Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Xiaoshitou malah bertanya, “Kakak ipar sudah pergi cukup lama, apa dia sebentar lagi akan kembali?” “Ya, seharusnya tidak lama lagi!” Jiang Xi tersenyum, “Kamu merindukan dia, ya?” “Aku rindu.” Mibao mengangkat tangan sambil memegang pangsit, “Rasanya dia sudah pergi sangat lama.” Xiaoshitou buru-buru menambahkan, “Aku juga rindu.” Maimiao bertanya balik, “Kakak rindu tidak?”
6.0K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
Love in Kyoto

Love in Kyoto

‘xin tiao luan le jie zou meng ye bu zi you ai shi ge jue dui cheng nuo bu shuo cheng dao yi qian nian yi hou fang ren wu nai yan mei chen ai wo zai fei xu zhi zhong shou zhao ni zou lai wo wo de lei guang cheng zai bu le wo suo you yi qie ni yao de ai(suo you yi qie ni xu yao de ai) yin wei zai yi qian nian yi hou shi jie zao yi mei you wo wu fa shen qing wan zhao ni de shou qian wen zhao ni de e tou bie deng dao yi qian nian yi hou suo you ren du yi wang le wo na shi hong se huang hun de sha mo neng you shui jie kai chan rao qian nian de ji mo chan rao qian nian de ji mo’[1]
102.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
Legenda Tang Hu

Legenda Tang Hu

Jawab Tang Hu dengan senang hati. Xia Xiang berjongkok di depan Tang Hu, meletakkan tangannya di atas kakinya. Payudara montok yang lembut secara tidak sengaja bersentuhan dengan pahanya, saat dia dengan berani menatap Tang Hu secara langsung. Xia Xiang bisa melihat hasrat Tang Hu yang membara dari ekspresi di matanya. Setelah itu, jari - jarinya secara bertahap menuju ke tongkat dagingnya yang tebal.
9.1147.9K viewsCompletedAdded to Library 5.9K Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Xiao Mei menatap Lin Xuan yang terbang dari langit dan senyum jahat muncul di bibirnya. "Nak, kamu baik-baik saja, itu hebat!"
1014.2K viewsOngoingAdded to Library 356 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

“Tidak ada yang berbeda. Aku masih mendengar orang-orang menggunakan bahasa mandarin di sini.” Su Li terkekeh. Ia tidak menyangka bahwa Ziang Wu akan menelponnya. Ini sedikit menamparnya, kemarin jika tidak karena insiden cokelat maka ia tidak akan menghubungi Ziang Wu. Wanita itu berhenti sejenak untuk berpikir sebelum berkata, “Bawakan aku Xiao Long Bao. Aku dengar kau bisa membeli yang mentah sebagai oleh-oleh.”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
Legenda Negeri Kaili

Legenda Negeri Kaili

Xiao Long membungkukkan tubuhnya dengan sungguh-sungguh diikuti Dong Xiu Bai. "Selamat jalan dan berhati-hatilah. Aku akan mengabarimu secepatnya begitu mendapatkan informasi yang kau inginkan." Xie Jing Cuan juga membungkukkan tubuhnya. "Selamat tinggal Tuan Xie!" Dong Xiu Bai turut berseru dan melambaikan tangan saat Xiao Long berpamitan dan menggandengnya meninggalkan taman sepi itu.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
Shen Xiao

Shen Xiao

"Kau keterlaluan!" "Kerja bagus Xin Xin. Malam ini aku pasti akan menghadiahkan mu makanan yang besar," ujar Shen Xiao memujinya sambil menepuk-nepuk pelan kepala Xin Xin. Amarah Xin Xin seketika mereda dan dia tersenyum puas dengan pujian dan hadiah dari Shen Xiao yang sangat ia nantikan. "Kak Shen, apa kau tidak akan menyuruh kami berburu lagi?" tanya Lin Tian dengan polosnya.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Yang ada hanyalah deretan tanaman bunga krisan dan mawar berwarna merah dan kuning cerah yang berjejer. "Bunga... eh, merah... kuning..." gumam Nenek Sofia linglung, dan melepaskan lengan Ruenna, lalu melangkah perlahan mendekati tanaman mawar tersebut, menyentuh kelopaknya sambil bergumam tidak jelas. Ia terlihat sangat tenang. Ruenna mengembuskan napas lega yang sangat panjang. Ia menatap neneknya, lalu beralih menatap Jerry yang kini sedang bersedekap sambil menaikkan sebelah alisnya dengan bangga.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
Xiaoyi Xiaoyan

Xiaoyi Xiaoyan

Sontak membuatku terkejut dengan gerakannya yang tiba-tiba itu. "Kak Xiaoyi, gimana kabarnya, Kak?" tanyanya, setelah melepas pelukan. "Aku baik, kamu sendiri?" kataku, bertanya balik. "Yitan juga baik. Ini, ada oleh-oleh buat kakak." Yitan memberikan kantong kecil yang masih misterius isinya. "Wah, tidak usah repot-repot, bawa oleh-oleh segala. Lain kali kalau mau main ke sini, main aja," balasku.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

"Bìxià! Hentikan!" Mo Chén berteriak lantang. Suaranya menggema di Lan Guang Litang dengan kekuatan yang mengejutkan. Mòwáng, begitu orang-orang menyebutnya. Héxié Zhìzūn bergumam pelan dan perlahan menghentikan alunan Shènglài Xiǎo-nya. Melodi merdu itu memudar, meninggalkan keheningan yang mencekam di tengah kehancuran aula.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as mo xiang tong xiu
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status