DIBUAT BANGKRUT ISTRI
Cukup hatiku yang menangis dalam diam.
"Mbak Winda. Sudah dari tadi, Mbak?" tanya Mas Anton sambil menyalami Mbak Winda. Mbak Winda menyambut salamnya. Setelah itu mengambil tisu basah di meja dan menggunakannya untuk membersihkan tangan bekas bersalaman dengan Mas Anton. "Wah, apa tidak tersinggung, Mereka?" batinku.
"Sayang, setelah salaman sama, Om Anton, kamu bersihkan pakai tisu ya. Banyak kuman pelakornya. Bahaya, Sayang. Bisa menular," ucap Mbak Winda pada Ayu.
ตอนยอดนิยม