Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sosok yang Spesial

Sosok yang Spesial

“Papa... Papa...” “Cepat temani aku main balapan. Mama cupu banget.” Kevin refleks berdiri dan menyahut. Saat hendak berjalan keluar, dia tiba-tiba menoleh ke arahku dan berkata, “Aku main sebentar dengan Rio, dia masih anak-anak, sedangkan Nikita...” Aku langsung memotong ucapannya. “Nggak perlu banyak penjelasan. Aku percaya.”
26.8K viewsCompletedAdded to Library 805 Times as orang di
Read
+Library
Kubalas Penghianatanmu Mass

Kubalas Penghianatanmu Mass

katanya Andin mengernyitkan alis cukup dalam. Tidak, ia sama sekali tidak mengenali siapa pria yang berdiri di depan nya saat ini. Apa tadi katanya? Teman SMA? Sejak kapan ia memiliki teman SMA setampan ini. Astagfirullah Andin sadar. Dirimu masih perempuan bersuamiii. Andin menggelengkan kepala perlahan. Alex yang melihatnya hanya terkekeh.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as orang di
Read
+Library
Istri Dadakan Pria Lumpuh

Istri Dadakan Pria Lumpuh

Lelaki itu terduduk di lantai memegang perutnya dengan posisi yang tidak seimbang. Clarissa tidak peduli. Dia berlari kecil menjauh dari Calvin. Clarissa pemilik sabuk hitam judo. Dia bisa dengan mudah melepaskan diri dari Calvin tadi tapi karena ragu sesaat, lelaki itu mencuri ciuman Clarissa. Mata Clarissa berkaca-kaca. Antara rasa jijik, penyesalan, malu dan amarah. Dia masuk kembali ke aula utama restoran.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as orang di
Read
+Library
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“I-iya, cuma… listriknya sempat kedip, terus TV-nya agak error. Bikin kaget aja.” Indri menatapnya beberapa detik, lalu tersenyum lembut. “Sudah, sekarang duduk dulu. Mama bikinin teh jahe, biar tenang.” Dari luar, apartemen itu tampak damai—tapi tidak dengan yang bersembunyi di balik tembok ujung lorong. Seseorang berdiri di sana. Sosok perempuan berambut panjang yang sebagian wajahnya tertutup bayangan lampu.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as orang di
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Seorang pria berjas abu-abu, berkacamata tipis. Namanya Rendra, kepala tim linguistik. Ia tersenyum, tapi senyumnya terasa seperti algoritma: tidak pernah salah waktu. “ORCHID memantau jutaan kata setiap menit. Ia bisa mendeteksi pola kebencian bahkan sebelum orang tahu mereka sedang membenci.” Aku berpura-pura kagum. “Jadi… sistem ini membaca pikiran?” “Tidak.” Ia tertawa kecil. “Hanya membaca niat.”
705 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as orang di
Read
+Library
littlematchstick
lumayan rame ceritanya, namanya cerita bebas dibuat meskipun gak masuk akal, bisa2nya orkay yg duitnya triliunan kalah info sama buronan ??? buronan tahu semua info detail orkay siapa tp orkay kesusahan cari info buronan dimana ??? kocak abisss .........
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Read All Reviews
Kutukan Putri Pulau Cinta

Kutukan Putri Pulau Cinta

Data Klien #709 Nama Alias: Min Ho Usia: 37 tahun. Status: Perjaka (Verified melalui tes medis pra-kedatangan). Latar Belakang: CEO Firma Hukum spesialis korporasi di Seoul dan Jepang. Memiliki IQ 150, sangat dominan di ruang sidang, namun menderita anxiety (kecemasan) parah jika harus berhadapan dengan Wanita, apalagi sentuhan fisik.
488 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as orang di
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Namun, ada seseorang yang duduk di rumah tua yang sunyi itu. Sosok itu duduk di bawah sinar bulan, tampak agak kesepian.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as orang di
Read
+Library
Cinta Akhir Oktober

Cinta Akhir Oktober

Tak ada aksesoris apapun, hanya dibiarkan tergerai indah. Senyum di bibir tipis yang berhias lipstik warna orange seolah mampu mendebarkan hati siapapun. "Hai Alin.." sapa perempuan itu. Alin, adalah teman sekelas Rino. Ia masih tertegun bingung. Seperti kenal, tapi lupa. "Eehh.. mbak, temennya Rino bukan sih?" "Iya, tau Rino di mana?" Jawab perempuan itu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as orang di
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status