Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

batin Tresha. *** “Uti sama Mama sekarang jenguk adek!” ucap Umi Ima di depan batu nisa. Melempar beberapa bunga di atas kuburan yang sudah berumur satu tahu setengah. “Maaf Ya Ahmad, Mama belum bisa ngajak Ayah kamu kesini.” Afura sebenarnya ingin memberitahu Abizar, tapi dari kemarin dia merasa waktunya belum tepat. “Afura, segera kasih tau Abizar. Walaupun dia lupa ingatan tapi dia juga harus tau anaknya.”
4.5K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as mim mati bertemu alif
Read
+Library
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

Membuat Indah yang baru saja mendekati Alif kembali menoleh dinding kaca tempat di luarnya beberapa orang menunggu. “Alif … Alif …. Ini Mama. Maafin Mama, Nak. Ini Mama,” ucap Indah, mengusap telapak tangan Alif. “Alif … Mama udah di sini. Kita sama-sama lagi. Sekarang kita udah sama-sama. Alif harus kuat. Alif nggak boleh ninggalin Mama. Mama nggak mau sendiri. Mama nggak mau ditinggal sendirian di dunia ini.” Indah menciumi telapak tangan Alif dan mengusap pipi bayi yang matanya terpejam.
9.9357.7K viewsCompletedAdded to Library 10.4K Times as mim mati bertemu alif
Show Reviews (189)
Read
+Library
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Read All Reviews
PERTAMA UNTUK NAIMA

PERTAMA UNTUK NAIMA

Albe: Merindukanmu, Naima, Kalimat modus, singkat namun membuat Naima tersenyum-senyum sendiri. Naima: Modus Naima membalas tak kalah singkat. Albe: Aku jujur Albe kembali membalas. Naima tidak tahu harus membalas bagaimana, ia mencoba mejamkan matanya. Albe: Besok aku datang lagi Jangan kemana-mana
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as mim mati bertemu alif
Show Reviews (53)
Read
+Library
athena_vivian
asekkkkkk, gue suka gaya Naima!! Jadi cewek emang harus tahan banting selain tahan yang lain. Bab-nya udh banyak, y, Kak...gratis satu bab, donkkkk................., tapi, Naima kaya Alice in Wonderland, ya...having great experiences in another places....
Kiki Sulandari
Naima speechless,ketika tahu hadiah kalung emas putih dengan bentuk infinity bukan berasal dari Jaka melainksn dari Albe Apakah Naima akan memakai kalung itu? atau mengembalikan kalung itu pada Albe?
Read All Reviews
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Setelah menstater motornya, Matari naik di belakang Arai dan perlahan-lahan keluar dari area rumah Ayla. “Udah, puas kalian?! Dasar ABG!” ledek Bang Ali. “Hehehe, makasih, Bang! Untungnya Matari nggak curiga sama acting lo. Jujur aja, gue udah mau ketawa tadi!” sahut Ayla.
12.6K viewsCompletedAdded to Library 365 Times as mim mati bertemu alif
Read
+Library
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Imaz berjinjit berusaha ingin tau berita baru. Meskipun mata kelihatan setengah tentang informasinya setidaknya membuat hatinya lega. Ya. Ia terpilih menjadi khodam Ning Fiyyah. Sesuai ekspektasi. Jadwal setoran Alfiyah dilaksanakan sehabis isya' dengan guru Robithus Sabilillah atau yang dikenal dengan Robet. Mereka bertemu kembali. "Masakan cumi dan udang bakar madumu sungguh enak. Kapan-kapan buatkan lagi ya?" Kata Ning Fiyyah memuji dan bersandar di tembok.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as mim mati bertemu alif
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Api cemburu makin berkobar-kobar dalam dadanya. "Aku terserah gimana Mama saja, Ma," ucapnya kemudian. "Aku sudah capek menghadapinya," ucap Ammar, membuat tangis Alena semakin kencang. "Tante, aku mohon belas kasihan dari Tante. Kania, tolong bantu Mbak, Kania, huhuhu ...." Alena merubuhkan bobot tubuhnya di lantai.
5.713.4K viewsOngoingAdded to Library 442 Times as mim mati bertemu alif
Read
+Library
Suami Miskinku Ternyata Tuan Muda

Suami Miskinku Ternyata Tuan Muda

Reni menatap penuh tanya, matanya yang sayu memancarkan kekhawatiran akan sesuatu yang buruk. "Nggak ada apa-apa bu, Alif mengumpulkan semua karena ingin bicara sesuatu. "Bicara apa Lif, tapi kamu bahkan pakai jas begitu?" Alif bersimpuh di hadapan ibu mertuanya, ia memang selalu menaruh hormat dan kasih pada wanita yang tak pernah menganggapnya remeh walau dirinya hanya seorang seles denhan upah kecil. "Bu, Alif ingin jujur sekarang"
7.3129.4K viewsOn holdAdded to Library 5.0K Times as mim mati bertemu alif
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Megumi pun membawakan jaket Alfi dan membantu Alfi mengenakan jaketnya. Alfi pun tersenyum pada Megumi dan berkata, ”Aku mencintaimu, Megumi.” “Aku juga mencintaimu, Alfi.” Balas Megumi tersenyum padanya. Alfi pun keluar dari kamarnya dan menaiki lift menuju ke atas untuk berkumpul dengan teman-temannya. Sesampainya diatas, Alfi melihat Kartika, Herman dan Cakra tengah asik bermain kartu.
915.9K viewsOn holdAdded to Library 621 Times as mim mati bertemu alif
Read
+Library
Ketupat Untuk Emak

Ketupat Untuk Emak

Pak Qosim menatap lurus ke manik mata Alif, suaranya berat dan bergetar saat mengucapkan kalimat terakhir itu: "Emakmu bilang... DIA TIDAK MENINGGAL SAKIT BIASA, LIF... DAN KEMATIAN BAPAKMU DULU PUN BUKAN KECELAKAAN BIASA... ADA ORANG YANG SENGJA MENGINGINKAN KALIAN PUNAH DARI MUKA BUMI INI." DEGH! Dunia Alif serasa runtuh untuk kedua kalinya malam itu. Cahaya lampu jalan terasa berputar-putar. Mulutnya menganga tak percaya. Air matanya berhenti mengalir, digantikan rasa dingin yang menjalar sampai ke tulang sumsum. Siapa? Siapa yang sejahat itu?! Dan kenapa?!
101.4K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as mim mati bertemu alif
Read
+Library
Gadis Pengganti

Gadis Pengganti

"Aaaaaarrrgh!" Teriakan Kamea berhasil membangunkan Alif dari mimpinya. Lelaki beralis tebal itu kaget mendengar suara seseorang yang berteriak tepat di samping telinganya. Ia menggosok telinganya terasa panas. Iris mata berwarna cokelat itu menatap ke arah Kamea, sepersekian detik kemudian Alif pun ikut berteriak. "Sedang apa kamu di sini?!" tanya Alif dengan nada ketus.
9.957.3K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as mim mati bertemu alif
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status