Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN

JERAT HASRAT TETANGGA TAMPAN

“Jalanan masih ramai kok. Lagian, tadi kita sempat minum wine. Aku enggak mau kamu mengantarku dalam keadaan sedikit mabuk.” Andreas bersedekap di atas ranjang. “Aku enggak mabuk. Kita hanya minum segelas tadi. Kurasa itu enggak masalah.” “Nope, baby. Aku pulang sendiri aja,” Malinka berjalan ke pinggir ranjang, membungkukkan tubuhnya dan mencium bibir Andreas. “I love you,” mata wanita itu berbinar cerah saat mengatakannya. Satu tangan Andreas menyampirkan beberapa helai rambut Malinka ke belakang kuping. “Aku melupakan sesuatu.”
27.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Untuk Cucu Tuan Besar

Pengantin Pengganti Untuk Cucu Tuan Besar

Rasnad memberikan perintah dengan nada pengulangan yang penuh dengan tekanan pada setiap kata. Semua orang tahu, ketika nada seperti itu sudah lolos dari bibir Tuan Besar, maka tidak ada yang boleh membantah. Mala akhirnya mengalah, dia harus mengalah demi kelancaran rencananya untuk meninggalkan neraka ini. Mala menarik kursi paling jauh dari ketiga majikannya. Dia hanya duduk, tidak berniat untuk mengambil piring dan menuangkan makanan ke atas piringnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

“Masaklah, Dit. Bukan untuk persembahan. Bukan untuk kompetisi. Bukan untuk melawan siapa pun. Masaklah untuk dirimu sendiri.” Sesuatu dalam kata-kata itu menyentuh sebuah senar kuno di dalam diri Radit. Ia memejamkan mata. Di tengah perpustakaan mentalnya yang porak-poranda, di antara buku-buku resep gaib yang terbakar dan rak-rak kearifan yang runtuh, ia melihat sebuah buku catatan kecil yang lusuh. Buku catatan kakeknya. Di halaman pertama, hanya ada satu resep. Tiga bahan utama: nasi, bawang, garam. Tanpa kecap, tanpa telur, tanpa apa pun. Resep yang menghasilkan nasi goreng paling hambar, paling menyedihkan, simbol dari kegagalannya. Resep pecundang.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Aku Sang Pria Pemuas

Aku Sang Pria Pemuas

“Benarkah, kakek buyut dan nenek buyut tak usir Malik kan?” “Huss…kalau kamu buyut kami, masa tega usir kamu sih, sudah sono mandi dan istirahat, sore nanti kamu cari pakaian dengan si Podi yaa. Kamu kan nggak bawa pakaian ganti!” Nenek Andina sampai geleng-geleng melihat kelakuan Malik ini. Tapi Malik terlalu polos, tak paham kalau kakeknya ini langsung menelpon Kandi Sulaimin dan menceritakan sosok Malik, yang tiba-tiba nongol di rumahnya di Banjarmasin.
9.9313.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.6K kali sebagai naskah malin kundang
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Baca Semua Ulasan
BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

Kini yabg tertingal hanya cairan hitam yang berbau busuk. "Ini semua salah ku, akulah yang membuat kalian menderita. Yang membuat kalian harus kehilangan Anak dan keluarga. Hukumlah saya pak Polisi, Hukum saya dengan seberat-beratnya." Malin terisak-isak, terduduk di tanah dan berbicara dengan nada gemetar. "Malin, apa yang kamu lakukan. Kamu sudah menjadi pahlawan untuk kami. Karena telah membunuh dukun jahanam itu."
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
DUDA KHILAF

DUDA KHILAF

Isna menutup pintu kamar dan menguncinya dari dalam, lalu menyimpan kunci itu di dalam saku dasternya. Dia mengajak Malik duduk di sisi ranjang tempat tidur mereka seraya mengeluarkan sebuah berkas dari dalam laci nakas. "Ini," ucapnya memberikan berkas yang tersimpan di dalam sebuah map coklat pada Malik. "Apa ini?" Tanya Malik bingung. "Lihat saja," kata Isna masih dengan gayanya yang santai dan nada suaranya yang kelewat datar. Isna duduk di sebelah Malik yang saat itu sedang membuka map coklat itu dan mengeluarkan sebuah kertas dari dalam sana.
10116.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Dina kembaki merapikan rambut Dara *** Emak bersama Ramdan dan Anik berangkat lebih dulu membawa Andara dan Sean bersama, mereka akan menunggu di jalan menuju pantai gunung kindu sementara Bapak, Pandu dan Dina menjemput Mala di lapas lebih pagi. Hingga menjelang siang, petugas datang mengatakan Mala sudah selesai mengurus administrasi dan memastikan wanita itu akan segera keluar. Tak lama pintu hijau kecil di sisi gerbang terbuka, Mala keluar dengan jilbab hitam menutupi rambutnya yang dulu tergerai sebahu.
9.5330.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.9K kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
MALAM PENEBUSAN

MALAM PENEBUSAN

Perempuan itu pun tak peduli saat dalam perjalanannya itu, suasana malam lebih mencekam. "Ini hanya permulaan, ini semua akan setimpal. Segalanya akan terbalaskan pada malam itu. Malam di mana semuanya menebus dosa-dosanya. Malam itu di peringati dengan nama Malam Penebusan," ucap perempuan paruh baya itu bermonolog. "Malam penebusan ini terjadi di saat kelahiran anak sang pemilik dosa pertama. Dan dosanya akan menjadi warisan bagi keturunannya."
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Furkam “Kalau gitu nanti kita tidak usah tulis nama mereka saja Ran, ayo segera bekerja,” kata Mahli bercanda “Ya sudah sana jangan tulis nama ku,” kata Ira yang tahu jika Mahli hanya bercanda. Mereka memulai untuk mengerjakan tugasnya. “Ini bagaimana Ira, kamu kan pintar tuh kalau mengarang kamu bikin karangan cerita ya untuk yang bagian esay,” kata Mahli
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
JIWA-JIWA YANG MALANG

JIWA-JIWA YANG MALANG

Namun meski demikian keberuntungan tetap saja berpihak pada mereka walau hal itu urusan maut sekalipun. "Semoga kau mengerti, untuk apa aku mengatakan semua ini padamu!" kata Kelvin sambil meneguk sekaleng susu yang sudah lama didiamkan hingga terasa begitu amat dingin di tenggorokannya. "Ini." Lanjutnya memberikan secarik kertas mengenai riwayat hidup seseorang. "Apa ini?" "Dia adalah ibu dari kekasih ku, seorang wanita paruh baya bernama Nazma dikurung atas sebuah tuduhan dari orang ketiga. Jadi tolong bantu selamatkan dia!"
9.54.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status