Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nyonya Kaya Itu Hanya Lulusan SMA

Nyonya Kaya Itu Hanya Lulusan SMA

lanjut Nara. "Bulshit, omong kosong. Memang kamu nya saja pembawa sial." "Tuan, sebaiknya Anda jauhi wanita ini, dia pembawa sial bagi siapapun yang berada di dekatnya," ujar Mouren, berkata lagi pada Angkasa. "Oh ...." hanya itu tanggapan Angkasa. "Kita pulang, disini memalukan," ujar Nara. "Hei, kemana kamu? Dasar wanita pembawa sial, jangan lagi kamu tampakkan wajahmu di depanku! Atau kamu akan menyesal," ancam Mouren setengah berteriak.
9.28.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 211 Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
Cinta Pertama Uncle Will

Cinta Pertama Uncle Will

“Hal ini nggak akan terjadi lagi.” “Aku pembawa sial, kamu nggak takut?” tanya Alexandra. “Aku baru sadar, gimana kalau aku juga bawa sial dalam hidupmu?” “Aku nggak pernah merasa sial, buktinya aku ada di sini, aku di sini dengan perempuan yang aku cintai. Aku akan menjadi seorang ayah. Dan sebentar lagi aku naik jabatan. Apakah itu sial?
1025.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 584 Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Dari tatapan matanya terpancar rasa kesal. “Apa kata, Bapak? Pembawa sial? Siapa yang pembawa sial?” tantang Irene mendadak kesal. Orang seperti ini memang tidak bisa dituruti kemauannya. Dia harus melawan! “Kamu! Setiap ada kamu, saya selalu sial. Kaca mobil pecah, kemarin ketumpahan kopi. Terus, sekarang mau apa? Nanti kamu jauh-jauh dari saya, biar saya yang turun duluan. Karena saya tidak mau satu lift dengan kamu!” tegas lelaki itu.
1088.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
Istri Kilat Presdir Tampan

Istri Kilat Presdir Tampan

Air mata kini menetes dari pelupuk matanya. “Siapa pun yang pernah mengatakan jika kamu pembawa sial, mereka tidak pernah merasakan bagaimana kamu membawa kebahagiaan ke dalam hidup seseorang. Ke hidupku, ke hidup Kakek.” Arthur mencoba menatap wajah Kian yang tertunduk. “Jika bukan karenamu, aku mungkin sudah tenggelam di dasar sungai. Lalu, bagaimana bisa kamu bilang dirimu adalah pembawa sial?”
1047.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
Racun Mulut Tetangga

Racun Mulut Tetangga

ucap seseorang lagi. Mereka kembali mengamuk karena merasa dipermalukan. Seperti seorang yang kesetanan mereka melakukan drama dan memakiku kembali. Mereka menuduhku sebagai pembawa malapetaka di kehidupan mereka sehingga dimana-mana selalu tertimpa sial juga selalu dipermalukan didepan banyak orang. "Manusia sialan wanita murahan kamu sudah meracuni otak keponakanku sehingga dia membenciku seperti ini. Kamu pembawa sial!" seru pak Roni.
1042.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
Wanita Masa lalu SANG CEO

Wanita Masa lalu SANG CEO

"Ya, kamu memang putrinya, tapi kamu terlahir dari rahim wanita sial, dan kelahiran kamu pun adalah petaka bagi Mas Vito! Adanya kalian di hidupnya membuat hidup dia berantakan! Jika bukan karena wasiatnya, kami tidak sudi menyatukannya satu liang lahat dengan wanita itu!” Kasih tersenyum tipis, entah sudah berapa kali kata 'pembawa sial' selalu saja dia dengar saat kecil, dan saat ini dia mendengarnya lagi setelah suara bising itu mereda. "Tante Vita bukan Tuhan, jadi berhentilah mengatakan kami adalah pembawa sial."
1014.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 430 Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
Berhenti Menggodaku, Kakak Tiri!

Berhenti Menggodaku, Kakak Tiri!

Alesa berkacak pinggang. "Jangan-jangan ada jin pembawa sial yang menempel padamu. Kau seperti magnet musibah," ucap Alesa. Candaan Alesa yang spontan itu menghantam dada Lyra seperti godam. Kalimat "pembawa sial" menggema di kepalanya, memanggil kembali suara ibunya yang penuh kebencian di rumah sakit tadi. Bayangan ekspresi wajah ibunya saat mendorongnya hingga terjatuh tadi kembali terbayang dengan jelas.
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 77 Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
Dalam Dekapan Sang Pengacara Dingin

Dalam Dekapan Sang Pengacara Dingin

pinta Kayla sambil menggenggam tangan Tiago yang membiru itu. "Sial, Kayla! Maafkan aku, tapi aku tidak bisa berpikir, Kayla! Pembunuh itu membesarkan aku, tapi dia tetap seorang pembunuh! Pembunuh itu memberikan ketidakadilan padaku tapi membuatku hidup makmur dan sukses! Tapi dia tetap memisahkan aku dengan ayah kandungku, dia juga membuat nenekku meninggal! Katakan aku harus bagaimana, Kayla? Sial! Sam Benedict! Sial! Apa gunanya kau menjadi Hakim kalau kau melanggar hukum dan main Hakim sendiri! Sial!"
1026.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 579 Beses bilang pembawa sial
Ipakita ang mga Review (9)
Read
+Library
Mommykai22
Hai semua, akhirnya novel ini tamat juga. Makasih semua yang sudah setia mengikuti novel ini sampai tamat. Maafkan kalau novelnya masih banyak kekurangan. Sampai jumpa di novel author yang lain yaa ....
Monochrome
It’s already annoyed me from the very beginning. Oke asumsinya tokoh perempuan lugu 18thn ga ngerti visum, tapi kan lgsg dilaporin polisi dr awal pasti kan dia ada penjelasan ke polisi kalo diperkosa, ofkors polisi yg lgsg nyuruh minta visum. I know it’s fiction, but make it make sense please ...
Basahin ang Lahat ng Review
Pengasuh Cantik Dan CEO Dingin

Pengasuh Cantik Dan CEO Dingin

Baru setelah mengucapkan itu, Dallen melepaskan Elena yang terdiam. “Sekali lagi kau bicara padauk tentang dia, kau akan tahu akibatnya." Usai memberikan ancamannya, Dallen pergi meninggalkan Elena. Elena masih merasakan sakit atas perbuatan Dallen padanya, tapi bukan itu yang menghentikan langkahnya. Ia berhenti karena begitu terkejut mendengar Dallen menyebut Hannah sebagai pembawa sial. Di usia yang sudah 24 tahun, ini adalah kedua kalinya Elena mendengar seorang ayah menyebut anaknya sebagai seorang pembawa sial dan itu sama menyakitkannya.
2.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 74 Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
Membawa Kembali Masa Lalu

Membawa Kembali Masa Lalu

Papa David semakin frustrasi. *** Jerico memberhentikan mobilnya di pinggir jalan saat baru melampaui setengah perjalanan. Dia diam sebentar kemudian menatap Shena di kursi penumpang samping. "Aku tidak bisa mengantarkanmu pulang. Kau bisa sendiri, kan?" kata Jerico. Dia malas berlama-lama dengan perempuan lain apalagi berada di mobilnya. "Kenapa? Aku menyusahkanmu?" Shena mengira jika Jerico sedang ingin sendiri dan mengusirnya secara halus.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 125 Beses bilang pembawa sial
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status