Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Invers Ceria, ya Cerai

Invers Ceria, ya Cerai

"Jonathan must help me, I beg you." Jonathan harus membantuku, aku mohon padamu. Aku membuang nafas, sungguh drama sekali Tante girang ini. Apa dia lupa aku ini apanya Jonathan? Apa dia juga melupakan perlakuannya yang membuatku disatroni hantu tampan tapi bo'ong. Kenshin kawe hoax itu? "Obasan..." Sebutku dengan nada bosan dan lelah. "It's none of my business"
1022.5K viewsCompletedAdded to Library 450 Times as obito hati kosong
Show Reviews (24)
Read
+Library
Dyah Ayu L
udh kelar baca. seru ceritanyaaa, gak bertele-tele. sygnya endingnya kecepetan masih seru untk dilanjut padahal hehe.. brharap difilmkan pasti bagus nih, apalagi klo dijadiin drakor wkwk suka sama cerita yg cpt tamat gini, gak kaya cerita sebelah yg gk tamat2 tp cuma diputer2 doang alurnya *ups
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Obsesi Sang Penguasa

Obsesi Sang Penguasa

“Berhenti bicara omong kosong.” Suara dingin Rival mengudara. Matanya masih membalas tatapan Byakta yang begitu sayu. Dia sedikit membungkuk lalu menepuk pundak Byakta pelan. Masih kedipan mata yang menjadi jawabannya sekarang. “Kita akan segera dapatkan obatnya,” bisik Rival tepat di sisi telinga Byakta. “Aku harap… kamu bersabar untuk ini.”
101.1K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as obito hati kosong
Read
+Library
Mengikuti Kata Hati

Mengikuti Kata Hati

Berbaring tak bergerak di tempat tidur, dia mengerahkan seluruh tenaga untuk mengungkapkan perasaannya. “Karena aku mencintaimu lebih dari diriku sendiri. Ini bukan soal membalas budi, ini hanya tentang mencintaimu, mencintai segala hal tentangmu. Tanpamu, aku merasa seperti mati ....” Mendekati tempat tidurnya, aku menatap matanya yang jernih, hatiku melunak. Namun aku berpura-pura marah, dan berkata, “Aku juga. Kalau kau terluka atau dalam bahaya lagi, aku nggak akan bersedih untukmu. Aku akan mencari kekasih baru ...."
47.6K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as obito hati kosong
Read
+Library
Obsesi Gila Suamiku

Obsesi Gila Suamiku

Kenzo memang memiliki pesona yang cukup masif untuk dicap sebagai ancaman oleh pria mana pun—termasuk Mahesa. Dengan gerakan santai, Malhera menekan tombol mute pada remot. Suara pembaca berita itu seketika lenyap, menyisakan pergerakan visual yang terus bergulir bisu. Tatapannya berubah dingin dan penuh kalkulasi. "Sepertinya aku sudah menemukan umpan yang pas."
101.1K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as obito hati kosong
Read
+Library
Tak Ada Obat Penyesalan

Tak Ada Obat Penyesalan

“Apakah kamu tahu, Juwita, sebenarnya akulah suamimu, di kehidupan sebelumnya, kita pernah menikah dan hidup bahagia.” Aku menatapnya dan mencibir pelan. “Bahagia? Seberapa bahagia? Lalu? Apa yang terjadi padaku kemudian?” “Kemudian, kita tumbuh tua bersama dan memiliki banyak anak dan cucu.” Aku mengungkap kebohongannya. “Jika seseorang terlalu banyak berbohong, apakah dia sendiri pun akan mempercayainya?” “Bukankah aku menderita depresi berat dan kemudian kamu meracuniku sampai mati?”
6.3K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as obito hati kosong
Read
+Library
Bayangan Hati

Bayangan Hati

“Dia anak yang mandiri. Padahal keluarganya punya bisnis besar dan bergelimang kekayaan, tapi dia tetap memilih bekerja di perusahaan orang lain.” “Anda terlalu memujinya, Uncle,” sanggah Robin sambil tertawa kecil. “Aku tidak berlebihan. Dari kecil aku sudah menyukai anak itu. Dia baik, manis, aktif, dan selalu ceria.” Obrolan mereka terhenti sejenak ketika ujung joran milik Joseph tampak bergerak. Gerakan kecil, nyaris tak terlihat. Beberapa detik kemudian, tarikan lembut kembali terasa.
644 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as obito hati kosong
Read
+Library
Dari Dingin Menjadi Obsesi

Dari Dingin Menjadi Obsesi

Egonya terlalu tinggi di mata anak-anaknya. "Tidak. Kewajiban tanpa cinta hanya melahirkan monster. Sama seperti Ibu, aku melihat Ibu bukan manusia lagi seperti dulu... melainkan sesosok menakutkan... aku terlalu takut berada di sisi Ibu, hingga mendorongku untuk memperingatkan Ibu, karena aku anakmu, Bu. Bukan musuh yang harus kau singkirkan!" lirih Dewa bertubi-tubi.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as obito hati kosong
Read
+Library
OBSESI SANG ANTAGONIS

OBSESI SANG ANTAGONIS

tanya Karin cepat, nada suaranya melengking setengah oktaf lebih tinggi dari biasanya. Brayn menautkan jari-jarinya di atas meja, menatapnya datar tapi dengan sorot yang berbahaya tenang. “Karena ini tempat kosong,” jawabnya kalem, seperti hal sepele. “Atau kau keberatan, Nona Domanic?” Nada “Nona Domanic”-nya terdengar seperti sindiran yang dibungkus sopan santun. Karin menelan ludah, bahunya menegang. “B..bukan masalah, sih… cuma biasanya meja ini udah ada yang duduk...”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as obito hati kosong
Read
+Library
Obsesi Sang Pangeran

Obsesi Sang Pangeran

Tapi sosok yang duduk tenang itu jauh lebih muda, seperti masih di usia kepala dua. Pria itu memiliki rambut Ebony yang jarang ditemui, dipadukan dengan mata bagaikan obsidian yang bersinar terkena pantulan cahaya. Bentuk matanya tajam seperti elang, dan tubuhnya pun lumayan kekar. Proporsi tubuhnya lebih terlihat seperti seorang ksatria terlatih daripada seorang penyihir. Namun wajah rupawan yang terlalu mulus tanpa satu pun goresan itu menunjukkan kalau dia tidak melewati pelatihan keras sebagai seorang ksatria.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as obito hati kosong
Read
+Library
Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Lomeo berkata dengan nada lembut “Duka ? Mati ? Keluarga ? yang mati biarlah mati ! untuk apa kau menangis ? jangan membuat sedih Orang mati !” Jaka menujuk ke arah Lomeo dan berteriak “Hey kamu siapa ? kamu tidak memiliki perasaan !! apa kamu tidak punya hati ?” Lomeo tertawa dan berkata dengan nada lembut “Hati ? untuk apa hati jika kau tidak memiliki perasaan !” Semua siswa yang berada di kantin terdiam ketika Lomeo berkata itu , dan tak lama Jaka berlari lalu melayangkan Kakinya ke arah Lomeo .
104.1K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as obito hati kosong
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status