KALA TANTE JANDA BERTEMU DUDA MUDA
Ia menghela napas, tahu ini tidak akan mudah.
“Apa maumu, Mas?” suara Citra dingin, nyaris tanpa intonasi.
“Kita perlu bicara,” ujar Denta.
Citra tertawa sinis, matanya berkilat penuh kemarahan. “Kukira ‘kita’ sudah tidak ada sejak lama.”
Denta mengusap wajahnya, mencoba menahan kesabaran. “Citra, ini bukan tentang kita saja. Ini tentang membalas perbuatan Senja.”