Kidung Mayit
Kudekati om-om tampan itu dan duduk di sebelahnya, sedikit mengerlingkan mata dan tersenyum menggoda, ia pun membalas senyuman itu, tapi Ia sama sekali tak mau mendekat denganku.
"Kenapa,sih, Om. Kok nggak mau dekat-dekat, katanya tadi Oom mesen aku," Aku berusaha merayunya, tapi Si Om hanya tersenyum kaku.
"Maaf Neng, bukan Aku, tapi bosku yang ingin mesan Eneng untuk nemenin dia malam ini," ujarnya dengan sangat sopan.
Aku tercenung mendengar ucapan lelaki matang itu. Menatapnya dalam dan berusaha mencari jawaban dari sinar matanya.
Sikat na Kabanata