Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Kecil Penuh Memar

Gadis Kecil Penuh Memar

Sambil terus berkeliling gerai, sesekali Ia juga menarik tangan Adam sedikit keras karena Adam selalu saja terhenti saat ada mainan yang menarik perhatiannya. “Adam, ayo! Nanti kamu cari lagi, kita harus temukan Ibu dulu!” jelas Mita sedikit kesal pada adiknya. Akhirnya mereka menemukan Ibunya di sudut gerai mainan khusus mainan anak-anak wanita. Dekorasi serba pink di sekeliling booth menunjukkan bahwa memang ini bagian khusus mainan wanita. “Bu, Ibu? Ibu sedang apa disini?” tanya Mita dari arah belakang Ibunya sambil menggandeng Adam.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as pendosa kecil
Read
+Library
Gadis Kecil Dua Miliar

Gadis Kecil Dua Miliar

tanya Maximian dengan suara kecil, Maximian tanpa sadar menangis dan bahkan air matanya cukup deras. “Paman, jangan melempar batu ke dalam kolam itu, tidak baik. Bagaimana jika melukai ikan ikan disana,” ucap seorang gadis kecil yang berpakaian lusuh. Maximian menoleh ke arah suara anak kecil itu melihat dari atas hingga bawah.
685 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as pendosa kecil
Read
+Library
Tertawan Pesona Mantan

Tertawan Pesona Mantan

“Iya, aku juga khawatir sama kondisi kamu dan calon anak kita. Urusan resto dan cafe biar ayah yang handle.” “Makasih, Mas.” Aku merapatkan tubuh dan memeluk Mas Vino. Menghirup dalam-dalam aroma tubuhnya yang kian membuat candu. Sementara lelakiku menempelkan bibirnya, mengecup pucuk kepala ini dengan begitu dalam. “Tahu enggak, Yang?” “Apa?” “Negara terkecil di dunia?” “Vatikan.” “Bukan.” “Merkurius.”
1024.6K viewsCompletedAdded to Library 763 Times as pendosa kecil
Read
+Library
Mengejar Berondong

Mengejar Berondong

gumam Xavera sambil menggeleng. "Kira-kira sepanjang ini gak yah? Kalo iya, gede banget dong? Beberapa yang pernah gue coba, ukurannya kurus kering kayak jempol. Gila! Gue penasaran banget punya dia gimana bentuknya." Xavera tersipu sendiri sambil mencium pisang di dalam genggamannya.
1070.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as pendosa kecil
Read
+Library
Clover Beside You (INDONESIA)

Clover Beside You (INDONESIA)

NAMANYA Khika. Nama panjangnya Khiskarita Jatmika, sering salah eja jadi Khistarika atau Kikatita atau Kostarika kayak nama negara. Umurnya 17, Ukuran sepatunya 36, ukuran baju size S, dan ukuran celana 26. Tubuh mungilnya itu ditambah lagi dengan suara nada minor yang persis anak kecil, berhasil membuat Khika mendapatkan julukan 'cewek bonsai' dari teman-temannya.
1012.2K viewsOngoingAdded to Library 474 Times as pendosa kecil
Read
+Library
Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Dia langsung melihat Kevin dengan tatapan campur aduk: sedikit kesal, sedikit bingung, tapi juga ada rasa ingin tahu yang nggak bisa dia sembunyikan. “Kevin, apa-apaan sih kamu ini?” ujar Lidya, suaranya sedikit serak. Dia berusaha menarik tangannya, tapi genggaman Kevin cukup kuat, namun tetap lembut. Kevin cuma tersenyum kecil. Senyum yang kini tanpa ada sedikitpun niat terselubung. Dari balik selimut biru itu, ia mengeluarkan sesuatu yang membuat Lidya terpana. Seekor anjing kecil berbulu halus, Mini Pom berwarna krem, mirip bola kapas berjalan yang hidup. Anjing itu lucu banget, langsung menggoyang-goyangkan ekornya dengan riang, menjilati jari-jari Kevin seolah minta perhatian.
3.8K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as pendosa kecil
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

“Celana kolor pocong! Ori! Ori!” Jaka dan Dimas jalan dengan cepat sambil mengarahkan matanya ke berbagai penjuru market. Tiba-tiba, mereka melihat sesosok makhluk kecil di pojokan. Makhluk itu adalah anak kecil dengan mata yang besar, tubuh kurus dan bajunya robek-robek. Ia duduk sendiri sambil memeluk lututnya. “Hati-hati, bisa jadi itu hantu penjebak,” bisik Dimas.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as pendosa kecil
Read
+Library
PENEBUS DOSA PENDUA

PENEBUS DOSA PENDUA

Lampu-lampu kecil yang berkelap-kelip menghiasi jalan setapak menuju menara. “Indah banget, kan?” ujar Amora sambil memandang sekeliling. Gerald yang berdiri di sampingnya hanya mengangguk. “Lumayan.” “Lumayan? Kamu nggak punya jiwa romantis banget sih!” protes Amora dengan cemberut manja. Gerald tertawa kecil. “Aku nggak butuh tempat romantis buat bikin suasana jadi spesial.”
10716 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as pendosa kecil
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Part25 °pov Aisya° "Mas, kamu hargain aku dong! Aku ini juga istri kamu, aku nggak mau di perkenalkan sebagai pembantu!" rengek Dinda. "Memang pantes kok di kata pembantu! Norak soalnya!" cetus Bu Daung dengan mencibir. "Heh, nggak usah ikut-ikutan dong! Makin runyam aja nih," sahut Dinda, masih pelan, tidak segalak di awal.
10100.2K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as pendosa kecil
Read
+Library
Istri Kecil untuk Bos Duda

Istri Kecil untuk Bos Duda

Begitu mendongkak, perempuan pendek itu kemudian tersenyum cengengesan. "Hehe ... Tama. Hai!" sapa Aileen sambil melambaikan tangan kikuk.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as pendosa kecil
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status