Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kekasih Suamiku

Kekasih Suamiku

Saya tunggu di rumah, ya. [Iya, Bu Hera, InsyaAllah, Bu.] Airin kembali menatap pesan Bu Hera. Kemudian memandangi novel Tere Liye yang masih dipegangnya. Mencoba mencari korelasi keduanya yang tetiba menghampirinya bersamaan. Mungkinkah itu sebuah pertanda? ***
9.926.8K viewsCompletedAdded to Library 695 Times as novel pulang tere liye
Show Reviews (26)
Read
+Library
Chafila Anggun
Sinopsisnya sangat keren & gaya penulisannya sangat bagus. Benar² membuat larut dalam alur cerita,penempatan emosi pd setiap karakter sangat pas,alur cerita selanjutnya juga susah untuk ditebak,selain itu membaca ceritanya bikin merinding. Semangat menulis ya Bu Silvi,ditunggu part selanjutnya❤
NURUL LAILI MUFIDA
ini mungkin krn novel ya tp klo di dunia nyata sy sngat menyayangkan sifat dan sikap airin yg mau sj diduakan....jadilah wanita yg punya harga diri, jalan cerita diawal bagus tp klo airin tetap bersama bayyu sepertinya terlalu enak di bayyu datangkan pendamping yg bisa menghargai seorang wanita
Read All Reviews
The Secret Of Love

The Secret Of Love

Meski dengan jantung yang terus memompa darahnya dengan cepat, tak menyurutkan niatnya untuk memberikan bekal ini kepada Ari. Berdiri di balik dinding pembatas, Liana menatap Ari yang sedang duduk bersandar di bawah pohon mangga. Matanya fokus menatap sebuah benda yang sedang dipegang Ari. Sebuah novel karya penulis ternama - Tere Liye. Ada di genggamannya sekarang. "Sejak kapan dia menyukai baca novel?" Alis Liana berkerut memikirkan hal itu. Saat yang bersamaan, seseorang tiba-tiba mendorongnya keluar dari tempat itu.
2.3K viewsOn holdAdded to Library 73 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
Mengejar Cinta Mas Dokter

Mengejar Cinta Mas Dokter

“Iya, kamu juga?” Nayli mengangguk antusias. “Apalagi kalau novel karya Tere Liye, Dee Lestari, Andrea Hirata, Asma Nadia, Kang Abik. Ceritanya bagus-bagus banget, berasa aku yang ngalamin. The best pokoknya,” cerocosnya dalam satu tarikan napas. Lawan bicara Nayli itu tertawa geli melihat antusiasnya ketika membeberkan beberapa penulis ternama Indonesia.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Sepertinya buku kuliah Caraka, atau buku yang dibelinya saat di London. Arka tertarik pada sebuah novel yang ada di rak itu, satu-satunya novel lebih tepatnya. Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, novel dari seorang penulis terkenal Indonesia, Tere Liye. Sebenarnya Arka cukup heran, bukankah Caraka baru beberapa minggu ini kembali ke Indonesia? Kenapa ia memiliki novel keluaran tahun 2010? Arka sudah pernah membaca novel itu, tapi karena sudah lama, rasanya ia tertarik untuk mengulang membacanya. Lagipula tidak ada yang menarik dari rak buku Caraka.
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 840 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
REYGA

REYGA

Gadis itu dengan senangnya keluar dari rumah berjalan menuju halte menunggu angkot yang lewat. *** Sesampainya di toko buku, Aira langsung masuk dengan wajah yang berseri melihat banyaknya rak buku menghiasi setiap ruangan tak lupa berbagai poster di tempel di sana. Dengan riang gadis itu memilih setiap buku sambil melihat covernya. Berbagai jenis novel ada yang berasal dari penulis terkenal di Indonesia seperti Tere liye atau novel terbitan dari W*****d bahkan penulis dari luar negeri juga ada.
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
Koma

Koma

SEROJA Apa hidup ini adil untukku? Pertanyaan itu terus terbayang setelah aku menonton flim Rembulan tenggelam di wajahmu. Adaptasi dari novel karya penulis legendaris favoritku Tere liye, dia sudah menjadi idolaku sejak bangku SD sampai batas usiaku yang entah sampai kapan.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
Wasiat Cinta Untuk Chiara

Wasiat Cinta Untuk Chiara

ucap pemuda itu seraya menyerahkan beberapa buku novel yang ia ambil dari tas ransel yang sebelumnya ia sandang kepada Chiara. "Wah, banyak sekali. Sepertinya bagus-bagus." Sebagai pecinta novel percintaan sejati, tentu Chiara merasa senang luar biasa. Mata indah itu berbinar ketika menatap satu persatu sampul novel yang ia genggam. Totalnya ada 5 buah, salah satunya ada novel karya Tereliye, penulis favoritnya. "Tidak perlu berterima kasih, Chia."
3.0K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
Kembalinya Gadis Terbuang

Kembalinya Gadis Terbuang

jawab Liana, dengan sedikit anggukan. Dia keluar dari kedai kopi itu, tubuhnya lelah tetapi jiwanya terasa lebih ringan. Ia telah melewati hari pertamanya. Ia telah mendapatkan pijakan, sekecil apapun itu. Langkahnya meninggalkan kedai itu bukan lagi langkah seorang pengungsi, melainkan langkah seorang pejuang yang telah memenangkan pertempuran pertamanya. Malam ini, ia mungkin masih harus mencari losmen yang lebih murah, tapi setidaknya, ada secercah keyakinan bahwa rencananya, perlahan-lahan, mulai bekerja. Minggu-minggu berlalu dalam irama yang monoton namun melelahkan. Bangun sebelum subuh, bekerja di kedai kopi hingga sore, lalu menghabiskan malam di kamar losmen murahnya yang baru—sebu
532 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Sedangkan Nyonya Amber melanjutkan percakapan dengan teman lamanya yang seorang penulis novel dan naskah film. "Ya, aku tak suka bagian itu. Menurutku terlalu kejam. Jangan meminta sponsor untuk film jika kamu tidak mengganti percakapan Regina dan Tio," lanjut wanita itu lalu tertawa. Nyatanya mereka tengah membahas novel baru si teman yang sedianya akan diangkat menjadi film layar lebar sebentar lagi. Para karyawati di lantai bawah saling pandang keheranan mendapati Martin sudah turun dan keluar dari butik. Tapi tidak ada yang berani menyapa pria dengan aura mengerikan itu.
8.415.7K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

Cahaya kembali meneruskan,”Aku tiap hari baca buku-buku karya Tere Liye, Boy Chandra, sama Fiersa Besari. Cahaya mengibaratkan hidupnya waktu itu tidak jelas. Setiap hari ke kedai kopi, nongkrong untuk menenangkan diri. Sampai disitu setelah tiga bulan menjadi manusia tidak jelas, ia tersadar untuk memperbaiki diri untuk tidak menghamburkan uang.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as novel pulang tere liye
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status