Pembalasan Wanita Terhina
Raihan tampak belanja beberapa lusin pensil, rautan, buku tulis serta beberapa lusin buku juz amma dan iqro, saat melihat barang belanjaan Raihan, terbesit hati Nirmala untuk membayar semua karena itu pasti berguna untuk anak-anak di kampungnya, tapi ia sadar bahwa Raihan bukan orang yang tidak berpunya, bahkan lelaki di depannya itu merupakan pewaris ponpes yang ternama di Padang Sidempuan.
Saat Raihan berdiri di depan kasir untuk membayar semua barang belanjaannya, ponselnya berdering, Raihan merogoh benda pipih tersebut, saat melihat nama Mela yang memanggil ia urung menjawab dan menekan tombol silent dan kembali memasukkan ke saku celananya.
"Bang, beberapa siswi, Nirmala lihat kerudung
Hot Chapters