MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK
'Ada untungnya juga ketemu Teguh, bisa fitnah tuyul lagi, seger nih, tiap hari seratus ribu,' batin Lina.
"Heh, malah ngelamun, kesambet lagi nanti!" kata Purnomo.
"Ibuk masih goreng kopinya, belum selesai, beli kopi sachetan dulu, mau, gak?"
"Gak, ah! Seribu cuma dapat satu, mending bikinkah teh saja!"
"Kebangetan, mau murah bikin kopi sendiri sana! Pelit kok sampai sumsum tulang belakang sampean itu!" gerutu Lina.
ตอนยอดนิยม