Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARINDA

ARINDA

Arinda : Yang Lo liat bener, ternyata yang boncengan itu kak Bara sama Nadia. Nur : Apa gw bilang... Tapi kayaknya mereka nggak balikan deh. Dia cerita banyak ke gw soalnya. Nanti deh kapan kapan gw ceritain kalau kita ketemu. Kalau lewat chat mah kelamaan. Gw males ngetiknya." Arinda : Gak penting juga sih buat gw Nur : Ya udah gak jadi gw ceritain deh. Arinda : Terserah.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as pada cerita
Read
+Library
Setiap Momen adalah Kamu

Setiap Momen adalah Kamu

Suasana haru belum beranjak dari percakapan Indah dan Dona. Keheningan tercipta, sembari ke dua wanita itu menenangkan diri. “Oke, cukup dari aku,” sambung Indah, dengan senyuman hangatnya, menguatkan. “Aku seperti kehilangan semangat untuk bercerita,” ujar Dona. “Gak ada alasan, kamu wajib cerita. Aku ke sini udah penasaran banget. Iya Don, ya?” pinta Indah.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as pada cerita
Read
+Library
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

ucap Panda terlihat murung "Sebaiknya pulihkan kondisi… setelah itu ceritakan semuanya!" "Baik tuan!" Bersambung….
9.5455.7K viewsCompletedAdded to Library 10.9K Times as pada cerita
Show Reviews (59)
Read
+Library
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Read All Reviews
Hinaan Mertua yang Tiada Berujung

Hinaan Mertua yang Tiada Berujung

jawab Dikta. Mama Dikta pun memberikan ekspresi wajah tidak suka dan berbicara pada Dikta. "Sudah! Mari kita jalan. Mama sudah lapar banget nih!" kata Mama. "Iya Ma," balas Dikta. Dikta melihat sedari tadi mamanya hanya memainkan ponsel saja, tidak seperti biasa. "Mama sedang mengirim pesan dengan siapa?" tanya Dikta.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as pada cerita
Read
+Library
Menikahi Tuan Tanah Misterius

Menikahi Tuan Tanah Misterius

“Mana saya tahu, mungkin hanya belum waktunya. Tapi...” Bara terus berjalan. “Tapi apa?” tanyaku lagi. Ia menoleh padaku, “...Ah nanti saja saya ceritanya, nggak enak kalau cerita sekarang...” ***
101.9K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as pada cerita
Read
+Library
Cinta sang Petualang

Cinta sang Petualang

Pak Eko yang telah menjual sosis gorengnya tersenyum pada Albert. "Kamu datang terlambat hari ini? apakah kamu tadi malam kencan?" Dalam hatinya Albert bergumam, tidak ada kencan, tetapi ada tempat tidur, dan pada kenyataannya dia menjawab dengan datar. “Bagaimana itu bisa terjadi? Jangan biarkan pikiranmu melayang, aku hanya ketiduran.”
102.7K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as pada cerita
Read
+Library
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

jawab Raina keceplosan karena saking kesalnya mendengar celotehan Clara. “Kak Andra? kok bisa Na?” tanya Clara kaget campur bingung. “Itu...tadi...” Raina bingung harus bercerita dari mana. “Oke oke, kalau gitu ceritakan besok disekolah saja” kata Clara lalu menutup telponnya. Raina yang hendak menjawab perkataan Clara terpaksa harus menundanya karena dengan seenaknya temannya itu sudah memutus sambungan telponnya.
18.9K viewsOngoingAdded to Library 397 Times as pada cerita
Read
+Library
Rahasia si Fotografer

Rahasia si Fotografer

"Eh, tunggu sampai aku selesai cerita dulu." Awalnya aku mau mengingatkannya soal Citra, tapi Putra malah sampai di bagian paling seru dari ceritanya. Pria itu akhirnya lanjut bercerita lagi tanpa memerhatikan Citra yang ada di sebelahnya. Perasaanku mulai bergejolak. Ketika sedang bimbang antara mau mengingatkan atau tidak, Citra malah tiba-tiba saja mendesah pelan sambil menggeliat.
25.0K viewsCompletedAdded to Library 949 Times as pada cerita
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Tepi Halaman “Kalimat-kalimat yang tak selesai tak benar-benar hilang. Mereka berkumpul di batas cerita, menunggu seseorang cukup berani untuk membacanya.” 1. Perjalanan Menuju Batas yang Tak Bernama Langkah mereka berat ketika meninggalkan halaman utama pesantren. Kali ini, mereka tidak menuju ruangan yang dikenal, atau lorong yang pernah ada di peta.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as pada cerita
Read
+Library
Dikira Miskin Saat Menghadiri Hajatan Tetangga

Dikira Miskin Saat Menghadiri Hajatan Tetangga

Bersambung Hai, karena cerita ini memakai POV 3, jadi mohon maaf kalau banyak adegan untuk semua tokoh. Tapi insyaallah cerita ini simpel saja, nggak banyak bab apalagi sampai bertele-tele kok. Makasih untuk yang sudah membaca sampai part ini, semoga Allah lancarkan rejeki pembaca semua. Aamiin
10127.8K viewsOngoingAdded to Library 4.2K Times as pada cerita
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status