Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Pasangan Impian

Bukan Pasangan Impian

Waktu yang tepat untuk melupakan segala bentuk permasalahan yang membuat dirinya kehilangan konsentrasi. Aris harap istirahatnya kali ini dapat membangkitkan semangat untuk esok pagi, tidak lupa dirinya juga berdoa agar bertemu dengan sang kekasih di alam mimpi. Sepertinya memikirkan Anya kapan pun dan di mana pun adalah rutinitas Aris sejak lama, masih erat doanya untuk bertemu Anya secepatnya. "Selamat malam cantikku, Anya," ujarnya sebelum akhirnya benar-benar tertidur.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Pria Tampan di Mimpiku Ternyata Suami Orang

Pria Tampan di Mimpiku Ternyata Suami Orang

“Aku bisa bikin kamu setuju tanpa kamu sadar.” Fikri nyaris tersedak tawa. “Stop, stop! Gila kamu!” Sukma meletakkan tangannya di pinggang. “Gimana? Mirip nggak?” Fikri mengacungkan jempol. “Keren banget. Akting kamu 11-12 sama pemain sinetron jam tujuh malam.” Sukma tersenyum lebar, puas. “Lumayan buat pelampiasan.”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Bukan Nona Pengganti

Bukan Nona Pengganti

Kebetulan lagu klasik yang tengah Leon mainkan ini adalah lagu kesukaan Laura dari salah satu film yang selalu ia tonton berulang-ulang. "Leon," kata Laura dalam hati saat mengetahui bahwa Leon-lah yang sedang membuat ia merasa di hipnotis oleh indahnya lantunan tersebut. Laura masih diam di tempat dan terus memperhatikan serta menikmatinya. "Elegan, sangat elegan. Seperti pria impianku setiap kali menonton film," kata Laura yang memang mengidolakan pria elegan. Menyadari ada seseorang di dekatnya, Leon menghentikan gerakan jari dan membuat lantunan nada itu hilang dalam sekejap.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

seru Kau sambil tertawa. Kal berdecak. "Mimpi apa Elodie punya suami sepertimu, Kai ... Kai!" Elodie terkekeh mendengar obrolan mereka. Gadis itu memperhatikan Kai yang tampak bersemangat meskipun wajahnya sangat lelah. Gadis itu tersebut sambil mengusap perutnya. "Lihatlah, Nak ... Papimu sangat effort. Kami semua sudah tidak sabar, menunggu kelahiran kalian berdua, Sayang.”
9.8110.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Bukan Mimpi, Aku Kembali

Bukan Mimpi, Aku Kembali

Aku harus meninggalkan dunia ini bersama bayi dalam perutku. "Maafkan ibu, nak. Ibu gagal membawamu melihat dunia ini." GELAP, SEMUA GELAP. Cuaca terasa panas. "Apakah aku masuk neraka?" perlahan aku membuka mata. "Ehh, Ini... Apa ini mimpi? Reinkarnasi? Keajaiban? Atau hanya ilusi?" Lemari kaca, kasur king size berwarna putih, foto jaman sekolah, aroma bunga lily.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Surga Sang Primadona Kampus

Surga Sang Primadona Kampus

Aku menolak, "Jangan ... jangan ...." Natalia berjongkok di hadapanku. Tatapannya penuh senyuman licik ketika bertanya, "Jangan? Jemima, kenapa kamu selalu pura-pura suci? Dulu, siapa yang diam-diam mengintilku? Siapa yang diam-diam berfantasi dikelilingi banyak pria? Tenang saja, aku bakal bantu mewujudkan impianmu sekarang."
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
My First love

My First love

" Sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal. "Bukan ngigau, tapi teriak-teriak, udah sana bangun, mandi kek, bikin sarapan, beres-beres, ngapa kek gitu, dari pada mikirin mimpi yang nggak jelas." "Kak, katanya kalau kita mimpi ada bayi gitu bakal dapat rezeki lo kak." Masih saja Nata membahas mimpinya. "Itu kan cuma mitos, di zaman modern gini mana ada hal-hal begituan, udah nggak usah dipikirin."
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Somnium: Light or Darkness

Somnium: Light or Darkness

tanyanya sembari menyadari bahwa tidak ada darah sedikitpun di tubuhnya. "Jadi, apa kau ingin berpartisipasi?" Somnium kembali mengajukan pertanyaan yang sama. "Berpartisipasi? Dalam hal apa?" "Jadilah pemimpi. Kemudian hancurkan semua mimpi burukmu dan di akhir kau akan melihat mimpi indahmu menjadi kenyataan." Tentu saja Mika kebingungan. "Aku tidak mengerti dan itu kedengaran tidak masuk akal," balasnya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Magic You

Magic You

"Bisalah, orang ngak penting." Aku mengangguk mengerti. "Oo." "Oh iya... Btw kita mau nonton apa nih?" "Nonton romantis lah beb. Jangan film horor lah beb. Nanti nya bisa tidur. Hahaha." "Bener juga. Haha. Kita nonton romantis aja ya." "Okay..."
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Impian

Bukan Pernikahan Impian

Perih. Lama Fara terus tenggelam dalam gelisahnya. Sampai akhirnya dia terlelap dan bermimpi. Mimpi dimana dia berada di tepi sebuah jurang dengan sebilah pedang di tangannya. Di hadapannya berdiri Ivan, suaminya dan Gilang, kekasihnya. Keduanya sama menatap Fara dengan tatapan yang sendu. Fara pun merasa bingung. Apakah yang harus dia lakukan dengan pedang itu? Sampai kemudian dia mendengar sebuah suara yang entah datang dari mana. "Ayo, Fara. Tebaskan pedangmu ke salah satu diantara mereka. Dan lihat betapa dalam luka yang kau buat itu!" Suara itu terdengar memerintah.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai nonton film sang pemimpi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status