Rahasia Panas Cinta Terlarang
Ia memejamkan mata sejenak, meresapi lantunan adzan yang terasa berbeda dan sangat merdu pagi itu.
“Masya Allah, indah banget suaranya,” bisik Zahra dengan nada khasnya sambil memandang Aisyah. “Siapa yang adzan, ya? Suaranya aja udah bikin orang jatuh cinta.”
Nisa membuka mata perlahan, menahan senyum yang tiba-tiba mengembang. Ia juga penasaran, tapi tak ingin terlihat terlalu ingin tahu. Namun, hatinya bergetar, seakan ada sesuatu yang mulai muncul di dalam dirinya—rasa kagum yang sulit dijelaskan, hanya dari suara yang penuh ketulusan itu.