Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nathan & Veera (INDONESIA)

Nathan & Veera (INDONESIA)

Drttt, Drttt, Drttt Veera menatap pesan singkat yang baru saja masuk dari nomor asing. 0825666XXX : Mama...ini Rayan. Mama kapan pulang? Katanya mau ajak Rayan jalan. Mama cepet pulang, ya. Rayan udah nunggu Mama dari tadi...
105.2K viewsOngoingAdded to Library 209 Times as pantun rayuan
Read
+Library
Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

Suamiku Bukan Tukang Sol Sepatu Biasa

sela Herni dengan tatapan malas. Sebelum Kirana bisa menjawabnya, Parlan yang sedang merokok itu berkata, "Mahal apanya? Paling juga dua belas ribu kalau itu. Oalah, Na. Makanan pinggiran nggak jelas kok dikasih ke bapak ibumu." "Bukan makanan pinggiran. Ini belinya di ...." Gadis itu tak jadi melanjutkan perkataannya, lengannya disentuh lagi oleh Rayan. Suaminya yang tampan itu menggelengkan kepala seakan meminta Kirana untuk tidak mengatakan apapun.
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 595 Times as pantun rayuan
Read
+Library
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Nasi liwet dimasak dengan santan dan daun pandan, disajikan dalam bakul anyaman yang masih hangat. Saat menunggu makanan, kami semua sibuk dengan ponsel masing-masing. Aku berdiri di ujung teras, memotret pemandangan dengan lensa wide. Kabut tipis mulai naik dari lembah, menciptakan gradasi warna hijau yang indah. Tiba-tiba Mbak Renata menyodorkan ponselnya. “Bim, ini akun TokTok kamu ya?”
1080.8K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as pantun rayuan
Read
+Library
Menuju Matahari

Menuju Matahari

“Senja berlalu. Kau tidak.” Pratiwi tertawa keras. Ia merapikan rambut di telinga kanan yang kacau oleh hembusan angin. Saat itu ia menjepit sekenanya rambutnya. Belum ia gelung rapi untuk acara nanti malam. “Belajar kata-kata rayuan dari mana itu?” “Temanku, yang suka nulis puisi tentang hantu.” Pratiwi kembali tertawa. “Ngomong-ngomong, apa rencanamu sesudah ini?”
9.526.3K viewsCompletedAdded to Library 971 Times as pantun rayuan
Show Reviews (17)
Read
+Library
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Read All Reviews
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Bang Parlin memainkan seruling, lalu mulai bernyanyi, dia bernyanyi sambil menggenggam tanganku dan menatap mataku. "Molo na kehe da dongan tu padang Oban silua lancat dohot duku Ulang ragu be ulang bimbang Nahuholongi ho Maia inang di daganakku," Begitu syair lagu Bang Parlin, artinya kira-kira begini: "Jikalau pergi ke kota Padang Bawa oleh-oleh langsat dan duku Jangan ragu jangan bimbang Yang kusayangi hanya ibu anak-anakku"
9.8582.3K viewsCompletedAdded to Library 14.0K Times as pantun rayuan
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

lanjut Radit " Momy kenapa kalian pelukan" tanya Rayhan polos " Ahh sayang nggak apa-apa kok" kata Rena setelah terlepas dari pelukan Radit " Rena kamu mau kan maafin aku" kata Radit " Momy ayo pulang" kata Rayhan menarik tangan Rena " Sayang bukankah kamu mau ketemu Dady" kata Rena " Tapi kan Dady kelja momy" kata Rayhan cemberut
9.580.0K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as pantun rayuan
Read
+Library
Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Menantu Pilihan Bukan Pemilik Hati

Rayyan berjalan ke arah kantornya, beberapa guru muda mulai menggodanya padahal tak biasanya mereka berlaku demikian. Rayyan mengerutkan dahi sembari tersenyum palsu saat terus berjalan ke arah mejanya. Sampai matanya menangkap sesuatu asing yang ada di mejanya. Sebuah buket bunga dengan sebuah mentai lengkap bersama tulisan yang dapat jelas terbaca. “Im so sorry, Babe!” Begitulah kiranya isi pesan pada mentai yang ada di meja kerja Rayyan. Rahang Rayyan mengeras. Ia meneguk salivanya kasar lalu merampas buket bunga itu dengan kasar.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as pantun rayuan
Read
+Library
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Perasaan itu luar biasa nyaman dan menenangkan—seperti mata air jernih yang dingin mengalir deras melalui sungai kecil di pikirannya, membersihkan semua kekeruhan dan kotoran yang selama ini menumpuk tanpa dia sadari. "Seseorang telah menanam Gu Ulat Sutra Es yang berbahaya pada tubuhmu," kata Ryan Wayne dengan nada serius yang mengandung peringatan. "Hati-hati dan waspadalah—orang yang melakukan ini pasti punya niat jahat yang mendalam!" Saat semua orang yang hadir masih bingung dengan pernyataan misterius itu dan tidak mengerti apa maksudnya, Ryan Wayne membuka telapak tangan kanannya yang terkepal—menunjukkan isinya kepada semua yang hadir.
9.672.9K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as pantun rayuan
Read
+Library
Aliandra 'Tuan Muda Tersayang'

Aliandra 'Tuan Muda Tersayang'

Saat sedang serius memikirkan hal itu, tiba-tiba saja ia dikejutkan oleh dering ponsel milik Waluyo. “Ya, halo, Yasmin. Ada apa, Nak?” Aliandra memperhatikan Waluyo yang sedang asyik berbincang dengan putrinya melalui ponsel. Pria tua itu selalu tersenyum saat putrinya menelepon, walaupun terkadang ia terlihat mengernyitkan dahi. Sepertinya si Tuan Putri sedang mengatakan sesuatu hal yang mengejutkan ayahnya atau sedang mengomel, karena menurut perkataan Waluyo yang pernah ia dengar, putrinya itu sangatlah keras kepala dan cerewet.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as pantun rayuan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status