Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

Kopi itu terlalu sayang untuk dilewatkan. “Kayu bakar dan kopi. Dua cara khusus untuk memanggil dirimu! Panther memang yang terbaik, bukan?!” ucap Coque terdengar begitu antusias. Merpola terlalu sibuk untuk menanggapi ucapan Coque. Wanita tua itu menyeruput dengan ekspresi yang tidak terlukiskan puasnya. “Kurasa aku sudah menemukan peracik kopi terbaikku,” gumam Merpola dengan lirikan kagum pada Coque.
9.733.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Hal lain yang hampir membuatnya ingkar dari janjinya dengan Rachel tak lain adalah kopi. Saat pertama kali Karina mengenalkan Reno dengan kopi Aceh, Reno sungguh menyukainya. Tandas dalam beberapa saat. Namun sejenak kemudian dia tersadar, teringat dengan perasaan Rachel dan janjinya untuk tak memperlakukan Karina sebagaimana seorang istri. Maka di hari berikutnya, ketika Reno dibuatkan kembali kopi itu, dia mati-matian menahan diri untuk tak meneguknya. Kadang saking tak ingin tergoda dengan aroma kopi itu, dia pecahkan sekalian cangkir kopi itu. Walau kadang, ada kalanya dia gagal menahan godaan dan malah menyesapnya sedikit.
10239.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
Lelaki untuk Deline

Lelaki untuk Deline

ucapnya, lalu memasukkan gulungan pasta ke mulut. Romantica Coffe adalah sebuah tempat minum kopi favorit hampir semua pencinta kopi. Memiliki banyak cabang, dikenal dengan sensasi yang tidak bisa dideskripsikan lewat kata, serta rumah bagi orang-orang yang ingin merasakan suasana tenang dan aroma khas. Membuat orang berpikir, ketika kamu lelah mewarnai gelapnya hidup, maka lihatlah ke dalam cangkir berisi kopi, tak akan ada rasa manis bila gula tidak melengkapinya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

terang Leo. “Ya, udah putus sama Andin hampir enam bulan lalu,” jawab Akira seraya menyesap espresso-nya. Memang kopi pilihan kedai Morning Mist ini memiliki kualitas terbaik. “Kopi apa ini Leo, kok enak banget sih?”Akira terdistraksi dengan rasa kopi dan harumnya yang benar-benar menggugah indra penciumannya. “Oh, ini kopi Flores Bajawa. Gue dapet satu supplier yang oke banget. Mereka juga sudah mulai ekspor ke beberapa negara.” ujar Leo bangga.
1029.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Tidak ada yang curiga akan pembuatan kopi yang sedang Sumi lakukan namun, tak sedikit juga model wanita yang melirik kemana arah Sumi melangkah jauh bahkan hanya untuk membuat kopi. Sumi meyeduhkan air panas kedalam kopi yang ia buat, tak lupa pula ritual yang selalu ia gunakan untuk membuat kopi yang begitu enak untuk kekasihnya tersebut. Ia mulai membuka celana dalamnya dengan mata yang melirik ke segala arah, untuk memastikan tidak ada satupun orang yang mengetahui perbuatannya. “Ada apa dengan, Sumi, mengapa ia membuat kopi dengan cara mengendap dari semua orang bahkan sampai membuka celana dalamnya?” Sophia tak sengaja melihat dari balik pintu kamar mandi.
10593 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
FATED

FATED

Kepulan itu menghangatkan badanku, di tengah dinginnya ruangan yang memiliki pendingin ruangan bak di antartika itu. Kuteguk kopi itu perlahan-lahan. Cairan berwarna hitam pekat itu selalu mengejutkanku dengan rasanya. Rasanya sangat mudah ditebak, yaitu pahit. Namun, bagiku, kopi lebih dari itu. Ada cita rasa unik yang tidak dapat kau temukan di dalam minuman lainnya. Pahit, namun sangat adiktif. Kau selalu ingin meminumnya lagi dan lagi. Seakan-akan ada nikotin di dalam kopi itu yang membuatmu ingin mengetahui rasa apa yang sebenarnya terkandung di dalam kopi itu.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei tidak kuasa menahan senyumannya. “Jenis kopinya yaitu arabika, librika, robusta, excelsa.” Ujar Haru lagi dia menoleh melihat Kirei yang berada di samping atasannya dengan menyunggingkan senyum. Kirei mendengus kesal mendengar kata asing baginya dia menatap kesal Haru tapi langsung merubah ekspresi menjadi senyuman saat menatap atasannya dan berkata.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Namun, malu dan takut menghantuinya terus. “Duh, padahal Bibi teh bawain kopi, nih!” Khaira menatap nanar cairan kental dalam cup berukuran large yang disodorkan Bi Ocih. Dari warnanya yang tidak terlalu pekat, Khaira mengenalinya sebagai moccacino latte. Salah satu varian kopi yang paling banyak digemari di kedainya setelah cappucinno dan caffe latte.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai pecinta kopi
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Baca Semua Ulasan
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

Namun ibarat mawar di tepi jurang, susah diraih hanya mampu dilihat dari kejauhan. Sebelum menjawab, Aini mengedar pandangan ke sudut-sudut kafe bernama SAMANTA. Ia mengamati lukisan abstruk di setiap dingding kafe tersebut. Ada juga sebuah tulisan unik tentang filosofi kopi. "Sesempurna apapun kopi yang kamu buat, kopi tetaplah kopi. Punya sisi pahit yang tidak mungkin berubah"
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
MR. CINDERELLA (INDONESIA)

MR. CINDERELLA (INDONESIA)

Pram sempat kesal juga karenanya, hingga dia masuk kembali ke dalam unit apartement itu sambil geleng-geleng kepala menatap Cinta yang menekuk wajahnya sambil berselonjor di sofa. Apa susahnya bikin kopi sendiri? Tinggal tuang dari coffee maker dan ditambah sedikit gula. Tapi kata Sabrina, Cinta sudah kecanduan dengan kopi hitam buatan Pram. Bahkan saat ini, jika gadis itu disuruh memilih antara kopi buatan Pram atau Vodka, dengan tegasnya dia memilih kopi hasil racikan tangan Pram. Untuk menahan kelopak matanya yang berat, dia putuskan untuk melangkah menuju pintu balkon yang masih tertutup tirai di tengah dinding.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai pecinta kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status