Disangka miskin di perantauan
Krieeet
Entah siapa orang itu, tiba-tiba orang itu langsung membuka pintu rumah begitu saja, mungkin orang itu melihat kami bertiga sedang salat, aku mendengar orang itu duduk dikursi.
Setelah mengucap salam, aku langsung melihat ke arah kursi, ternyata paman Adit, pantas saja Adab band sopan santunnya tidak ada, ternyata memang manusia itu.
Kami bertiga pun langsung menghampiri Paman Adit, aku penasaran ada apa dia sampai-sampai menyusul kesini.
"Ada apa dit, ini maghrib loh, apa kamu tidak punya adab ?" tanya emak dengan nada tak suka.
Hot Chapters