Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Lain Pilihan Ibu Mertua

Wanita Lain Pilihan Ibu Mertua

Nanti kita ketemu di sana ya, Bu. Nani: Oke. Di mana Nara? Dia masih kerja? Dava: Nggak kok, Bu. Kenapa emangnya? Nani: Ibu chat dia dari tadi belum dibuka. Telepon juga nggak diangkat. Dava: Oh, Nara ada di sini. Kita lagi makan siang. Dava menjawab sambil melihat ke arah Nara. "Kenapa, Mas?" tanya Nara kepada Dava.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

"Jingga, aku tak breharap apapun lagi selain untuk kita memperbaiki kembali ikatan yang telah rapuh ini!" ucap Badai dengan bola mata yang berkaca-kaca. "Kita? Memperbaiki? Rapuh?" ucap JIngga membalikkan kalimat Badai. "Badai Hankaara, waktu anda sudah habis Tuan. Terimakasih. Kita sudah selesai!" ucap Jingga sambil menarik tasnya dari meja dan segera berjalan meninggalkan ruangannya.
825.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 980 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

“Maaf, Rin. Gue ada kelas siang. Mungkin lain kali ya.” Rina mengangguk, tapi ada sedikit kekecewaan di matanya. “Oke deh. Tapi janji ya? Besok atau lusa. Gue pengen cerita lebih banyak tentang hidup gue di kota lama. Lo juga pasti punya banyak cerita.” Andre tersenyum. “Janji. Nanti gue chat lo.”
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

“Ohgitu" "Iya, kita searah kan pasti kamu ambil jadwal yang sama juga.. gimana kalo kita naik kereta bareng aja? kamu udah beli tiketnya belum?" "Boleh.. boleh ayo bareng aja.. aku udah beli sih tadi, ini tinggal nunggu keretanya dateng aja." "Oke kalo gitu, eh kita duduk di sana yuk.. ada kursi kosong tuh, lumayan kan nunggu nya lama hehe"
10745 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Istri Kedua di Antara Kita

Istri Kedua di Antara Kita

“Tante akan usahakan untuk selalu ada untuk kamu, Nak. Jangan takut Tante akan pergi.” Shakira kemudian memeluk perempuan itu. “Kami udah kehilangan Mama. Aku harap Tante nggak akan ninggalin kami seperti yang dilakukan Mama setahun yang lalu.” Ayuni menelan saliva dengan pelan kemudian mengusapi pucuk kepala anak itu dengan lembut. “Iya, Tante janji nggak akan ninggalin kalian. Sekarang kita masuk ke dalam, yuk!”
9.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Mantan Istriku

Mengejar Cinta Mantan Istriku

Kata Anandita malu-malu. Rara terkikik pelan. "Oke deh Bu bos, semoga lancar hari-harinya." Ucap Rara sambil tersenyum. Anandita mengangguk, lalu keluar dari tempat penginapan itu, berjalan menghampiri Nayaka yang telah menunggu dirinya. *
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Emergency Couple

Emergency Couple

kata Nathan dengan nada frustasi. “Lalu untuk apa? Kembali?” Naya menggeleng menatap Nathan. “Kita tidak akan kembali, kita sudah tidak bisa bersama. Sudah selesai untuk pembahasan ini. Aku harap Kak Nathan bisa menghormati Kak Zara sebagai istri Kak Nathan sekarang.” ***
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Jejak di Antara Kita

Jejak di Antara Kita

“Itu kabar bagus. Jadi, apa rencana kita hari ini?” Kaira berpikir sejenak. “Aku ingin menghabiskan waktu yang menyenangkan, sesuatu yang ringan dan santai. Gimana kalau kita pergi ke taman? Aku ingin piknik kecil.” “Piknik, ya?” Ezra tersenyum. “Terdengar seperti ide yang bagus. Aku akan menyiapkan makanannya. Kamu tinggal bawa dirimu saja.” ---
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Kekasihku Dokter Tampan

Kekasihku Dokter Tampan

] ["Oh gue pikir lu mau nge date Na sama cowok." ["Ha..ha..ha.. gila kali lo Re, mana punya gue cowok."] Pembicaraan mereka pun terus berlanjut, Regan dan Nara seperti orang yang sudah lama mengenal. Hingga Regan pun menawarkan diri jika Nara mau ia akan mengantarkannya ke tempat yang di maksudnya tadi. ["Na kalau lo mau gue bisa antar lo, kalau lo takut kesasar atau gimana."]
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Kerayon patah

Kerayon patah

iya kalian terlihat akrab sekali " ujar niki sambil melempar senyum Aku kira ini pacar kamu mel " canda naura Melani tersenyum, dan menoleh kearah niki mencoba melihat respon nya, tetapi niki hanya tersenyum Dia temen naura "" jawab melani menimpai karna niki tidak menjawab Oh iya kamu kan belom ketemu dita, kita kesana dulu yuk " ujar naura
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai nanti kita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status