LEAK
Sarti masih menangis terisak-isak, memegang perutnya yang hari ini menginjak bulan keenam.
Sebulan lagi ia akan pulang kampung untuk mengadakan tingkepan. Rencananya, Sarti akan melahirkan di kampung halaman. Namun, rencana tinggal rencana, janinnya hilang musnah dalam hitungan menit.
"Mak, anakku, Mak, "rintih Sarti pilu. Beberapa detik kemudian badannya luruh di atas kasur tak sadarkan diri.
Mak Nah mengambil minyak angin di atas nakas, lalu mengoleskan sedikit di hidung Sarti.
Hot Chapters