Terjebak Mantra!
kata Hinia yang menyadari ekspresiku.
Cepat-cepat aku melepaskan pegangan, duduk biasa. Rasanya juga masih sedikit tegang.
“Oh, tidak. Aku hanya takut saja kalau jatuh.” Jawabku polos.
“Tenanglah, mobil ini tidak akan jatuh.” Hanai ikut berkata.
“Apakah mobil terbang di bumi berbeda dengan mobil terbang kami?” Hinia bertanya.
Boro-boro, jangankan berbeda, ada saja hanya sebuah harapan. Dan mereka hanya terdiam mendengar jawabanku. Apakah di sini juga ada pesawat terbang?