Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

“Kenapa enggak titip pesan dulu?” “Jingan?” tanya Rimba Rangkuti dengan senyum seperti mengejek. Nenek Suyatim mengangguk pelan meski hanya sekali. “Nenek seperti enggak tahu Jingan itu macam mana saja, Nek, Nek.” “Hua-hua-hua,” Nenek Suyatim pun tertawa dengan gabungan konsonan dan vokal khas miliknya. Hanya dirinya yang suara tertawanya seperti itu di Bukit Berkabut.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as nenek-nenek seram
Read
+Library
Candu Dekapan Kakak Ipar

Candu Dekapan Kakak Ipar

celetuk Naren sambil menunjuk belakang kepalanya, menirukan gaya konde yang sering ia lihat pada Sekar. Djiwa menahan tawa. “Nenek itu gak harus rambutnya begitu, Sayang. Mommy mau jadi nenek yang biasa aja. Kayak neneknya Binar dari pihak Mamanya.” “Ooo ….” Naren dan Ratu mengangguk-angguk sok paham. Regan hanya tersenyum kecil, lebih tenang dibanding kedua adiknya. “Yang penting nanti kita tetap kumpul, ya, Mom.”
9.82.4M viewsCompletedAdded to Library 94.4K Times as nenek-nenek seram
Show Reviews (145)
Read
+Library
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Honey Box
Hai kak, ini novel pertama kamu yg aku baca. Aku suka banget!! Awalnya aku ragu ketika baca judulnya, tapi setelah baca beberapa bab aku malah ketagihan. Plot twist nya banyak ya kak, udah gitu penggunaan kalimat dan dialognya oke banget.. Aku bela²in beli koin kak ...
Read All Reviews
Pesona Istri Kedua Pria Berkuasa

Pesona Istri Kedua Pria Berkuasa

tutur sang nenek dengan serius. "Sok tau. Aku, Serena Hogan, istri dari Kenzo Matteo. Kami sudah saling mengenal satu sama lain. Dan aku tahu betul jika Kenzo tidak akan pernah bisa melepaskan aku. Nenek tahu kenapa? Karena dia sangat mencintai dan menyayangiku," ujar Serena dengan penuh percaya diri. Sang nenek kembali terkekeh melihat kesombongan dari wanita yang sudah beberapa tahun tinggal seatap dengannya. Sangat mustahil jika dia tidak mengetahui semua tentang istri dari majikannya.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as nenek-nenek seram
Read
+Library
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

Menetralkan diri dari mata penuh jerat Samudera Biru. Sepeninggal Renata, Ken langsung berdecih. “Kau sangat tidak tahu malu, Tuan.” Samudera Biru menoleh lantas tersenyum lebar. “Eh, kau ada di sini anak kecil? Senang melihatmu,” sapanya yang dibalas Ken dengan tatapan sinis. “Kuperingatkan padamu, jangan mengganggu dan mempermainkan Kak Renata. Kalau tidak ....”
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as nenek-nenek seram
Show Reviews (74)
Read
+Library
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Read All Reviews
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Lalu Kak Clarrisa berhenti di kandang Burung Merak. “Mereka benar-benar cantik, ya, Kak.” “Ya, bulu mereka benar-benar indah. Tidak, keberadaan mereka sendiri sudah indah.” “Kau benar, mereka adalah spesies yang indah.” “Kau berpikir seperti itu, Raihan?” Ada apa dengannya? Nada bicaranya sedari tadi tidak begitu semangat. “Apakah kau mengetahui beberapa soal Merak?”
104.1K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as nenek-nenek seram
Read
+Library
THE SIBLING'S

THE SIBLING'S

"Saya Erchan, Nek." "Kalau saya Bagas, bukan bagi ganas tapi Nek." Bagas tertawa saat nenek mengusap rambutnya gemas. "Temanya Adila banyak ya. Terus pacarnya Adila yang mana?" tanya Nenek tiba-tiba. Revano yang mendengar nya langsung tersedak air liurnya sendiri. "Itu Nek, yang pakai kemeja biru dongker. Duduknya dekat sama Raden." Erchan dengan suka rela memberitahu Nenek, lebih tepatnya dia ingin melihat Revano di sidang.
9.94.9K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as nenek-nenek seram
Read
+Library
Kemilau Senja

Kemilau Senja

sahut Pak Nawawi dengan logat Jawanya. "Neriman itu apa ya, Pak?" tanya Larasati penasaran. Memang dia tidak tahu sama sekali dengan bahasa Jawa. Karena dia asli Sumatera yang merantau di Jakarta. "Nrimo ing pandum, Nduk Laras," jawab Pak Nawawi. "Si Laras jangan diajak ngomong bahasa Jawa, Pak, bisa ngambek lagi loh kayak kemarin. Hehe," sahut Pak Rahman.
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 340 Times as nenek-nenek seram
Read
+Library
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

gumam sang ratu yang masih mencoba bertahan dengan pukulan maut yang telah menimpanya. "Apa kau melupakannku Sri? Apa kau lupa darimana kau berasal?" ujar nenek itu sambil tertawa terbahak-bahak. Nenek itu bukanlah orang biasa! Dia adalah jin yang sudah berumur ratusan tahun dan penunggu gunung yang berada di daerah wetan.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as nenek-nenek seram
Read
+Library
SUAMIKU BOS GILA

SUAMIKU BOS GILA

Dia paham maksud Bhaskara punya dua nenek, dirinya dan ibu sambung Biru, Syamila. “Halo Nenek.” Bhaskara menyapa dengan lucunya lalu menyalami Anetta. “Sini pangku sama oma. Bhaskara panggilnya oma ya?” Bhaskara mengangguk seraya menatap lekat wanita itu. “Tampan sekali cucu oma ini.” Mata Anetta berkaca-kaca saat memandangi wajah Bhaskara seraya mengusap lembut kepala anak itu. “Mama lihat dong gimana bentukan emak sama bapaknya? Yah pasti produknya nggak akan gagal,” canda Benua dengan percaya diri.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 329 Times as nenek-nenek seram
Read
+Library
ANSEN Menantu Naga Merah

ANSEN Menantu Naga Merah

Dia juga akan membeli sebuah kios sebagai tempat Nenek Sutei untuk berjualan. Sementara itu Sepgar dan anak buahnya hanya bisa duduk bersimpuh dengan sangat takut. Mereka sangat takut sekali, Sampai-sampai keringat sudah membasahi baju mereka. Mereka hanya tertunduk dengan lesu sekali, Jantung mereka berdebar dengan sangat cepat sekali. Kini mereka sangat menyesal sekali, Mereka semua membatin didalam hatinya, "Andai kami tidak menganggu nenek tua itu! Maka kami tidak akan menemui masalah sebesar ini!"
102.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as nenek-nenek seram
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status