Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Teman Tapi Sekamar?

Bukan Teman Tapi Sekamar?

Membosankan. “Tapi ini lima permainan!” serunya kembali. Manda kembali menatap kertas di tangannya dengan bibir mengerucut. Seperti yang dikatakan Senja, permainan hari ini memang didedikasikan untuk peserta pria. Sementara peserta wanita diminta untuk menemani saja. “Tidak apa-apa, Manda. Toh aku yang melakukannya, bukan kamu,” katanya dengan sedikit kekehan pelan. Manda mendelik tidak terima walau dalam hati gadis itu sedang membenarkan.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 447 kali sebagai pap main badminton malam hari
Baca
+Pustaka
Tak Seindah Malam Pertama

Tak Seindah Malam Pertama

Bab 62 Tak Seindah Malam Pertama (Hanya Raganya Saja) Dini mengusap pipinya yang basah dengan telapak tangannya, sedang mata menatap sendu ke arah luar. Menatap seorang pria yang sedari dua jam lalu, duduk termenung di teras rumahnya.
9.39.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai pap main badminton malam hari
Baca
+Pustaka
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

“Tapi karena gue pernah kena gerebek Pak RT sini, khusus anak sekolahan baru boleh main di atas jam 2 siang ya. Sabtu Minggu mah bebas.” Praja manggut-manggut. “Kapan-kapan deh. Mau nggak, Ri?” tanya Praja. Matari mengangguk saja dengan cepat. Dia belum pernah main game online sebelumnya. Jikapun iya, mungkin akan asyik karena dia tak sendirian. Ada Praja yang akan menemaninya. “Udah nih, Mbak. Totalnya 5,000 rupiah ya,” kata Zul sambil menyerahkan hasil fotokopian pada Matari.
12.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai pap main badminton malam hari
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Adik Ipar

Satu Malam Bersama Adik Ipar

Ia ingin mengajak Nadia menikmati suasana indah di malam hari. “Nanti malam ada acara nggak, Nad?” balas Fariz balik bertanya. Wanita itu menggeleng. Ia memang tidak pernah pergi kemana-mana saat malam hari. “Temani aku, ya? Nanti malam aku jemput. Kamu mau ‘kan?” Nadia tak langsung menjawab pertanyaan dari Fariz. Ia tampak berpikir sejenak. “Anggap saja kita sedang pergi berkencan,” celetuk Fariz sangat percaya diri.
9.9204.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai pap main badminton malam hari
Baca
+Pustaka
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

Pagi ini ponselku terus bergetar, ternyata banyak pesan di WAG yang masuk. Mereka telah merencanakan apa-apa saja untuk nanti malam. Ya, nanti malam adalah malam jum'at. Sesuai kesepakatan, kami akan bermain Jelangkung untuk memanggil para arwah korban tumbal.
1066.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai pap main badminton malam hari
Baca
+Pustaka
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Bermain poker di siang hari bekerja lebih baik daripada minum obat tidur. Tammy: [Haha! Dia terlihat lucu! Suami aku dan aku sedang makan malam! Apa kamu ingin datang janji besok? Kalau kamu nggak ingin keluar, aku dapat membawa seseorang ke rumahmu untuk bermain poker.] Avery: [Ketika dia bangun, aku akan bertanya apa dia setuju.] Tammy: [Bagus! Lilith pergi ke rumah Ben hari ini. Apa ada kemajuan? Dia nggak membalas pesan aku!
9.54.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138.3K kali sebagai pap main badminton malam hari
Tampilkan Ulasan (1744)
Baca
+Pustaka
Desy Tri Artika
dan yang ke 3. rosalie pas tau hayden anak elliot kesenangan bgt dan bilang cucuku cucuku....kek nya kalo elliot anak yg ditukar ga bakal se senang it pas tau hasil tes hayden... jadi dugaan ku sementara adlaah elliot anak rosalie dan nathan white
neli sinaga
bagaimana ini??? sudah lama saya menunggu selanjutnya karna sibuk beberapa hari ini GK sempat cek. baru ini saya cek dgn semangat nonton iklan dulu biar bisa pakai bonus lagi.eh taunya hanya baca 1 Bab TAMAT. kesel tauu...kayak dipaksakan tamat,GK seru...padahal menurut cerita masih lumayan panjang.
Baca Semua Ulasan
SALQUEEN

