Handsome CEO
Cih, dingin!
Namun, Nadiar tidak menyerah. Ia memutar otak, mencari topik lainnya yang bisa membuat lelaki itu merespon. "Lo tau, gak, kenapa gue meluk lo barusan?"
"Gelap."
Nadiar menggeleng cepat. "Salah," balasnya, dan berhasil membuat lelaki itu menoleh pada Nadiar. Hal itu sukses membuat Nadiar tersenyum lebar. "Karna kaget, lah! Semisal, nih, ya, kalo gue ngeliat film horor, trus tiba-tiba ada setannya, kan gue teriak, tuh! Nah itu karna kaget, bukan takut."
Hot Chapters