Dari Terpaksa Perlahan Jadi Cinta
desis Muchlas Syarifudin, ajudan Fikri, sambil menjitak kepala sahabatnya tersebut.
"Sabar, Fi. Ojo kesusu," imbuh Umar Zebadiyah, ajudan Hasbi.
"Susu siapa?" tanya Zulfan dengan polosnya.
"Bukan susu cewek!" geram Malik Majmudin, ajudan Syuja, sebelum mendorong bahu kanan ajudan Zikria tersebut.
"Itu bahasa Jawa, Fan. Artinya, jangan buru-buru," terang Umar, sebelum dia mengusap dada, lelah dengan tingkah para sahabatnya yang ajaib.
Sikat na Kabanata