Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Di sepanjang jalan, dia mendengar kekaguman orang-orang saat melihat kembang api. "Ada orang yang khusus memesan kembang api ini, ya? Semuanya ada huruf yang sama muncul." "Benar! Ada huruf S di dalam lambang hati. Ada huruf S di bawah kata LOVE, huruf S itu pasti inisial nama seorang gadis!" "Siapa gadis yang beruntung itu? Pacarnya baik sekali mempersiapkan pertunjukan kembang api seperti ini."
3.2K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Istri Pengganti Duda Arogan

Istri Pengganti Duda Arogan

Lelaki paling menawan dan mencuri perhatian karena kharismanya yang tidak bisa diragukan. "Mas Nial menungguku?" Bela tersenyum padanya sesampainya di depan. Sekeluarnya dari hall setelah acara ditutup. "Cantiknya." Nial menyerahkan sebuket bunga dalam ukuran yang besar. Bunga peony, baby breath dan juga bunga lili, bunga casablanca warna putih yang semuanya ia sukai. Bunga itu ada di dalam buket yang sama dan diberikan oleh Nial. Bukankah itu seperti sebuah paket komplit?
1016.4K viewsCompletedAdded to Library 590 Times as pap buket bunga
Read
+Library
SKANDAL PENUH GAIRAH SANG DESAINER

SKANDAL PENUH GAIRAH SANG DESAINER

Lelaki itu dengan agak susah payah masuk ke dalam dan meletakkan buket bunga itu di atas sofa lalu tersenyum padanya, menyodorkan kertas untuk ditanda tangani dan keluar dari sana. Lea menutup pintu apartemennya dengan wajah bingung. Bunga mawar itu lebih banyak dari yang seharusnya dan dia belum pernah mendapat bunga sebanyak itu. Lea mendekat, mencoba mengangkatnya dan lumayan berat. Di bawanya bunga itu kembali ke sofa panjang di depan kaca apartemennya dan memeriksa kartu yang terjuntai di sana.
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 698 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

Aroma segar tanah basah dan keharuman berbagai jenis bunga langsung menyambut mereka begitu pintu kayu toko itu terbuka. "Bunga pengantin bukan sekadar pelengkap foto, Luna," ujar Areta sambil menyisir deretan bunga-bunga segar yang baru saja tiba. "Buket ini harus bercerita siapa kamu. Pierre mungkin ingin sesuatu yang megah, tapi aku ingin sesuatu yang... benar-benar Luna."
1.1K viewsCompletedAdded to Library 22 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Aku memaksa diri terlihat terkejut, dan mengangkat alis. "Bunga? Bunga apa?" "Buket mawar besar. Dengan kartu tanpa nama." "Menarik." Aku mengambil pena dan memutarnya di antara jari, berusaha terlihat sekadar penasaran. "Kamu tahu siapa yang meninggalkannya?"
1032.2K viewsCompletedAdded to Library 965 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Dokter tampan itu berjalan kembali ke dalam toko bunga. Selang beberapa menit Reynard kembali dengan buket berukuran sedang. Buket itu terdiri dari bunga mawar, anyelir, dan bunga tulip yang dipadukan dengan buket yang terbuat dari kertas pir mutiara dan kain sulaman. Pria jangkung itu segera memasuki mobilnya. "Buket itu untuk siapa, Rey?" Kedua alis Sofia bertaut, terlihat sekali wanita itu sangat penasaran.
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 497 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Ditalak Di Pelaminan

Ditalak Di Pelaminan

Dan sungguh, bunga-bunga itu terlihat sangat cantik, ditambah lagi dengan pita merah yang digunakan sebagai hiasannya, bahkan aroma khas milik bunga mawar pun sudah tercium dengan baik oleh indra penciuman. Suka, Dahayu pasti sangat menyukainya. “Permisi, Pak. Bucket bunga mawar merah pesanan Bapak sudah selesai dibuat, silakan diterima.” “Wah, cantiknya. Terima kasih banyak ya,” puji Arka sembari menerima bucket bunga mawar merah itu, “Jadi untuk total semuanya berapa, Mba?” lanjutnya
3.3K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Mengukir Impian Baru

Mengukir Impian Baru

Dia seperti tidak senang akan kencan denganku siang ini. Terlalu fokus melihat penampilan dan wajah tampannya, aku tidak memperhatikan buket bunga yang dibawanya. Dia memberikannya kepadaku. Buket itu terdiri dari bunga mawar merah muda, putih, dan bunga kacapiring. Aromanya segera menyegarkan penciumanku. “Seharusnya aku memberikan ini kepadamu kemarin. Tetapi bukan aku yang akan ditunangkan denganmu, jadi aku tidak menyiapkan apa pun. Semoga kamu menyukai bunga yang aku pilih,” ucapnya menjelaskan.
1019.1K viewsCompletedAdded to Library 554 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Atasan Posesif itu Mantan Suamiku

Atasan Posesif itu Mantan Suamiku

Lamunannya buyar ketika seorang pelayan wanita datang menghampirinya dengan sebuah buket bunga yang besar dan indah, kelopaknya merekah sempurna, menyebarkan aroma lembut yang menenangkan. "Ini untukku?" Aurora menatap buket itu dengan mata membelalak tak percaya. "Ya, Nona. Ini untuk Anda," jawab pelayan itu sambil tersenyum. Aurora menerima bunga itu dengan hati-hati, lalu menghirup harumnya yang lembut dan manis. Jantungnya berdebar tak menentu saat ia menemukan sebuah kartu kecil terselip di antara bunga-bunga itu. Dengan jemari sedikit gemetar, ia menariknya dan membaca tulisan tangan yang tertulis rapi di atasnya:
814.3K viewsCompletedAdded to Library 542 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Gara-Gara Tak Pakai Lipstik

Gara-Gara Tak Pakai Lipstik

Yakni, buket berukuran jumbo yang harganya bisa sampai ratusan ribu rupiah. Rejeki di pagi hari, begitu pikirku. Lekas saja aku bantu dua karyawanku untuk menyiapkan buket bunga dengan segera. Ya, buket itu harus segera dieksekusi karena sang pemesan menunggu hingga jadi. Mau bagaimana lagi. Pembeli adalah raja. Aku dan dua karyawanku tetap akan berusaha memberikan pelayanan terbaik perihal buket bunga yang dipesan oleh sang pria paruh baya.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as pap buket bunga
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status