My Game Boyfriend
"Bukan mimpi lagi? Bukan khayalan yang hanya aku buat sendiri?"
Arthur tersenyum lebih lebar, lalu bangkit berdiri dan duduk di sampingnya. Ia menggenggam tangan Melati erat, lalu menempelkan telapak tangan istrinya ke dadanya sendiri—tempat di mana detak jantungnya berdegup kencang namun penuh sukacita. "Ini nyata, Mel. Ini semua nyata. Lihatlah... hatiku berdegup kencang karena bahagia. Dan lihatlah ini..." Ia mengambil alat tes yang masih tergeletak di tepi meja, lalu menunjuk garis merah yang jelas itu. "Dia benar-benar ada di dalam sana. Dia benar-benar menunggumu, seperti yang dia katakan di dalam mimpimu."