Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriricirirites
Max bertanya dan tatapannya fokus dengan apa yang tengah ia kerjakan. Aria memejamkan kedua matanya, mencoba mengingat setiap detail. “Tidak seperti obat lainnya.” katanya. “Yang Iris buat, obat tersebut hampir tidak berbau dan tidak lengket. Padahal ketika aku melihat Iris membuatnya, semua bahannya biasa saja.” Max tersenyum. “Aku rasa ini memang sudah bakatnya,” katanya. •••
105.1K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as odd
Read
+Library
Home

Home

Sering berlari dan memanjat di situasi yang tidak tepat (Ini salah satu ciri paling penting) C. Tidak bisa bermain atau menikmati permainan di situasi yang tenang D. Tidak bisa diam E. Sering bicara berlebihan F. Sering sulit untuk antri dan menunggu giliran G. Sering menginterupsi dan memotong pembicaraan orang lain H. Susah antri atau menunggu gilirannya *sangat mempengaruhi kehidupan sosial dan akademik
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as odd
Read
+Library
Unknown

Unknown

tanyaku kesal “Belum tau sih, semoga aja mau hehe”balasnya sambil menyengir kuda. “Udah yok aku anter pulang bentar lagi magrib. Udah nelfon bapak kan kalo kamu pulang telat?” “Belum hehe”sambil beranjak bangun.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as odd
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedelprend
“Yap, makanya jangan jadikan standar yang ada di masyarakat itu membuatmu nggak bahagia, bahkan menjadi buah pemikiran yang berlebihan sampai buat diri jadi depresi.” Aku menyodorkan permen kapas kepada Alfa. Ia mengigitnya langsung. “Manis.” gumamnya. “Kalau asin, namanya garam bukan permen.” sahutku sewot. Alfa terbahak. “Padahal aku mau ngegombal tadi tuh.” “Nggak suka digombalin. Nggak kenyang.” “Tapi bikin sayang?” tanya Alfa jahil.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as odd
Read
+Library
Memory

Memory

Seorang perempuan berambut bob memperlihatkan ponselnya pada Soraya. Aksara membuat status di I*, dua hari yang lalu--sebuah foto kami berempat, aku, Aksara, Edlyn dan Amanda--duduk di halaman berumput. Sisi kanan wajah Amanda yang rusak menempel di bahuku, jadi tidak terlihat. Aksara menuliskan caption Istriku tercinta dan dua bidadari tercantik. "Kenapa kamu pura-pura bangkrut?!" pekik Soraya.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as odd
Read
+Library
Dia

Dia

Lamat-lamat Lea perhatikan saat pengendara itu membuka helm. Lea melebarkan matanya dengan mulut terbuka, "ARGAN!" teriak Lea girang saat menyadari bahwa orang tersebut adalah orang yang dia kenal (read : sekedar tahu). Berbeda dengan Lea yang terlihat senang hingga bertepuk tangan, Argan malah terkejut bukan main. Dia kira dia sendiri di sini sampai tiba-tiba suara memekakan telinga itu mengejutkannya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as odd
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Jelas Jordan. Violet memiringkan kepalanya, masih berpikir. Siapa pria di hadapannya ini, apa iya dia bertemu dengannya? Galang yang sedaritadi jadi obat nyamuk pun membuka suara. "Maaf, Dan. Dia emang punya ingatan yang lemah, terutama terhadap orang asing yang baru ditemuinya hanya dalam beberapa hari." Jordan yang mendengarnya hanya tersenyum dan mengangguk mengerti.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as odd
Read
+Library
Castle

Castle

"Oh ya, temanku bernama Williams" Lelaki menyebalkan tadi bernama Williams. Dia lelaki tampan yang mungkin berumur 2-5 tahun lebih tua dariku, tapi dari penampilannya terlihat seorang lelaki biasa. Namun, Tom terlihat lebih tua dari Williams. Tom mempunyai kulit sedikit gelap dari Williams, meskipun sama berkulit putih. Untuk sekilas aku bisa menilai bahwa Tom lebih baik daripada Williams. Wajar saja aku menilai seperti itu, kesan pertama aku dan Williams cukup buruk. Ah menyebalkan, tidak punya sopan santun. Mereka tampak seumuran, bahkan tingginya pun hampir sama. Williams mempunyai rambut berwarna hitam, sedangkan Tom berwarna keemasan. Apa hubungan Tom dan Williams? Wajah mereka sama sek
104.1K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as odd
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liessherstay
Suara bass menghentikan gelengan kepala Sharon. “lo ngehalangin jalan.” Sambung pemilik suara bass itu lagi. Sharon tak langsung bergeser ataupun menoleh. Ia kembali menyesali tingkah konyolnya karena kepergok oleh seseorang. Orang yang memiliki suara bass itu, ia tahu. Sangat tahu. Auranya sangat dingin. Tanpa menoleh pun ia sudah tahu. Sharon merutuki dirinya sendiri. Pasti ia seperti orang aneh bagi si pemilik suara bass itu.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as odd
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as odd
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status