Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

Selain Genkan dan Washitsu, terdapat elemen lainnya yang melengkapi rumah indah ini, yakni Tatami, Engawa, Tokonama, dan Byobu. Sementara itu, ornamen dan lukisan khas Jepang turut memperindah suasana di dalam rumah. Wajar saja kalau Musashi sangat betah tinggal di sini sendirian. Sambil menikmati minumannya, Musashi pun bercerita. “Hanz, aku tahu bahwa Orochi punya maksud dan tujuan tidak bagus. Jika kau tanyakan pada diriku, apakah aku suka dengan Sakura? Jawabannya, mungkin bisa saja aku suka, tapi selamanya aku tidak akan pernah bisa menjadi suaminya.”
9.938.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 998 Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
TARO

TARO

Ini beneran Aksa? “Tante, itu bunganya dari Si Om Tinggi tante.” Lapor Belsya. “Om Tinggi?” “Itu loh.” Jari Belsya terarah pada Aksa. “Kamu kok nggak bilang dek kalau Aksa tetangga di apartemen kamu baru kamu?” tanya Kak Dio. Mataku beralih ke Aksa yang tengah tersenyum seolah-olah menertawakan kebingunganku. Dia mengedipkan sebelah matanya dan itu menyadarkanku kalau dia memang Aksa. Bukannya hantu atau apapun.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 74 Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
Koma

Koma

SEROJA Apa hidup ini adil untukku? Pertanyaan itu terus terbayang setelah aku menonton flim Rembulan tenggelam di wajahmu. Adaptasi dari novel karya penulis legendaris favoritku Tere liye, dia sudah menjadi idolaku sejak bangku SD sampai batas usiaku yang entah sampai kapan.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 104 Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Cermin kecil di atas meja rias bergetar, lalu jatuh dengan suara pecah yang keras. Seruni tertawa—tawa menyeramkan yang sama sekali bukan miliknya. “Hahaha! Lihat! Kalian tak bisa melawanku! Seruni sudah jadi milikku!” Bu Nyai Ambar terkejut, tapi cepat-cepat memejamkan mata. Bibirnya bergetar pelan, ikut membaca doa dalam hati. Kyai Ibrahim semakin menguatkan suaranya. “Allahu laa ilaaha illa huwa al-hayyul qayyuum...”
9.750.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

Dengan wajah riang dan bahagia tangan mungil Audrey digenggam oleh Athes dan Miranda masuk ke dalam sekolahnya. “Hi, Audrey.” Seorang gadil kecil cantik berwajah Asia melangkah menghampiri Audrey yang baru saja masuk ke dalam sekolah. “Hi, Aiko.” Audrey menyapa dengan senyuman hangat di wajahnya. “Aiko, aku ingin mengenalkanmu. Ini mama dan papaku. Papaku sudah pulang.” Aiko membungkukkan kepala, sebagai salam hormat budaya Jepang. “Selamat pagi, Paman dan Bibi.”
9.8191.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.4K Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

"Mana kartu tanda penduduk kalian?" "Kartu tanda penduduk? Maksudnya?" tanya Miran bingung. "Apa tidak ada satu pun keluarga Lee yang memberitahu mereka? Oh ya, kenalkan namaku Mentari Hisoka. Aku adalah pengacara Almarhum Tuan Arkanza Lee." Perkenalan Mentari seperti petir yang menyambar di sekujur tubuh Bintang. "Mana kartu tanda penduduk kalian berdua?" desak Angga.
7.56.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 130 Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Orang yang bisa membuat Akiyama pingsan jelas bukan orang biasa. "Aku Shouichi, Imam Agung dari Kuil Amaterasu," ujar pria di seberang telepon. Hati Ewan langsung menegang. Shouichi benar-benar turun tangan sendiri. Sepertinya masalah ini jauh lebih rumit daripada yang dia bayangkan.
9.51.1M viewsOngoingIdinagdag sa Library 30.8K Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
Pelayan Baru Sang Tuan

Pelayan Baru Sang Tuan

"Hallo, William." "Gis .... Papa kecelakaan."
800 viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
Lahirnya Pengendali Orion

Lahirnya Pengendali Orion

Dari celahnya, sesuatu melayang keluar—sebuah orb kecil, berwarna oranye, berkilau seperti bintang yang diturunkan ke bumi. Orb itu berputar pelan di udara, memancarkan cahaya lembut yang menerangi seluruh gua. Adam terperangah. “Astaga…” “Orion,” ucap Nuada dengan penuh hormat, suaranya nyaris seperti bisikan doa. “Jantung cahaya Oishin. Simbol garis darahmu. Dan saksi sumpah yang tak bisa dihapus.”
10841 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Pun detik berikutnya, sebongkah kerangka manusia berbalut api muncul di balik Oda sana. “Lalu diriku akan menjadi penguasa tunggal dunia sekali lagi,” suara Oda yang ganas menjinak—meski sesaat, “Aktivasi Api Jiwa – Pelepasan Penuh: Dairokuten Maō: Hametsu ni Yoru Tenka Tōitsu!!!!” [Utara – Langit dan Bumi Takluk di Hadapan Raja Iblis] Nguuungggg—blarrr!!!!!!
10582 viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang otonari no tenshi-sama
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status