Istri Abangku
Lelaki itu menatap sinis Imron dan juga Kamal.
"Pencet saja videonya, Tuan. Saya yakin, Tuan menyukai apa yang saya dapat malam ini," ujar Imron kembali dengan percaya diri.
Lelaki gagah dan tampan itu memencet video, sesuai arahan Imron. Matanya memicing, lalu terbelalak sangat lebar.
"Siapa ini?" tanyanya bingung.
"Ini target Tuan. Ngeri Tuan, masa mainan sama siluman telur. Lihat saja tuh, ada telurnya!" jawab Imron antusias.
Hot Chapters