Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ANNORA

ANNORA

Farrel mengambil remote televisi dari tangan Gema, lalu mulai mengganti channel hingga membuat seluruh layar televisi dipenuhi wajah pucat penuh darah dengan mata melotot serta rambut panjang nanti acak-acakkan. "Anjir, setan." Devan yang kaget sontak berteriak sambil mengumpat, karena sungguh dia sangat takut dengan wajah hantu, sekali melihat wajah hantu dia akan terus terbayang wajahnya hingga berminggu-minggu.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai pare anom
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Tak Normal

Suamiku yang Tak Normal

Lote mencium bau parfum wanita dari tubuh Darren sewaktu dia mendekat. "Orang cuma bentar kok." Darren melepas bajunya, di lehernya, Lote melihat tanda merah. "Apa ini?" Lote menunjuk leher Darren. Pemuda itu bereaksi keras, menepi tangan Lote. "Apaan sih? Digigit nyamuk. Awas, gue mau mandi dulu." "Lo kira gue bego. Ini jelas bukan gigitan nyamuk!"
10818 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai pare anom
Baca
+Pustaka
PARALLEL

PARALLEL

“Proyek besar ini, aktivitas yang sedang kita lakukan … kita sedang menciptakan dunia yang baru dengan memanfaatkan Vacuum. Sejauh yang kita ketahui, dunia yang normal terdiri dari energi positif dan energi negatif. Artinya, Vacuum yang hanya terdiri dari energi positif, sedang berusaha menyesuaikan diri dengan menyerap energi negatif dari dunia lain yang memiliki muatan itu.” “Akibat dari proses penyesuaian diri ini, anomali mulai bermunculan di sekitar kita, contohnya adalah kemunculan Tiamat. Aku sudah menghubungi developer dan mereka mengatakan bahwa itu adalah ‘bug’. Kalau benar ini adalah bug, maka dalam setahun terakhir telah terjadi lebih dari seratus bug yang menimbulkan penyimpanga
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai pare anom
Baca
+Pustaka
Tetangga Aneh!

Tetangga Aneh!

Setelah agak lama berjibaku dengan aplikasi yang membuatku pusing, akhirnya ketemu juga dengan sebuah nomor asing yang masuk dalam daftar panggilan tak terjawab kemarin malam. Langsung saja tanpa aba-aba, aku salin nomor itu dan menyimpannya di fitur kontak ponselku. Kemudian, aku beri nama "Disturber" yang artinya "Pengganggu". Setelah puas bermain-main dengan ponsel aneh itu, meletakkannya kembali dan sebelum itu aplikasi sudah aku Clear App, agar tak terdeteksi bila sudah mengutak-atiknya secara brutal.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pare anom
Baca
+Pustaka
PARAMOUR

PARAMOUR

Pria itu duduk di samping Vivian sebelum akhirnya merain kedua kaki Vivian untuk ia letakan di pangkuannya. “Aku tidak sengaja melihatnya.” Vivian hanya bisa tersenyum senang menerima perlakuan manis Nathan. “Terlihat sangat menyakitkan. Kau tidak melapisinya dengan toe pad?" Pria itu mulai mengobati jari-jari Vivian yang merah. “Sudah, mungkin karena aku berlatih setiap hari jadi—” "Kau tahu Cedera apa yang selalu dialami oleh seorang Ballerina yang bahkan sudah berhati-hati? Anterior talar impingement, radang tendon, cidera panggul, fraktur—“
542 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai pare anom
Baca
+Pustaka
A.M.O.R.E.G.A

A.M.O.R.E.G.A

Mencoba peruntungannya semoga saja mimpi itu tidak lagi datang untuk sementara. A.M.O.R.E.G.A @Fatamorgana16
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai pare anom
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Disodorkannya gelas ke arah bartender, dan memberi isyarat dengan jari agar bartender itu kembali mengisinya. “Cukup An, kau sudah mabuk!” bartender bernama Bryan itu adalah teman Anara. Dia bekerja paruh waktu disini, untuk membiayai kuliahnya. Dia cowok yang cukup populer di kampus, karna darah blasteran yang mengalir dalam tubuh atletisnya. Tentu saja, wajahnya juga tampan.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai pare anom
Baca
+Pustaka
PAWANA

PAWANA

Dan ini hari pertama aku aku masuk sekolah. "Halo semua! Perkenalkan, namaku Azkayra Laila Annisa. Umurku 16 tahun. Alasan aku mengambil SMA ini karena...." "Karena tidak lolos tes SMA favorit, hahahaha!" Sial, mulut siapa itu? Aku melirik ke asal suara itu. Seorang laki-laki yang duduk di sudut dengan baju dan rambut berantakan melihatku. Dengan..... senyum.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pare anom
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status