Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Lucunya di negeri ini Hukuman bisa dibeli Kita orang yang lemah Pasrah akan keadaan Tujuh Oktober Ku bebas dari penjara Menghirup udara segar Lepaskan penderitaan Wahai Saudara Dan para sahabatku Lakukan yang terbaik Jangan Engkau salah arah Andai ku Gayus Tambunan Yang bisa pergi ke Bali Semua keinginannya Pasti bisa terpenuhi Lucunya di negeri ini Hukuman bisa dibeli Kita orang yang lemah Pasrah akan keadaan Biarlah semua menjadi kenangan Kenangan pahit Dalam hidup ini Andai ku Gayus Tambunan Yang bisa pergi ke Bali Semua keinginannya Pasti bisa terpenuhi Lucunya di negeri ini Hukuman bisa dibeli Kita orang yang lemah Pasrah akan keadaan (´∩。• ᵕ •。∩`)
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
Suamiku Mati Kutu

Suamiku Mati Kutu

Tap love dan komen untuk penyemangat Author Pesan Siaran 22.Revsi Bab 22 Pesan Siaran Yang Membuat Suamiku Mati Kutu Aku pejamkan mataku sesaat untuk mengatur debaran jantung yang rasanya hendak lompat. Sesaat kemudian dengan tangan bergetar aku membuka kain penutup mayat kas Rumah Sakit yang menutupi tubuh mayat.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Tapi bukankah orang tua Mas Bayu sudah meninggal dan Kenapa aku bisa sampai disini? “Tapi Rara putri kita satu-satunya Pah, kamu tega mengorbankan putri kita satu-satunya Pah?!” bentak seorang wanita dengan suara yang bergetar. “Salah satu dari kita harus ada yang berkorban Mah, atau kita semua akan mati!!” tegas dari suara seorang pria. {Bersambung}
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

Mereka semua terdiam termasuk Rania, alhasil Desfa menarik kertas mereka dan mengoreksinya. "Cinta itu buta Tapi mataku bersinar ketika menatap dirimu Cinta itu tuli Tetapi aku terpana mendengar suara merdumu Sekarang Cinta itu apa ketika bersamamu? Kupikir kau cinta sejati Bagai malaikat maut yang sulit ditebak kapan mau menjemput" Puisi Gara akhirnya menjadi kandidat pertama puisi yang akan dibacakan. Sekarang giliran puisi Yanto yang dikoreksi Desfa.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
Hamba Belum Mati, Paduka!

Hamba Belum Mati, Paduka!

Pemuda biasa sekaligus rakyat biasa dari Wangsa Panunggalan yang jaraknya cukup jauh dari Wangsa Mahayana, tempat tinggalku yang sebenarnya. Namun ketika mataku menatap langit malam yang disinari oleh purnama, sosok Sri Dewa, atau malaikat pencabut nyawa yang memalsukan catatan langit tentang kematianku terbang sekilas dengan begitu cepat. Apa dia akan mencabut nyawa orang lain? Atau dia sedang mengawasiku?
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

sahut si Mami. "Jadi gimana, Mi? Utang gue yang kemarin lunas, ya? Malah harusnya Mami tambahin lagi buat gue. Ini cewek cantik banget, Mi. Masih muda banget, masih terik. Rugi dong gue kalau cuman jual murah ke Mami." Tidak salah lagi, Taufan menjual dirinya mungkin ke seorang mucikari. Karena samar Laura mendengar suara musik seperti di sebuah bar atau ... entahlah.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Dilan Yu menyipitkan mata. “Lancang!” Fuuuuum…! Tekanan spiritual yang sangat kuat meledak dari tubuhnya, mengguncang langit. Puluhan iblis siluman langsung terlempar, sebagian kakinya patah, dan tanah di bawah mereka retak seperti dihantam petir. “Apa kalian tidak tahu pepatah ‘mulutmu adalah mautmu’?” ujarnya dingin.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

"Sekarang keluarga kita kayak dikirim santet, banyak serangga bau busuk, nenek mati gak wajar juga, kemarin Papa muntah darah." "Coba tebak siapa yang ngirim santet?" Tanya Rani. "Mama curiga sama kerabatnya Rumi, biasanya santet itu dikirim sama orang yang dendam. Asal kamu tahu, Rumi itu mati karena tradisi tumbal pengantin. Kusumadinata yang tahu. Coba tanya kakek kamu di kuburan." Rani melengos pergi. Edwin dan Intan lanjut menyambangi kamarnya. Mereka lantas merebahkan diri di atas ranjang.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

Classs! Batang-batang pohon di belakang Peramal Maut kontan berlobang, mengepulkan asap kekuningan yang menebarkan bau busuk bukan kepalang! "Jahanam! Kali ini aku tak segan-segan lagi untuk membunuhmu, Dewi Bunga Bangkai! Jangan dikira aku takut mendengar nama besar gurumu! Makanlah aji 'Gada Akhirat'-ku! Hea!"
1053.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pantun gombalan maut
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Cerita Cinta Kelas Pekerja

Cerita Cinta Kelas Pekerja

tanya gw “sesuai namanya, kita ngerayu, terus yang dirayu harus bales ngerayu lagi. Tapi yang nyambung lah.. kayak bales pantun aja gitu. Yang balesannya nggak nyambung atau GR duluan, kita anggap dia kalah. Gimana?” jelasnya “ide lo beneran aneh. Udah deh, lo tinggal siapin duit buat makan porsi dua orang” jawab gw
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai pantun gombalan maut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status