Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mabuk Janda

Mabuk Janda

ujarku “Iya Mas ibu juga, uhhh.” “Bu, sejujurnya saya kangen nakalin ibu lagi. Saya kangen jilatin liang ibu. Saya kangen hisap puting ibu. Saya kangen cupangin ibu lagi.” “Ahhh, Mas jangan ngomong kaya gitu. Nanti liang ibu makin gatel Mas, uhhhh ibu juga kangen dinakalin Mas.”
9.9209.1K viewsCompletedAdded to Library 5.9K Times as muka kuyang
Read
+Library
Tuan Muda

Tuan Muda

Tuan Muda Part13 "Tenanglah, kau salah paham padaku, sayang." "Salah paham? Aku masih mendengar dengan jelas, bahwa kamu meminta lelaki tua di telepon tadi, untuk melenyapkan nona Wage." "Melenyapkan, dalam artian membuatnya diam, Jika tidak, dia akan sangat berbahaya." "Berbahaya bagaimana?" "Jika Roberto Mose mengincar kita, kehidupan yang tenang ini, akan sulit kita dapatkan. Apakah kamu mau? Jika aku, harus kembali ke kota Yuzong?"
8.6504.7K viewsCompletedAdded to Library 19.2K Times as muka kuyang
Show Reviews (111)
Read
+Library
Chaken Israel Tatipikalawan
sangat seru ceritanya tapi kenap tidak berlanjut dan harus bersambung..kenao certia lain bisa ditulis dangan bab yang lengkap..ayo semangat biar bisa lanjut cerita ini..ceritanya sangat bagus dan dan lebih baik dari cerita yang sudah saya baca di good novel ini...saya mohon untuk bisa berlanjut lagi
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Mandul

Mandul

kata Kei sembari mendekati lelaki muda itu. "Kau hebat Kei. Jika kau tidak membaw kabar ini aku pasti akan mematahkan kedua tangan orang tak berguna ini." menerima sebuah map coklat dan secepat kilat membukanya. "Namanya Riri? Nama yang bagus. Hah? Wanita itu dimadu?" kedua netra lelaki itu hampir keluar dari tempatnya. "Benar Tuan muda. Apa anda memiliki perintah selanjutnya? Kemungkinan nona itu kembali di kediaman suaminya."
105.1K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as muka kuyang
Read
+Library
Mas, Nikah, Yuk!

Mas, Nikah, Yuk!

"Yakali gue pasrah aja dijambak-jambak." "Lo-nya ngeselin!" "Lo sendiri kenapa? PMS?" Devita terdiam. "Wah ternyata bener." "Terus ini gue gimana? Gue harus cuci muka lagi dan make up lagi. Lo mau nunggu?" Alby menggeleng. "Gak, lo gak usah cuci muka." Alby mengambil tisu basah dari dasboard. Lantas memberikannya pada Devita. "Nih, pake."
876 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as muka kuyang
Read
+Library
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

Maya mengangguk pelan sambil menunjukkan sebuah kotak kayu kecil yang sangat rahasia. "Sudah masuk, ini versi yang jauh lebih kuat dari biasanya," bisik Maya. "Efeknya instan dan dijamin bikin semua tamu kita bakal ketagihan," tambahnya lagi. Nani mengambil satu botol kecil dan mengocok isinya dengan perlahan-lahan.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as muka kuyang
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as muka kuyang
Read
+Library
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

Aulia hanya mengatakan arah jalan yanh harus di lalui oleh majikan barunya. Kedua bola mata Sarita tidak henti melihat keseluruhan interior rumah tersebut. Hampir semua dindingnya berwarna biru laut, ataupu telur asin. Sarita terus melangkah hingga berhenti di ruang makan. Disana dia disambut oleh wanita paruh baya yang masih terlihat sisa kecantikannya. "Selamat datang di mansion tulip, Nona Muda! Saya Mbok Rukmi," sapa Rukmi.
1033.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as muka kuyang
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

tanyaku, mataku berbinar-binar penuh harapan. Adrian tertawa kecil, lalu mengeluarkan sebuah kantong dari tasnya. “Tentu saja! Ini dia,” katanya sambil menunjukkan kantong berwarna cerah. “Aku tahu kamu pasti merindukannya.” Aku segera duduk dan mengambil kantong itu dengan antusias. Saat membukanya, aroma manis menggoda hidungku. “Kue dari toko kue kesukaanmu!” seruku, dan kegembiraan meluap dari dalam diriku. Kue lembut dengan berbagai rasa, dari cokelat hingga stroberi, semuanya ada di dalamnya.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as muka kuyang
Read
+Library
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

batinku sambil menutup baku tabungan yang jumlahnya gak sampai dua juta. "Kita berkemas mau kemana, Ma?" "Pindah." "Pindah kemana?" "Ke kota sebelah, mencari hidup dan nafkah." "Kita akan makin jauh dari Papa," gumam Naila. "Apa boleh buat, Nak. Insya Allah kita akan kuat menjalani semuanya bersama." "Siapa yang bilang Mama?"" "Kata hati Mama." "Yakin?"
7.3K viewsCompletedAdded to Library 189 Times as muka kuyang
Read
+Library
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Vidia menoleh dengan wajah angkuhnya. Aku menarik sudut bibir, kemudian berucap lembut, "Kamu harus baik-baik di sini, Maduku Sayang." Perempuan berambut pirang itu tersulut emosi. Namun, aku harus segera pergi karena Yuni harus di makamkan lepas asar nanti. Genta yang sudah aku hubungi tadi merasa terkejut karena tidak menyangka maduku akan senekat ini.
9.927.1K viewsCompletedAdded to Library 973 Times as muka kuyang
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status