Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DUKUN 99

DUKUN 99

Aku menepuk pundaknya, "Setelah ini, kamu kudu tahu seberapa besar gelombang yang ada dalam jiwamu. Setiap kita memiliki gelombang energi yang berbeda, begitu pun dengan makhluk gaib. Jadi, tidak semua makhluk gaib bisa merasuki kita, melainkan hanya yang se-frekwensi saja." "Oh gitu? Pantesan!" keluh Beni. "Kok aku jadi penasaran pada pertengkaran yang disaksikan Beni," celetuk Ando. Kamera ia arahkan ke wajahku. "Bisa gak, Abang sentuh gagang pintu tadi. Sapa tahu bisa melihat kelanjutannya." Aku mendesis. Mendorong agar kamera dijauhkan dari wajahku. "Tak perlu menyentuh pun, aku sudah tahu yang sebenarnya terjadi."
108.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 197 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

“Gimana maksudnya, bang?” Rangga mulai menjelaskan, nada suaranya berubah seperti lagi presentasi. “Penglihatan manusia itu terbatas. Kita cuma bisa lihat spektrum gelombang elektromagnetik tertentu.” Dia menggerakkan tangan, mencoba menggambar di udara. “Kalau misalnya ‘makhluk’ itu ada di luar spektrum itu… ya kita gak akan pernah lihat.”
10624 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 21 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
Petualangan Nerva

Petualangan Nerva

” tanyaku penuh sesal. “Itu karena pembiasan cahaya matahari yang di pantulkan oleh permukaan tanah yang panas. Kamu pernah melihat permukaan atas periuk yang dipanaskan?” Abdullah mencoba mengkaitkan dengan fenomena yang sering terjadi di sekitar rumahku. “Akan terlihat uap dan... gelombang suhu panas” Aku menjawabnya dengan apa adanya. “Seperti itulah fatamorgana, gelombang panas itu menjadi tampak seperti kumpulan mata air jika di lihat dari jauh. Maka, jangan terkecoh Nerva.”
3.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 95 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

mencurigakan. Aku mengerjapkan mata. Siapa tahu apa yang beberada detik yang lalu kulihat itu hanya sebuah halusinasi hasil kekalutan dalam pikir ku. Eh! Tapi, tidak! Aku mencondongkan kedua bahu ke depan untuk lebih memastikan pandangan mata ini. Ya. Memang air laut itu bergerak dengan aneh. Permukaan laut bergerak makin tinggi. Tsunami?
105.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 115 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

BAB 56: Kebangkitan Lelana sebagai Kelabang Part 10 — Gelombang Ujian Kedua Penyatuan energi dan bayangan yang baru saja dicapai belum sempat mereka rayakan sepenuhnya, ketika pusaran inti pusat mulai bergetar dengan ritme yang berbeda—lebih cepat, lebih intens, seakan mengumumkan babak ujian berikutnya. Gelombang energi yang muncul bukan sekadar cahaya lembayung atau bayangan masa lalu, tetapi gelombang yang memadukan seluruh aspek realitas: fisik, emosional, dan metafisik.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Mata mereka yang tadinya fokus pada panggung kini berkaca-kaca, rahang mereka mengendur, dan air liur mulai menetes tanpa bisa dikendalikan. Itu adalah versi paling korup dan paling brutal dari ‘Ombak Rasa’. Jika ombak Radit membangkitkan kenangan yang tulus, maka tsunami Ki Gendeng menciptakan ilusi kenikmatan yang begitu sempurna hingga terasa lebih nyata daripada kenyataan itu sendiri.
936 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 27 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Kaisar Iblis Gila Kembali Ke Kota

Tidak ada gestur yang bisa disebut sebagai persiapan untuk sesuatu yang besar. Dari tubuhnya meledak keluar sesuatu. Bukan cahaya, bukan suara, tapi seperti gelombang yang tidak bisa dilihat namun langsung terasa oleh semua orang yang berdiri dalam jangkauan pandang, bahkan yang berdiri sejauh tepi danau. Seperti tekanan raksasa yang tiba-tiba menekan ke bawah dari semua arah sekaligus, tidak memberi tempat untuk bernapas lebih dari yang diperlukan.
1057.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang pandangan mata bergelombang
Ipakita ang mga Review (15)
Read
+Library
ARYA_RELOAD
aneh cerita lelang nya masa iya si Rian nawar barang 4 00M sampai 1,6 triliun dia sendiri yg naikin wkwkwk normal nya kan harus nya ada lawan yg naikin harga baru Riyan lawan naikin harga, lah ini Riyan sendiri yg naikin harga kan koplak wkwkwkwk
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
WANITA PENAKLUK SAMUDRA

WANITA PENAKLUK SAMUDRA

Bukan cahaya fisik, melainkan sebuah sensasi, sebuah keberadaan. Dia melihatnya. Bukan dengan mata, tetapi dengan pikiran dan jiwanya. Di tengah kolam, air mulai bergejolak, tidak keras, melainkan dengan gerakan yang anggun, lambat, dan penuh tujuan. Gelembung-gelembung kecil naik ke permukaan, membentuk spiral, lalu garis-garis yang melengkung. Perlahan, tetesan-tetesan air itu bersatu, menari, memadat, membentuk sebuah siluet. Sebuah patung.
10544 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Sebuah gelombang transparan, yang hanya bisa dilihat oleh sensor spektrum luas, meluncur dari antena menuju orbit. Gelombang itu bukan laser penghancur. Itu adalah Gelombang Disonansi Emosional. Saat gelombang itu menghantam The Origin Seed, seluruh sistem alien itu mengalami "kejutan filosofis". Keteraturan mereka terganggu oleh frekuensi yang mengandung jutaan memori manusia—rasa sakit saat kehilangan, kehangatan pelukan, dan tekad untuk tidak menyerah.
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 144 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
System Teknologi di Kerajaan Arkanis

System Teknologi di Kerajaan Arkanis

Raka mengusap dahinya yang berkeringat. “Tidak meledak. Setidaknya itu kemajuan.” Ia menyalakan panel penerima, sebuah piring kaca tipis yang seharusnya menampung bayangan visual dari energi mana. Gelombang cahaya bergerak dari lensa menuju piring itu. Gambar pertama mulai terbentuk: bayangan buram, bercahaya samar. “Come on, fokus.” Ia memutar cincin logam di balik lensa untuk mengatur sensitivitas. Buram itu berubah menjadi garis-garis. Garis menjadi bentuk. Bentuk menjadi pola berwarna biru keperakan.
898 viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang pandangan mata bergelombang
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status