Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kampungan Kesayangan Presdir

Istri Kampungan Kesayangan Presdir

Bisa-bisanya dia tidak tahu cara menggunakan peralatan mandi. “Ini namanya bathup, bukan bak mandi. Dan kamu kalau mau berendam, tinggal nyalakan airnya dari sebelah sini. Kalau yang ini buat air hangatnya, terus kamu bisa pakai sabun aromatherapy juga. Kalau cuma mau mandi cepet, pakai shower ini aja. Mandi kayak biasanya, tinggal tekan kran airnya di sebelah sini.” “Nggak ada gayung aja gitu, Pak??” tanya Santi polos.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
The Bad Life

The Bad Life

Dimana nantinya kami akan belajar berbicara menggunakan bahasa Inggris dengan teman kelompok. Mandi kali ini terdapat sedikit pertikaian antara Mei dan Melina, Mei ingin segera mandi karena sudah sangat gerah. Namun, Melina ingin mandi terlebih dahulu karena akan keramas dan mengeringkan rambut memerlukan waktu yang banyak. Aku dan Melisa hanya tertawa melihat tingkah laku mereka berdua. Hasil akhir adalah Mei mandi terlebih dahulu karena Mei mandi hanya sebentar, kemudian Melina, Melisa dan terakhir adalah aku.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

Jadi, masih sering nyuci baju ke sungai. "Hari gini ngapain nyuci baju ke sungai? Aku nyucinya ke laundry aja lebih praktis. Kalau mau nyuci sendiri dirumah juga bisa. Ada mesin cuci dan tinggal diputer. Hemat tenaga, hemat waktu dan gak perlu setor darah ke nyamuk penunggu sungai kan." Izza terus saja mendapati jawaban bagus untuk ocehan adik iparnya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

CINBU dan HURIN (Cinta Seorang Budak)

Ia sudah memastikan apa yang tadi Benazir bahas. "Mmm, Benazir. Man-mandi janabah itu seperti apa? Apa berbeda caranya dengan mandi biasa?" tanya Zara, ia merasa sedikit penasaran. "Ya, mandi biasa. Tapi itu karena telah melakukan hubungan, atau karena ihtilam, mandinya musti membasahi seluruh badan, kepala juga dibasahkan," jawab Benazir. "Ihtilam?" lirih Zara.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
Perawat Untuk  Tuan Duda Lumpuh

Perawat Untuk Tuan Duda Lumpuh

Tuan Muda Arvin dalam nada sombongnya menjawab kembali, "Saya tidak butuh mandi untuk merasa bersih, Kiya. Saya selalu merawat kebersihan tubuh saya dengan cara lain." Kiya dengan sabar mencoba mengubah pikiran Tuan Muda Arvin dan menjaga kesehatannya dengan berkata, "Mandi itu penting, Tuan Muda. Mandi bukan hanya untuk membuat kita merasa bersih, tetapi juga untuk menjaga kesehatan tubuh kita dari berbagai penyakit yang bisa menyerang kulit dan tubuh." Tuan Muda Arvin masih terlihat enggan dan menjawab, "Sudahlah, Kiya. Saya tidak butuh mandi. Saya cukup merasa bersih dengan cara saya sendiri."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
Dinikahi Dosen

Dinikahi Dosen

Jika aku tak mandi, pagi harinya bisa-bisa aku kurang bersemangat. "Ngapain Pak mandi malem? mandi wajib ya?" tanya Amel setelah ia menyalakan lampu sepertinya. Berani sekali dia menanyakan privasi itu? Terserahku mau mandi wajib kek atau nggak? Toh aku juga yang tau mandi basah apa nggak? Lagian, mimpi basahku aja terjadi paling sebulan sekali. Aku bukan tipe-tipe pria yang menghalalkan masturbasi ya, ingat itu. Selain memang status hukumnya diagama terjadi perbedaan, dari segi kesehatan juga kutahu, tidak baik bagi kelanjutan hidup si ular itu. Bisa-bisa udah loyo duluan sebelum waktunya. Ya enggak?
1036.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
Putriku Bukan Barang yang Bisa Dipinjam

Putriku Bukan Barang yang Bisa Dipinjam

Namun, kenapa juga dihadapkan pada situasi ini lagi, ia malahsalah tingkah. “Salat sunah dulu ya! Kamu duluan mandi sana!” “Kenapa Abang enggak mandi duluan aja?” “Abang sih lagi mikir, kenapa kita enggak Mandi bareng aja?”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
Cincin Pemikat Jodoh

Cincin Pemikat Jodoh

Wajar kalau bosnya mengatakan bahwa dia mirip gelandangan. “Kalau gitu tunggu bentar, ya, Mas. Lima menit aja,” ujarnya sambil mengapungkan lima jari. Begitu Gami hendak berlari, pria itu kembali menginterupsi. “Dua puluh menit. Mandi itu jangan kayak itik. Asal celap-celup doang. Pakai sabun. Shampoo-an. Kalau perlu luluran sekalian.”
7.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

"Untuk apa?" Dia tersenyum. Alis matanya bergerak naik turun. "Untuk mandi, lah. Memang kamu ingin apa di kamar mandi? Lanjut? "Ck, Mas Wira!" Dia tetap menarikku. "Bagus juga idemu. Kita berendam di bath tub, atau di bawah guyuran shower pun juga asik." Dia tertawa menyambut mataku yang melotot. 'Wah, gawat kalau begini. Sepertinya aku perlu jamu dan senam lebih rajin.'
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
Forbidden Feeling

Forbidden Feeling

Maka ketika melihatku seperti tadi, repetan itu tidak akan ada habisnya. Sejujurnya, untuk minggu pagi seperti ini, aku males sekali untuk mandi. Oh ayolah, siapa sih yang ingin mandi pagi kalau bukan karena ada urusan penting, bener kan? Kalau pun ada, ia pasti akan kujuluki sebagai orang paling rajin sedunia. Ya sudahlah, aku tidak ingin membuat Sekar lebih kecewa lagi padaku, oleh karena itu aku langsung mandi secepat kilat dan berdandan secepat kilat juga.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai orang mandi biar apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status