Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Penjelajah Malam

Sang Penjelajah Malam

Rinda yang tinggi, putih semampai sehari harinya memakai jilbab Syar’i, dengan dress atau biasa disebut gamis dan penutup kaki syar’i ala hijabers. Begitu ayunya Rinda dimata mereka, sampai-sampai kelima pemuda kompleks itu saling memperebutkan satu sama lain. Arinda Maulidia adalah anak semata wayang Pak Ustadz Solihun sekaligus Ketua RW setempat, yang saat ini berusia 18 tahun. Sangat disayangkan kalau sampai tidak segera melamar sang gadis tercantik dan sholeha. Dia paket lengkap, laki-laki yang bisa menaklukkan hatinya pasti sangat beruntung.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
TAPAK MALAIKAT

TAPAK MALAIKAT

jelas Si Kakek dengan mata menerawang jauh. "Senjata apa itu Kek, dan kemana aku dapat mencari senjata itu?" tanya Birawa kepada Si Kakek karena dari tadi tidak menyebutkan nama senjata yang dia maksud. "Senjata itu berbentuk golok dengan nama Mandau yang kesemua bahannya berasal dari emas, namun Mandau itu seperti mempunyai nyawa dan jiwa, dia akan tahu apa yang diinginkan oleh si pemakainya, nama senjatanya adalah Mandau Bedong jika kamu menemukannya kamu harus meneteskan darahmu pada badannya sebagai segel penyatuan, di mana beradanya aku juga belum tahu sebab seumur hidupku belum berhasil melacak benda itu, namun aku yakin kamu akan berhasil menemukannya," jawab Si Kakek.
9.814.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 391 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Kekhilafan Satu Malam

Kekhilafan Satu Malam

Rasa-rasanya jantung Binar hampir meledak. "Mari kita mulai akadnya!" ucap sang penghulu. Ambar mengangguk antusias, Aiman hanya menatap datar ke depan, sedangkan Binar terus menunduk gugup. Pernikahan ini akan membawanya ke mana? Aiman dan penghulu berpeci hitam itu saling berjabat tangan. "Saya nikahkan engkau, Randy Aiman dengan ananda Binar Widya binti almarhum Santo dengan mas kawin seperangkat alat sholat, dibayar tunai!"
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 609 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Kronik Negeri Nusa

Kronik Negeri Nusa

sahut Ki Hasta Mata cokelat Nattari menatap kedepan, kota Tanjung Mandala mulai tampak jelas dihadapanya. Bangunan - bangunan disana sebagian besar berbahan kayu namun di tambahkan pewarna dan motif sedemikian rupa hingga menghilangkan kesan monoton. Yang menjadi pembeda kota itu dengan kota lain adalah bangunan dan rumah disana dibuat menyerupai panggung, bagian lantai diberi jarak beberapa jengkal sampai beberapa meter diatas tanah guna menghindari jika terjadi luapan air dari sungai Andasi. Bentuk atap bangunan mereka juga cukup berbeda dan eksentrik, terbuat dari genting tanah liat yang dipasang melengkung menyerupai tanduk seekor kerbau. Hewan yang menjadi simbol Kedatuan Malingga.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Malam Tuan Muda Cahya

Kupu-Kupu Malam Tuan Muda Cahya

"Padahal baru saja keluarga itu menawarkan Velina untuk menjadi tunangan Tuan Muda. Ternyata, Velina bahkan bukan anak kandung mereka. Apa mereka ingin membohongi Tuan Muda?" Dmitri tampak tidak peduli. Semua orang akan melakukan segala cara demi menjilatnya dan memeras keuntungan darinya. Keluarga Wirawan termasuk pada bagian orang-orang itu. Perbedaannya, posisi Wirawan di negara ini cuma berada dua tingkat di bawah Cahya. Oleh karena itu, mereka berani mengajukan pertunangan Velani dengan Dmitri. Walau sebenarnya, Wirawan tidak berhak juga. Masih ada keluarga lainnya yang setara dengan Cahya.
736 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Di Bawah Ketetapan-Nya (Ketika Dia Bukanlah Takdirku)

Di Bawah Ketetapan-Nya (Ketika Dia Bukanlah Takdirku)

Entahlah. "Iya," jawab Hanna. "Judulnya apa, Han? Bagus gak ceritanya?" tanya Mala yang tampak penasaran. "Judulnya 'Di Bawah Ketetapan-Nya, Ketika Dia Bukanlah Takdirku'", jawab Hanna. "Bagus, ya judulnya," ucap Mala antusias. "Bagus, kok. Kamu baca juga, ya," balas Hanna sambil mengulas senyum.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Kontrak Benih Sang Kupu-kupu Malam

Kontrak Benih Sang Kupu-kupu Malam

Jawabnya. Bergegas aku beranjak begitu mendengar penjelasan Nila. Setelah menyerahkan. Asisten rumah tangga itu pun langsung pamit pergi. "Dokumen apa, Nay?" Tanya Mas Arg begitu aku meyambar aplop cokelat itu dari tangan Nila. "Berkas tentang Ibu kandung Alara yang waktu itu aku minta ke yaysan ketenagakerjaan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Janu: Tahap Awal

Janu: Tahap Awal

Ucap Malya sambil menunjuk ke arah Janu. "Iya, salam kenal semuanya. Aku Janu dan ini Wulung, kamu berdua dari Kademangan Janti." Jawab Janu sopan. "Kalian sudah selesai mengambil kitab? Kitab apa saja yang kalian ambil?" Tanya Malya penasaran. "Aku mengambil kitab seni permulaan hampa untuk meditasi, lalu kitab teknik bergerak bebas untuk pergerakan, dan kitab pedang menghilang untuk penyerangan." Ucap Janu jujur.
9.135.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Jodohku Melintas Saat Pernikahanku Kandas

Jodohku Melintas Saat Pernikahanku Kandas

Dia malas sekali melakukannya karena dia tidak memiliki minat sedikit pun untuk mengikuti kencan buta. "Anak teman mama ini namanya Laudya. Dia seorang dokter, cantik, dan juga pintar. Mama yakin sekali Laudya calon istri yang baik buat Abang. Abang mau ya, ikut kencan buta? Sekali ini saja ...,” ucap Ruth terdengar memohon agar Sakhala mau menuruti keinginannya. Sakhala sebenarnya tidak tertarik mengikuti kencan buta. Namun, dia merasa bersalah jika terus menolak keinginan Ruth. "Baiklah, abang mau."
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

ISTRIKU YANG MULAI MANDIRI

Di ujung cerita ini Di ujung kegelisahanmu Ku pandang tajam bola matamu Cantik dengarkanlah … aku Aku tak setampan Don Juan Tak ada yang lebih dari cintaku Tapi saat ini ku 'tak ragu Ku sungguh memintamu Jadilah pasangan hidupku Jadilah ibu dari anak-anakku Membuka mata Dan tertidur di sampingku Aku 'tak main-main Seperti lelaki yang lain Satu yang ku tahu … Ku ingin melamarmu … Suara Malik terdengar begitu merdu. Membuat para tamu bertepuk tangan.
9.647.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai naskah malin kundang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status