Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibuang Saat hamil, Dicari Saat Melahirkan

Dibuang Saat hamil, Dicari Saat Melahirkan

tanya Arishen, suaranya terdengar dingin tapi ada nada menginterogasi yang tegas. Ghea mengembuskan napas pendek. "Sesuai perintah Bapak, aku selalu tidur tepat waktu jam setengah sebelas malam kok. Tapi kalau siang, rasanya rasa kantuk ini beneran datang tiba-tiba dan susah sekali ditahan. Efek bawaan bayi, kepalaku langsung terasa sangat berat habis makan siang."
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Pria itu duduk di sofa dekat jendela sambil memegang tablet. "Jam berapa?" Tanya Nina lalu bersandar di headboard kasur. "Jam 11. Lumayan kamu tidur sekitar 2 jam," Kata Bagas. "Ini semua gara-gara Mas Bagas aku jadi ketiduran. Padahal harusnya kita ngobrol serius," Kata Nina. "Iya maaf. Habisnya saya ngantuk banget tadi. Kamu ngingetin saya sama pinky yang biasanya saya peluk tiap malam," Kata Bagas.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Haruskah dia tidur di kasur itu? “Nai? Kok bengong? Gih, tidur. Besok ada kuliah, nggak? Apalagi kamu lagi hamil. Jangan melek malam, kurangi bergadang, yah!” Bastian menoleh ke Naira yang masih berdiri diam di tempat. Mau tak mau, Naira melirik ke Bastian dan bergerak perlahan ke kasur itu dan merebahkan tubuhnya di sana.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
Benaran Mantan?

Benaran Mantan?

UKS terletak di sebrang Labor kimia. Setelah merasa tak ada yang bisa melihat mereka Fano menghela nafas gusar. "Buruan turun, capek tau nggak gue gendong Lo mana berat lagi badan Lo!! Berapa kilo sih Lo makan dalam satu hari sampai bisa berat gini?" Naya yang menutup matanya sedari tadi langsung membuka matanya mendengar ucapan Fano yang menurutnya tak ada lembut-lembut nya itu. Naya langsung turun dari gendongan sesuai yang di suruh Fano.
9.911.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
Perjanjian Menikahi Bilioner Lumpuh

Perjanjian Menikahi Bilioner Lumpuh

tanya William. "Istri Anda akan lebih membutuhkan pendampingan. Kandungannya akan lebih besar. Lebih berat dan terkadang terasa sesak. Malam hari mungkin akan sulit tidur karena jarang menemukan posisi yang nyaman," jelas Dokter Nathalie. "Aku akan baik-baik saja, sayang," ujar Keyna saat melihat wajah William yang mulai khawatir.
10161.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

"Tapi kak Bagas jangan disitu. Kak Bagas tidur di sofa saja." "Ogah. Kamu saja sana tidur di sofa," ujar Bagas sembari membaringkan badannya. Naura semakin kebingungan. "Udah,cepetan tidur sini. Gue gak mungkin ngapa-ngapain elu. Anak kecil juga." "Beneran ya. Awas macem-macem," ancam naura. Akhirnya Naura membaringkan badannya di tempat tidur setelah sebelumnya menata guling sebagai pembatas. Tidak lama kemudian dia sudah terlelap.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik

Terlalu lelah hingga kesulitan tidur. Bug! Benda berat kenyal menempel di punggungnya, disertai dengan teriakan.”Kakak!” Lagi-lagi adik setannya, dari suaranya seharusnya Naya. Dirinya yang tidur dalam posisi tengkurap, Naya malah menindih tubuhnya. “Apa? Aku lelah! Sumpah tulangku seperti mau remuk.” Bentak Rafael ingin adiknya yang menindih punggungnya turun.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Setelah berganti pakaian kering, ia berjalan pelan menuju ranjang. Alfi sudah berbaring, tetapi belum benar-benar tidur. Sesekali ia tersentak, napasnya terdengar berat dan tidak beraturan. Seperti inilah Alfi dan anak down syndrome lainnya saat tidur. Karena tonus otot leher yang lemah dan struktur wajah mereka yang datar, akan memicu obstructive sleep apnea. "Kenapa, Nak?" bisiknya lembut sambil naik ke ranjang. "Susah napasnya ya?"
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
MEETING YOU

MEETING YOU

lanjut Fatih dengan serius. Dareen menganggukkan kepalanya, sedangkan Nafeesa hanya diam sambil mengusap rambut anaknya dengan lembut. Rasa kantuk langsung menyerang mata Nathan, anak laki-laki itu memejamkan kedua matanya, dan beberapa detik kemudian tertidur. "Yah, si ganteng kalau udah sandar dikit aja langsung tidur. Alia jadi kesel," ujar Alia.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

Adrian melenguh pelan, terbangun karena merasakan sedikit pergerakan. Matanya yang merah karena kurang tidur menatap Nafisa dengan binar cemas. "Kenapa tidak membangunkanku, Sayang? Apa kepalamu sakit?" "Tidurlah lagi kalau masih mengantuk. Aku mau sholat," jawab Nafisa pelan, suaranya tidak lagi sedingin es, meski belum sehangat biasanya. Ia beranjak dari tempat tidur.
687 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai nafas berat saat tidur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status