Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Paman, Bawa Aku Pergi

Paman, Bawa Aku Pergi

Sebuah bayangan besar jatuh menutupi tubuhnya diikuti dengan sebuah payung besar yang menadahi. Anya mendongak dengan wajah basah kuyup. Bagas Darmawan berdiri di sana. Wajahnya begitu tenang dan berwibawa, namun matanya menatap Anya dengan sungguh dalam. Bagas memegang payung itu dengan kokoh, membiarkan separuh bahu jasnya sendiri basah kuyup. Ia menyesuaikan letak payungnya, memastikan Anya terlindungi sepenuhnya.
879 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Shelly menatap tajam ke semua orang, terutama Johnny yang berperan sebagai pemimpin anggota. "Lagian Peter ngapain sih pakai tadi ke semak-semak segala? Jadi kesengat lebah Mouver kan?" Bukannya membantu, Angela malah menyalahkan Peter atas perbuatan bangsawan pria itu sendiri. "Sebentar, akan ku sembuhkan."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

Fahri : Ngajak gelut maneh (Ngajak berantem), Yan! Pian : Lo nggak mau sakit, tapi nyubit gue duluan, Njir! Hendra : Coba lo pada itung, berapa kali Ari bilang kampret, mana tau ada hadiah payung cantik atau gelas berlogo kampret 🤣🤣 Fahri : Anying siah, Ndra! Hendra : Eits! Udah mau jadi bapack, Ri! Mulut lo behave dikit, napa!
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sang Pelindung Turun Gunung

Sang Pelindung Turun Gunung

"Kalau aku tidak mau bayar?" Pemuda bertato itu tertawa kecil, matanya melirik rakus ke arah Raelynn Howell dan Sophia Hayes. "Itu dua cewekmu? Cantik juga. Kalau kamu tidak mau bayar, tidak masalah. Biarkan saja dua gadis ini ikut dengan kami. Temani kami malam ini, buat kami senang. Soal uang, bisa kami anggap lunas." Kilatan dingin melintas di mata Marcus. Ia tersenyum ringan. "Satu juta? Aku pikir kalian datang membawa urusan yang lebih serius…"
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi untuk balas dendam

Reinkarnasi untuk balas dendam

Apakah kamu sakit? “ Apakah kamu tidak melihat berita terbaru?” Nancy bertanya, “ Apakah kamu tidak mendengar tentang penyanyi baru yang bernama Ming Yu? Karena dia karier saya akan jatuh. Joya menulis lagu untuknya dan membalas dendam untuk saya. Apa yang harus saya lakukan saat karier saya di pertaruhkan? Pergi dan nikmati peragaan busana sialan itu!” Windy tertawa menyodok dahi Nancy, “ kamu khawatir tentang ini. Kamu adalah Nancy yang sangat populer jadi bersantailah!”
1042.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanya Alya “Iya, mandi hujan. Jadi, kita berlarian di tengah hujan, tertawa bersama dan lain-lain. Seperti biasa ketika kita bermain bersama dengan teman-teman, hanya saja ada air yang jatuh dari langit dan membasahi pakaian kita. Ibu mengatakan, itu yang di namakan mandi hujan. Seru tahu, ayo?” Alya hanya menganggukkan kepalanya, mendengar kata-kataku tadi. Setelah memastikan tidak ada kendaraan yang melintas di jalan, Aku langsung menarik Alya, berlarian di tengah derasnya hujan. Alya yang awalnya takut kalau seragamnya kotor, kini pikiran itu menghilang seketika. Alya berlari sambil berteriak sekencang-kencangnya. Pikiran tentang Zahir, kini lenyap diterpa hujan yang sangat deras. Emosi y
108.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sang Penggoda

Sang Penggoda

Tangan Prasetyo bermain pada gunung kembar wanita paruh baya itu yang sudah tertutup rapi. “Mas, kalau kita seperti ini kapan aku akan pulang?” tanya Linda dengan manjanya. “Aku hampir lupa, Sayang. Untung kamu ingatin aku, habisnya dirimu bikin candu,” jawab Praseto melepaskan tubuh Linda dari dirinya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Aku lupa tak membawa payung. Saat bingung mencari sesuatu yang bisa kugunakan untuk menghalau hujan. Agar tak kebasahan menuju parkiran. Mas Brian datang memberikan payung "Pakailah, nanti kamu masuk angin!" Sejenak aku tertegun menatap pria yang memiliki rahang tegas itu. "Kalo aku yang pakai, nanti kamu yang basah," tolakku. "Kamu mau kita jalan bersama pakai payung ini?"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Harta, Tahta, Obsesi Gila

Harta, Tahta, Obsesi Gila

Hingga Arkana pun bukannya mengerti maksud Arletta, malah makin bingung di tempatnya. "Bagian mana dari lagu ini yang nyindir kamu. Bukannya ini hanya lagu tentang semangat untuk diri sendiri?" Lagu yang tengah berputar kali ini memang berjudul 'ku bahagia' masih by Melly goeslow. Sepertinya si penyanyi penggemar setia Mbak Melly deh. Lagu yang dibawakannya sedari tadi milik Mbak Melly Goeslaw terus soalnya.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 883 kali sebagai payung songsong
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Arletta....ksu sangat beruntung mendapatkan sahsbat seperti Karmila Semogs persahabatan Arlettta & Karmila tettsp langgeng hingga ke anak cucu......... Terima kasih Teteh Amih Lilis Ditunggu karya - karya berikutnya...️...️...️
Sindy Septi
ceritanya keren banget dan konflik bgt pokoknya...gimana kuat dan tangguhnya arletta menjalani kehidupannya yg penuh dengan konflik dimulai dari kecil udah kehilangan saudara kembarnya dan ketika dewasa dia harus bertahan menjalani kehidupannya yg keras pokoknya kawal sampe tamat ceritanya
Baca Semua Ulasan
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

"Aku janji, kita cuma masuk sebentar terus pulang. Abis nabok Karen pake fakta kalo kita nggak kayak yang dia bilang, kita langsung pulang." Anin menghela napas pasrah. Mau bagaimana lagi? Ia tidak yakin Viona akan menyerah dengan tekadnya jika ia terus menolak. Yang ada malah mereka akan berdiri terus di tempat yang sama hingga pagi datang. Memilih mengalah, Anin perlahan melepas cardigan yang membungkus pakaiannya dari luar. Setelah kain itu terlepas, terlihat Anin hanya mengenakan baju ketat model sabrina dengan panjang yang jauh di atas lutut. Viona tersenyum puas melihatnya, lalu kembali menoleh pada petugas keamanan yang berjaga di depan pintu club. "Sekarang kita boleh masuk, kan?"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai payung songsong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status