Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Hanya bulir air mata merembes perlahan, tersamarkan oleh rinai yang telah menjelma menjadi rintik hujan. “Kau wanita pembawa sial!” Julukan wanita pembawa sial terus bergema di telinga Amisha. Gaungnya menghantam keras jantung hati Amisha, meninggalkan rongga luka yang teramat dalam. Tanpa sadar Amisha melupakan hakikat sebuah takdir. Ia mulai mempertanyakan suka duka kehidupan di sekitarnya dan mengaitkan semua itu dengan dirinya. Di hari pernikahannya dengan Sonny ia merasa sangat bahagia, tetapi kebahagiaan itu berakhir dengan duka bagi keluarga Sonny.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as pembawa sial
Read
+Library
Wanita Masa lalu SANG CEO

Wanita Masa lalu SANG CEO

"Ya, kamu memang putrinya, tapi kamu terlahir dari rahim wanita sial, dan kelahiran kamu pun adalah petaka bagi Mas Vito! Adanya kalian di hidupnya membuat hidup dia berantakan! Jika bukan karena wasiatnya, kami tidak sudi menyatukannya satu liang lahat dengan wanita itu!” Kasih tersenyum tipis, entah sudah berapa kali kata 'pembawa sial' selalu saja dia dengar saat kecil, dan saat ini dia mendengarnya lagi setelah suara bising itu mereda. "Tante Vita bukan Tuhan, jadi berhentilah mengatakan kami adalah pembawa sial."
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 438 Times as pembawa sial
Read
+Library
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

“Memang bidadari itu nyata dan jelmaan itu adanya pada kamu, Nak.” Alysa setengah tertawa mendengar pujian dari Nia. “Ibu selalu saja pintar membuat Alysa malu.” “Nak Alysa memang bidadari penyelamat, itu memang fakta,” balas Nia menegaskan. Nia melihat ke belakang dan tidak melihat ada orang yang masuk lagi, "Nak Zayn dan Maha kemana?”
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as pembawa sial
Read
+Library
Nyonya Kaya Itu Hanya Lulusan SMA

Nyonya Kaya Itu Hanya Lulusan SMA

lanjut Nara. "Bulshit, omong kosong. Memang kamu nya saja pembawa sial." "Tuan, sebaiknya Anda jauhi wanita ini, dia pembawa sial bagi siapapun yang berada di dekatnya," ujar Mouren, berkata lagi pada Angkasa. "Oh ...." hanya itu tanggapan Angkasa. "Kita pulang, disini memalukan," ujar Nara. "Hei, kemana kamu? Dasar wanita pembawa sial, jangan lagi kamu tampakkan wajahmu di depanku! Atau kamu akan menyesal," ancam Mouren setengah berteriak.
9.28.3K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as pembawa sial
Read
+Library
Cinta Pertama Uncle Will

Cinta Pertama Uncle Will

“Hal ini nggak akan terjadi lagi.” “Aku pembawa sial, kamu nggak takut?” tanya Alexandra. “Aku baru sadar, gimana kalau aku juga bawa sial dalam hidupmu?” “Aku nggak pernah merasa sial, buktinya aku ada di sini, aku di sini dengan perempuan yang aku cintai. Aku akan menjadi seorang ayah. Dan sebentar lagi aku naik jabatan. Apakah itu sial?
1025.7K viewsCompletedAdded to Library 590 Times as pembawa sial
Read
+Library
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

Papa David semakin frustrasi. *** Jerico memberhentikan mobilnya di pinggir jalan saat baru melampaui setengah perjalanan. Dia diam sebentar kemudian menatap Shena di kursi penumpang samping. "Aku tidak bisa mengantarkanmu pulang. Kau bisa sendiri, kan?" kata Jerico. Dia malas berlama-lama dengan perempuan lain apalagi berada di mobilnya. "Kenapa? Aku menyusahkanmu?" Shena mengira jika Jerico sedang ingin sendiri dan mengusirnya secara halus.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as pembawa sial
Read
+Library
Membawa Kabur Benih Sang Paman

Membawa Kabur Benih Sang Paman

Saham perusahaan turun 5% dalam satu jam terakhir. ‘Media sudah mencium aroma pembatalan pertunangan. Wartawan sudah mengepung lobi kantor. Jangan masuk lewat pintu depan.’ Steven mengeratkan cengkeramannya pada kemudi. Dia lalu menginjak pedal gas lebih dalam, membuat mesin mobil sportnya menderu membelah jalanan kota yang mulai gelap. Sesampainya di gedung perusahaan, Steven memilih akses lift rahasia dari lantai parkir bawah tanah.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as pembawa sial
Read
+Library
Anak Selingkuhan itu....

Anak Selingkuhan itu....

bisik sisil " bawel, gimana mau petakilan, jalan aja susah!" " pak, ini di tuntun bini nya biar keliatan bucin gitu." panggil sisil " siap sil, perlu di gendong ga? biar keliatan lebih romatis gitu." " ya boleh sih pak, kuat ga angkat ida?" cengir sisil "kuat lah sil.... karung beras aja aku bisa angkat.!."
827 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as pembawa sial
Read
+Library
Dominasi sang Pewaris

Dominasi sang Pewaris

Wanita itu senang karena pikiran buruk di kepalanya tidak terjadi. Dan saat mereka telah sampai di kursi mereka, tatapan sinis dari para pembuat onar menyambut. "Dasar bodoh! Susah payah mendapat kehormatan, malah menghancurkannya dengan mengaku sebagai kurir pizza. Apa gunanya setelan yang kamu kenakan jika sikapmu masih sama seperti pengantar pizza?" "Sekali bodoh ya tetap bodoh. Apa gunanya hebat bermain piano kalau hanya menjadi pengantar pizza? Memalukan!"
9.260.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pembawa sial
Read
+Library
Ayah Pembawa Masalah

Ayah Pembawa Masalah

Jika tidak, hidup kita akan makin sulit. Ibu berkata bahwa aku masih kecil dan tidak tahu apa-apa. Namun, Ibu diam-diam membuka rekening baru. Buku tabungan itu berisi sekitar delapan ratus juta, yang akan digunakan untuk mahar kakak dan beli mobil. Di kehidupan terakhirku, mereka tidak menggunakan uang itu padahal tahu kalau aku mungkin akan dipenjara. Pada hari aku bekerja sebagai pengasuh laki-laki tua karena butuh uang, kakakku membeli mobil baru.
7.4K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as pembawa sial
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status