Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mertuaku Adalah Maut

Mertuaku Adalah Maut

Dimas jadi semakin penasaran. "Tumbal atau dengan uang." "Tumbal? Nyawa manusia gitu?" Dimas agak ngeri dengan istilah tumbal yang diberitahu oleh Laila. "Iya." Laila langsung mengangguk cepat. "Jangan deh, La. Aku gak mau pakai gituan. Nanti dosa banget sama Tuhan loh ... namanya menghilangkan nyawa orang lain." "Nah ... makanya ada pilihan kedua, Mas."
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
Pendekar Tangan Dewa

Pendekar Tangan Dewa

"Kalau begitu, bersihkan aku ..., jika memang kalian sanggup." Pertarungan pun akhirnya meledak. Pria berjubah hitam itu melepaskan jurus Pedang Bayangan Gelap. Angin menderu, menyayat kulit seperti bilah baja. Namun Li Bing menggunakan jurus Sepasang Tangan Dewa Kematian. Tangan kirinya menangkis, tangan kanannya menghantam—membuat tubuh musuh terpental membentur pilar batu.
73.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Siluman

Pendekar Naga Siluman

Ketika mereka berada di bawah tebing Satya segera mengajak Tono, Bamb dan Galang berhenti di tempat itu. "Kita akan berlatih di sini Gilang!" Kata Satya. Satya kemudian mengajarkan pada Galang teknik semedi (meditasi ) yang pernah di ajarkan Mbah Guno. Sedangkan Hartono dan Bamb berlatih dengan menggunakan katana. Ternyata Tono dan Bamb sedang berlatih satu jurus khusus dengan menggunakan katana ini. "Jurus Pedang Naga Siluman" yang berdasarkan langkah langkah empat penjuru dan satu pancer.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Pedang milik Cakara yang diwariskan kepadanya oleh Dewi Es Lian Xie, kekasih Iblis Es tersebut. "Pedang ini bernama Pedang Kesengsaraan. Pedang yang dibuat khusus untuk menyiksa jiwa para penjahat dari dunia manusia maupun dunia dewa. Pedang ini memiliki mantra yang sulit di patahkan jika sampai kau tergores olehnya. Jadi, berhati-hatilah...Meski kau tidak mati sungguhan karena ini hanyalah Medan perang ilusi, kau akan tetap mendapatkan luka yang sangat menyiksa di luar sana. Jiwamu akan terluka dan kau akan dihantui sesuatu yang tak pernah terbayangkan..." kata Onimusha. Bara terdiam mendengar ucapan Dewa kematian tersebut.
8.962.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

Detik berikutnya, sosoknya tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Di Mo untuk pertama kalinya melepaskan jurus pamungkas dari Teknik Pedang Malam Gelap—Pedang Penghilang Malam Gelap. Ini adalah salah satu dari tiga jurus pamungkas Teknik Pedang Malam Gelap, dan juga jurus pembunuh terbaru yang telah dikuasainya. Begitu pedang ini dilepaskan, ia tidak akan meninggalkan jejak. Begitu pedang ini dilepaskan, siapa pun yang berada di bawah Alam Ilahi pasti akan mati.
1037.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 793 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
A girl is a gun

A girl is a gun

"Berdoalah, karena malam ini malaikat maut sudah menunggu kalian!" DOR! DOR! Dua letusan senjata api terdengar dan dua nyawa melayang tanpa sempat memberikan perlawanan. Sementara sang malaikat maut dalam wujud manusia itu tertawa. Dengan penuh kepuasaan ia menghampiri korbannya, memeriksa apa mereka masih hidup atau benar-benar sudah pergi ke neraka.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Kala itu ponsel tidak sepopuler sekarang, sehingga sulit untuk mencari bantuan. Karena banyaknya korban, salah satu Malaikat Maut diturunkan. Itu adalah Luc. Aku bisa mengerti kenapa semua orang menganggap malaikat maut menakutkan. Matanya merah seperti darah dan menyala-nyala dalam kebengisan, kala itu dia masih gemar menggunakan jubah hitam yang menutupi seluruh tubuhnya. Namun bukan hanya itu, hal yang paling mngerikan tentang Malaikat Maut adalah sabitnya. Sabit itu berisi kutukan dan kematian. Tidak ada makhluk hidup yang boleh memegangnya. Hanya dengan mengayunannya, benda itu akan mencabut jiwa dari tubuh makhluk hidup.
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
Tiada Hidup Tanpa Sistem

Tiada Hidup Tanpa Sistem

Desain senjata tersebut seperti menggambarkan bulan sabit yang bersinar di langit, dengan lengkungan yang indah dan penuh keanggunan. "Siapa kau?" kata Alex seraya mengarahkan ujung pedangnya ke arah gadis itu, suaranya gemetar sedikit namun penuh dengan ketegasan. Dia menahan napasnya saat tatapan intensitasnya menembus ke dalam kedalaman mata gadis itu. Dengan suara yang lembut namun mengandung kekuatan yang tak terbantahkan, gadis bertopeng itu menjawab, "Aku adalah malaikat mautmu, dan malam ini akan menjadi malam kematianmu, Alex!"
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

“Hiaaaat! Permana lalu meloncat memainkan sebuah jurus pedang. Gerakannya cepat, dan serangannya berubah-ubah, tidak bisa ditebak. Bukan hanya gerakannya, tenaga yang dihasilkan dari tiap sabetan pedang menimbul desiran angin yang menyebarkan hawa dingin. Semua yang melihat permainan pedang itu berdecak kagum melihatnya. Permana bak seperti malaikat maut yang sedang menari dengan pedang di tangan. Dalam sebuah kesempatan, Permana melepaskan pedang dari tangan, pedang itu kemudian berputar-putar dengan cepat, memancarkan sinar biru yang menghantam dengan ganas. “Dar! Dar!” Batu dan pepohanan tumbang dan hancur berantakan terkerna sambaran pedang pusaka yang dimainkan Permana. Tanpa disadari,
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Kami semua terkejut, "Siapa itu Mal? Malam-malam di dapur?" Tanya Ali padaku. "Aku juga gak tau." "Apa jangan-jangan... itu makhluk halus Mal?!" "Jangan ngaco Li! Ya pasti orang lah, masa setan. Kau juga Den, Jangan senyum-senyum saja? Emangnya lucu apa!?" "Iya, aku heran saja liat kalian berdua ribut. Mendingan kita samperin saja sekarang." Jawab Deni sambil membetulkan jaket hangatnya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai pedang malaikat maut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status