Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tulang wangi

Tulang wangi

gua bilang tulus. Dia ketawa pelan, masih nyenterin sekitar. Sinar senternya mantul di dedaunan basah dan batang pohon yang gelap. Gua nanya lagi, “Emang amang gak takut, sendirian keliling begini?” Dia langsung nyeletuk, spontan tapi ngena, “Waaahhh… sieun naon, Jang! Leuwih sieun dapur teu ngebul tibatan kapanggih jurig!”
515 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as patung telanjang
Read
+Library
TETANGGA SEBELAH RUMAH

TETANGGA SEBELAH RUMAH

Tetangga Sebelah Rumah Part 2 Tak lama terdengar suara pintu diketuk, Tok! Tok! Tok! Aku pun langsung bergegas menuju ke ruang tamu untuk segera membukakan pintu. Dan ternyata yang datang adalah Mbak Ella, dia membawa sepiring pisang goreng di tangannya.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as patung telanjang
Read
+Library
TETANGGA BARU

TETANGGA BARU

POV ADRIAN ********* Jam sebelas malam. Aku menyelinap melalui portal belakang perumahan. Portal yang membatasi perumahan dengan perkampungan di belakangnya. Setelah melewati portal besi. Aku pun berjalan cepat menuju rumah satu lantai yang baru kembali dihuni. Pintu pagar yang tidak digembok. Memudahkan untuk masuk. Melewati pagar dan menutup pintunya asal. Aku pun melangkah cepat menuju pintu rumah.
1015.5K viewsCompletedAdded to Library 419 Times as patung telanjang
Read
+Library
Pelangkah Tanpa Syarat

Pelangkah Tanpa Syarat

Sungainya cukup besar tapi tidak dalam dan banyak sekali kijing--binatang bercangkang atau biasa disebut kerang darat yang enak dimakan di sana Mas Ragil menceritakan semuanya melalui pesan yang panjang lebar hingga aku kembali mengingat kejadiannya. Niat banget ya dia. Mas Ragil sebagai orang kota tentu antusias melihat ada kijing sebesar itu dan dia mengambilnya sambil tersenyum padaku. “Kalau di tempatmu, ini namanya apa?” aku bertanya waktu itu karena dia memberikan kerang darat itu padaku. Tentu saja aku tidak mau. Buat apa?
104.6K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as patung telanjang
Read
+Library
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Kedua tangannya bersilang di depan tubuh, berusaha mati-matian menutupi area dada dari bodysuit kulit sintetis yang potongannya terlalu rendah dan mengekspos belahannya dengan sangat eksplisit. Bando dengan dua telinga kelinci panjang yang bertengger di kepalanya terasa sangat konyol, dan jepitan garter di pahanya terasa dingin menyentuh kulit. Ia merasa seperti boneka mainan murahan, jauh dari kesan elegan yang biasa ia tampilkan. Begitu Ruby mengangkat wajahnya, napasnya seketika tercekat.
1013.7K viewsOngoingAdded to Library 329 Times as patung telanjang
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Matanya hitam legam dengan pupil mata yang berwarna merah. Juga tangan-tangannya yang keriput dengan urat-urat yang menonjol dari tangan-tangan tersebut. Kukunya terlihat sangat panjang dan tajam. Dan dengan santainya tangan tersebut memegang genteng sambil memainkan jari-jarinya sambil duduk menatapku dengan tertawanya yang menyeramkan. Hiii hiiii hiiii hiiii hiiii
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 25.3K Times as patung telanjang
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Tumbal.” Kata itu bergema di ruangan, membuat Lila merasakan dingin menjalar ke seluruh tubuhnya. Sebelum Lila bisa bereaksi, pintu ruangan tiba-tiba terbuka. Seorang pria tua dengan tongkat dan jubah hitam panjang melangkah masuk. Wajahnya penuh dengan keriput, tetapi matanya memancarkan ketenangan. “Sudah cukup,” kata pria itu dengan suara yang dalam.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as patung telanjang
Read
+Library
Tanpa Restu

Tanpa Restu

Karna hari sudah mulai petang aku memutuskan untuk pulang, alhamdulilah Abidal juga sudah diam setelah kuberi makan, mungkin dia terus menangis karna lapar. " Lihatlah itu, ada tengkorak hidup hihihi " bisik iparku dan tetangga lainnya. Memang tubuhku sangat kurus dan tidak terurus, aku hanya fokus mengurus Abidal, tak heran jika Evan berpaling dariku. Seperti biasa aku hanya diam dan langsung masuk ke dalam rumah.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as patung telanjang
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Pria itu mengenakan celana pangsi hitam dengan atasan surjan lurik yang sudah lusuh dan pudar warnanya. Pria tua itu terpaku sejenak di depan mulut pintu, menatapku. Sementara kedua telapak tangannya bertumpu pada sebuah tongkat kayu berwarna cokelat yang memiliki pegangan melengkung seperti crook handle sebuah payung.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as patung telanjang
Read
+Library
Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani

Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani

Udara pagi menyambutnya, lebih dingin dan lembap, membuat kulit lengannya sedikit meremang. Alianne berhenti tepat di tepi halaman. Pandangannya tertuju pada sebuah air mancur besar di tengah pelataran. Patung anak kecil bersayap berdiri di sana. Telanjang, berpipi chubby, dengan ekspresi polos. Kedua tangannya memegang sebuah kendi, sementara dari mulut patung itu, air memancar tanpa henti, jatuh ke kolam dengan suara gemericik yang menenangkan sekaligus asing. Alianne menatapnya lama, alisnya sedikit berkerut. ‘Di zaman ini tidak ada listrik. Bagaimana cara kerjanya, ya?’
102.7K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as patung telanjang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status