Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

"Ayo ganti tempat, bukannya kamu suka di tepi danau?" Dave tersenyum, jakunnya bergerak naik turun. "Malam ini bergairah banget?" "Bukannya kamu mau rayakan ulang tahunku besok? Anggap saja ini hadiah untukmu." Steph berkedip nakal. G-Wagen merah muda itu segera dinyalakan, melaju keluar dari tempat parkir bawah tanah. Di sisi lain, ponsel Sheila tiba-tiba bergetar, dia menerima pesan WhatsApp dari Dave.
36.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
(Un)fortunately, You are my DESTINY !

(Un)fortunately, You are my DESTINY !

“Iya oma ku sayang” “Ya sudah, kamu yang semangat kerjanya ya Lang, Assalamualaikum” kata oma. “Waalaikumsalam oma” jawab Langit lalu terdengar di saberang sana oma mematikan sambungan telepon. Langit meletakkan kembali telepon selularnya di kantong jasnya lalu mempercepat langkah menuju ke ruangnnya. Di perjalanan menuju ruangnnya tampak beberapa karyawan lalu lalang menyapanya yang ia tanggapi dengan senyuman.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
BERONDONG

BERONDONG

Lang gw pergi dulu Gw udh bikinin bekel diatas kulalkas *kulkas Buahmya udh dipotongn didlmkulkas Dimakan abjsin, gak mw tw gw 05.58 Read Maya memanyunkan bibirnya. Sudah panjang lebar Maya mengetikkan pesan untuk Elang. Namun, Elang yang tidak berperasaan mengabaikan pesan Maya. "Padahal online" gerutu Maya sebal.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Raina kembali masuk ke kamarnya dan melompat ke kasurnya untuk tidur. Dan pada pukul satu dini hari, seperti biasa ketika Raina dan Kevin sudah tertidur. Akan ada pesan whatsaap dari kedua orang tua mereka yang mengirimi pesan ucapan selamat malam dan selamat tidur. Hampir setiap hari mereka mendapatkan ucapan hanya lewat pesan chat, bukan secara langsung. Dan mereka sudah terbiasa membukanya ketika pagi telah tiba. To Kevin & Raina :
18.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
Tunggu Jandaku, Om!

Tunggu Jandaku, Om!

Terdengar suara Reyhan lewat ponsel yang sudah kuaktifkan load speakernya. "Baik Om, Dhea kangen banget sama Om Genit." "Loh, kok, om genit sih? Om ganteng dong, harusnya hahaha ... om juga kangen banget sama cewek cantik satu ini." "Abisnya, Om suka godain tante-tante di jalan, Om suka genit sama mama Dhea juga 'kan?" Keduanya cekikikan bersamaan. "Husss ... jangan bilang ke mama ya, tentang hal itu!"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

Note: Om Swastyasthu = Salam keselamatan (Hindu) Cai ada ditu = Kamu ada di situ. Jek wayah gati, Nok = Wah beruntung sekali. Memitra ajak ane mudaan = Selingkuh dengan yang lebih muda. Yen, to? = Siapa, itu?
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
Cintai Aku, Om!

Cintai Aku, Om!

Gadis yang selalu mengganggunya. Ting! Pesan singkat masuk lagi, Dirga melirik sedikit. Pesan dari Raya. 'Om jangan lupa makan siang, ya. Soalnyakan aku gak bikin bekal lagi buat Om. Makan yang banyak biar gak sakit. Ps: maaf, Om pasti geli baca Chat garing dari aku, maklum kan remaja.'
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Palsu

Terjebak Pernikahan Palsu

} { Ngomong-ngomong kalian libur kemana, bisa dong nanti titip oleh-oleh } { Nggak jauh-jauh Bu, cuma ke Bali, biasa si Fatir kepengen ke sana, nanti saya bawakan oleh-oleh khas Bali, ya... } { Ya udah, selamat liburan, nanti sambung lagi ceritanya, soalnya ada telpon masuk, Assalamualaikum } { Walaikumsalam, Bu } { Gimana, ada kabar? } { Oke, terima kasih }
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

Pesan dari Om Burhan muncul di sana. |Rum, gimana kabarmu sekeluarga? Baik-baik saja, kan? Papa dan Mayang juga baik, Alhamdulillah.| Aku tak tahu bagaimana perasaanku detik ini, tapi rasanya ada nyeri dalam dada saat aku mengeja kata papa di sana. Apalagi bersandingan dengan Mayang. Kutahan sedemikian rupa air mata ini agar tak menetes dari porosnya. Aku nggak mau membuat ibu bertanya-tanya dan semakin kepikiran hanya karena kecengengan yang kupunya.
10100.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
Lamaran dari Oma

Lamaran dari Oma

ucapku membalas Oma dengan senyum lebar. "Oma apa kabar?, sudah lama ya gak main kerumah Ingga,"tanyaku. " Sehat sayang, iya Oma baru pulang dari luar kota terus inget kamu jadinya Oma mampir deh kesini,"Oma tersenyum ramah. Dari dalam rumah terdengar suara Mama," Siapa Ngga?"belum sempat aku menjawab Mama sudah muncul di ruang tamu
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai omongan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status