Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Upik Abu jadi Nyonya

Upik Abu jadi Nyonya

Sana wudhu. Pagi harinya sebelum berangkat kuliah, Ananta sempatkan untuk membantu Gita membuat sarapan pagi. Gita menyiapkan nasi goreng seafood spesial kesukaan Abqo. Sebenarnya kesukaannya juga, sih, tapi memang ia itu tipikal orang yang nggak terlalu pemilih kalau soal makanan. Hampir semua makanan ia suka. Beda kayak Abqo. Dia mah orangnya pemilih. Nggak makanan nggak perempuan, Sama-sama pemilih. Makanya sampai sekarang dia belum pernah pacaran. Kata Abqo, kalau mau cari calon istri itu nggak perlu dicari tahu dengan cara pacaran. Cukup pake hati dan perasaan saja, kamu akan tahu jawabannya. Entah gimana maksud perkataannya.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
Hello Tunangan (Indonesia)

Hello Tunangan (Indonesia)

Om Om, ini apa? Andre menarik narik lengan jaket Anto sambil menunjuk nunjuk satu parsel yang ada di bawah meja. Anto yang melihat pandangan berbinar Andre dengan cepat mengeluarkan parsel tersebut dan dengan bangga menunjukan tulisan bakpia besar pada Andre. "Bak....pi...a? Itu apa ma??" Laras yang pandangannnya ikut berbinar menjawab. "Itu makanan khas tempat tinggal Kak Arbel, kesukaan Mama loh. Kamu tahu aja, to."
1016.6K viewsOngoingAdded to Library 514 Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
Can I Call You BABY ?

Can I Call You BABY ?

Padahal jelas-jelas aku sedang menatapnya dengan tatapan tajam dan mematikan menandakan bahwa aku tidak suka atas kehadirannya. "Ibu kok gak bilang-bilang sih kalau disini ada bakso pakde." Ujar Abay pada ibu. Ibu tidak menjawab bahkan melihat Abay saja tidak. Ia hanya fokus dengan makanannya. Abay memang tahu ini adalah bakso Pakde, karena kami memang sering memesannya berdua. "Tasya? Sini ikut makan." Apa Abay kesetanan? Kenapa ia menjadi sangat keterlaluan. Aku masih tidak apa-apa jika hanya Abay yang makan karena hal tersebut sudah biasa untuk ku dan untuk ibu.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 256 Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

"Karena Abang telah membuat cintaku kembali mengalir deras." "Cie ... cie ... cie ...." "Mungkin juga tukang bakso?" "Kok tau?" Entah kenapa, cuma ini dialogku. "Sebab muka Abang mirip mangkok cap ayam." "Hmmm." Seketika saja wajahku berubah kecut. Dia tertawa, lalu menutup mulutnya dengan tangan kanan. Detik kemudian, gadis dengan bulu mata lentik itu kembali bertanya, "Abang habis makan sambal kacang, ya?"
3.9K viewsOngoingAdded to Library 153 Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
Nyonya Puas Abang Lemas

Nyonya Puas Abang Lemas

Berbeda dengan bokong Nyonya Vivian yang lebar dan empuk, bokong Non Adisty terlihat keras, padat, dan sangat terlatih. "Saya akui badan kamu memang berguna," bisik Adisty tepat di belakang telinga Rusdi, suaranya dingin tapi bikin merinding. "Tapi kelakuan kamu ini sudah melampaui batas. Lancang sekali kamu menyentuh Nyonya Besar padahal status kamu cuma tukang kebun."
9.6303.2K viewsCompletedAdded to Library 10.3K Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

BOS AROGAN ITU TUNANGANKU

tanya Susan ketika keduanya sudah duduk nyaman di sofa. Eliza mengangguk sambil terus menyimak pembicaraan Susan. "Point dua, Bos Besar mu yang bernama Vico itu bukan penguntit juga bukan psikopat. Tapi dialah yang mengantarmu pulang semalam." "A-apa? Bos Besar yang mengantarku pulang semalam?" Susan mengangguk cepat. Memahami keterkejutan Eliza yang masih belum mengingat apapun tentang semalam.
4.2K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

Tapi, mau bagaimana lagi, tak ada satupun penjual bakso yang dilihatnya. "Mana lo Abang tukang bakso, Sialan?!" kesal Al. Tiba-tiba saja ponsel Al bergetar menandakan bahwa seseorang meneleponnya. Al mengangkat panggilan telepon dari sang mama dengan kesal dan marah. "Apa?! Al belum dapat Abang tukang bakso-nya! Mama jangan ganggu Al biar Al fokus buat cari Abang tukang bakso-nya!" kesal Al sebelum sang mama angkat suara.
9.77.4K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

Mas Abi turun dari motor butut kami sambil menenteng bakso. “Beli di mana, Mas?” tanyaku ingin tahu. “Di depan, baksonya Wong Cilik,” katanya dengan lembut. “Nih, bawa masuk!” katanya sambil menyodorkan bakso yang mulai mengeluarkan harum khas kaldu sapi itu.
9.6235.3K viewsOngoingAdded to Library 6.4K Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
Edisi Kelas

Edisi Kelas

Tidak untuk jam istirahat. “Santai aja. Nggak perlu terburu buru. Nikmati aja.” kata Ara tanpa beban. Abang tukang bakso membawa dua mangkok ke hadapan mereka. “Dua lagi mana bang?” tanya Ara. “Sabar ya.” jawab Abang tukang bakso. Menekankan dengan senyum dan nada yang kesal. Cira memelototi Ara sedari tadi tidak sabar menunggu makanan.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as not abang tukang bakso
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status