SALQUEEN

Melihat orang bermain badminton sangat menyenangkan, mereka mengabiskan istirahat mereka hanya dengan melihat orang bermain badminton. Mereka itu berpisah saat kelas empat. Galaxy, Vian, Gerlan juga Natan berada di kelas 4D dan Queen, Sahira, Airin juga Arabella berada di kelas 4A. Dan saat kelas lima juga kelas enam ini mereka tidak sekelas dengan keempat laki-laki itu.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai pap main badminton malam hari
Baca
+Pustaka
Satu Malam Lagi, Paman!

Satu Malam Lagi, Paman!

“Hujan lagi tuh, nanti malam kayaknya dingin banget ya, Mas….” Sentuhan sensual dari Zia itu sukses menyurutkan niat Mahesa untuk mencari Kaira. “Starla udah tidur dari tadi,” bisik Zia sebelum ia berjalan memasuki rumah. Mahesa tersenyum saat menoleh ke arah pintu gerbang di mana Madhava menghilang beberapa menit yang lalu. Mahesa melangkah lebar, menyusul Zia. ** Di dalam kamarnya, Davina berulang kali melirik jam dinding yang menunjukkan angka pukul sebelas malam lewat.
1021.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 698 kali sebagai pap main badminton malam hari
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
Meow J
suka sama interaksi Kaisar Kaira soalnya klau mereka udh ketemu d tempat Rahaasia itu pastii bikinn panas+dingin, jantung ga aman, yg jomblo jd kebelet nikah......... unch bgt wkwkw gasuka sama hesa, zia, davina, Monica, and semua titisan D4jal lainnya terutama sasmonyong
Leah von herhardt
bagus, aku suka... kebangkitan wanita yg disia-siakan, ga pernah dilihat istimewa sm keluarga suaminy tp Paman suaminya yg gagah tampan mempesona dan alpha male itu ada buat dia. semoga Thor up Lebiih banyak soalny kurang trs aku baca, 10-15 bab sehari yah Thor. lop u Thor Almieww
Baca Semua Ulasan
Satu Malam Bersama Tuan Muda

Satu Malam Bersama Tuan Muda

Daniel berjalan dengan langkah yang tidak stabil, tubuhnya sedikit limbung akibat alkohol yang telah membanjiri sistem sarafnya sejak beberapa jam terakhir. Dengan mata yang mulai mengabur dan kepala yang terasa berat, ia menatap lift di depannya sambil mengerutkan kening, berusaha fokus untuk menekan tombol lantai paling atas—lantai di mana kamar favoritnya berada. Hotel tempat mereka biasa berkumpul ini bukan sembarang tempat; hotel mewah itu milik pamannya, yang tak lain adalah ayah Damian, sahabat sekaligus partner mabuknya malam ini.
826 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai pap main badminton malam hari
Baca
+Pustaka
Setelah Lima Tahun

Setelah Lima Tahun

Tepat di samping dia duduk. "Pagi, Pa," jawabnya sambil tersenyum. Sikapnya tidak berubah. "Ada ulangan hari ini?" "Nggak ada." "Papa ingin bicara sama, Kakak. Tapi besok-besok saja, pas Kakak libur sekolah. Kita ngobrol dan bermain badminton sama-sama." Rama menoleh. "Pentingkah, Pa. Bicara sekarang saja nggak apa-apa."
9.91.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.3K kali sebagai pap main badminton malam hari
Tampilkan Ulasan (132)
Baca
+Pustaka
shasa
cerita mba Lis pertama yg aku baca. langsung jatuh cinta, biar udah dibaca berkali- kali gak pernah bosan. keren .... gak pernah ketinggalan dg cerita yg lain. semangat berkarya mba Lis Susanawati ...
Jesi Sanctuary
Bener-bener ciamikk ceritanyaa! Izin promosi kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status