkemboja.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Madu Beracun Dari Suamiku

Madu Beracun Dari Suamiku

ketus sang mertua Mirna berbalik dan menatap tajam wajah ibu mertua yang justru membela Yuli yang seorang pelakor dibanding dirinya sebagai menantu sahnya. "Maaf bu, saya memang tidak bisa jadi manusia yang bermuka dua! lagipula apa maksud ibu membandingkan Yuli dengan saya? saya heran bagaimana bisa ibu bisa lebih membela seorang pelakor dari pada istri sah! Apa mungkin ibu itu dahulunya juga seorang pelakor?" sengit Mirna. Mendengar ucapan Mirna sang mertua tidak terima dengan ucapan Mirna, wanita tua itu mengangkat satu tangannya untuk melayangkan satu tamparan namun Mirna dengan cepat menahan tangan wanita tua itu.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

Dia adalah ayah mertuaku! Aku menggigit bibirku, dengan wajah canggung aku menoleh ke belakang melihat ayah mertua yang wajahnya memerah. Dengan suara kecil aku berkata, "A... Ayah, ini... aku Anna." Setelah mendengarnya, wajah ayah mertua menjadi pucat pasi. Dia mundur beberapa langkah dengan cepat, lalu menarik ritsleting celananya sambil tertawa kikuk.
212.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Mertua yang Harus Mengalah

Mertua yang Harus Mengalah

Di tangannya ada ponsel dan sebuah map tipis. Wajahnya tampak lelah. “Boleh masuk?” tanyanya pelan. Bu Ratna sedikit terkejut, tapi tetap mengangguk. “Masuklah, Nit.” Nita merasa canggung berada berdua dengan mertuanya sendiri. Biasanya selalu ada jarak. Jarak yang tidak terlihat, tapi nyata. Bu Ratna yang lebih dulu membuka suara. “Dio sudah tidur?”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai mertua bermuka dua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status