Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Belum lagi robot-robot terintegrasi AI yang juga membantu pengunjungnya menemukan buku yang diminta. Dengan semua fasilitas dan koleksinya yang luas, Perpustakaan Pusat Universitas Lexicon bukan hanya tempat studi, tetapi juga menjadi pusat kegiatan akademis dan intelektual yang memperkaya pengalaman belajar di kampus terbesar ini. Ini tempat idaman istriku, gumamku dalam hati setelah Marvin selesai menjelaskan keseluruhan perpustakaan.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah dengan Teman Kerja Ayah

Terpaksa Menikah dengan Teman Kerja Ayah

jawab Bela. “Sekedar informasi untuk Anda, British Library merupakan yang terbesar di dunia dari segi jumlah item. Perpustakaan ini merupakan perpustakaan riset besar, dengan koleksi lebih dari 150 juta item dari berbagai negara. Nah, Anda bisa mencari referensi di perpustakaan ini untuk menunjang studi Anda,” jelas Lukman. "Ya, ya," kata Bela dengan malas. Usai mendaftar, Bela dan Lukman masuk ke perpustakaan. Bela bingung harus kemana karena banyak sekali buku di dalamnya.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Purba Mahkota

Purba Mahkota

"Kukembalikan besok.” Meski ia sudah melangkahkan kaki lumayan jauh sekali pun dari meja sang pustakawan, kendati demikian, hal ini tetap membuatnya masih bisa mendengarkan apa yang pustakawan tuturkan kemudian. “Jangan repot-repot! Toh perpustakaan ini sudah termasuk sebagai wilayah yang dikelola oleh Ibu Kepala Sekolah!” tukasnya, dilanjut dengan mendiamkan diri sebentar.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Two Side

Two Side

jelasmu lirih. Dia berdalih, “Namaku Ahiko Febrian, aku penjaga perpustakaan ini.” Kali ini, tangannya kamu jabat seraya memperkenalkan diri. Kharisma seorang pustakawan, membuatmu sedikit kagum. Namun, percayakan kalian kembali terhenti begitu saja dikarenakan sikap acuh tak acuh dan terlalu fokus membaca buku.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Alana dan Albert

Alana dan Albert

"Biarin aja, biar dia ga berani macam-macam sama gue. Lagian jadi orang ngeganggu banget asli." Mereka berdua meneruskan langkah kaki mereka menuju kearah perpustakaan. Tibalah mereka didepan pintu perpustakaan, masuklah Alana disusul dengan Albert. Mereka menyusuri bagian buku pelajaran. Alana ingin meminjam buku panduan untuk mengerjakan tugas biologi dan mencari beberapa buku pendamping lainnya. Albert membantu Alana mencari dari bagian atas rak buku sampai bawah rak. Akhirnya mereka berdua menemukan buku yang akan Alana pinjam dari perpustakaan. Berjalanlah Alana menuju kebagian administrasi perpustakaan untuk mengisi form data peminjam buku. Setelah selesai mereka berdua berjalan menuju
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Duke Laurent, Kau Kah Di Ranjangku?

Duke Laurent, Kau Kah Di Ranjangku?

Hingga akhirnya Dorote berhenti di depan pintu kayu besar dengan ukiran tua yang memenuhi permukaannya. "Perpustakaan keluarga Laurent." Dorote membuka pintu itu dan mempersilahkannya masuk. Langkah Helena langsung terhenti begitu memasuki ruangan tersebut. Perpustakaan itu jauh lebih besar daripada yang ia bayangkan. Rak-rak buku menjulang tinggi hingga hampir menyentuh langit-langit. Ribuan buku memenuhi setiap sisi ruangan, tersusun rapi berdasarkan ukuran dan kategori.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Ayah yang Sempurna Untuk Jonah

Ayah yang Sempurna Untuk Jonah

jawab Peter dengan nada sedikit kecewa, lalu dengan cepat dia mengubah pembicaraan, “Ayo ikutin Paman.” “Kimiko, jangan berlari di dalam perpustakaan. Suara sepatumu yang berderap menganggu ketenangan,” ucap Peter dengan suara tertahan. Sebagian pengunjung melihat kearah Peter. Setelah mengantar kedua bocah itu ke tempat setumpuk buku yang sudah disiapkan Peter untuk keduanya, dia kembali ke meja depan untuk berjaga dan melayani bila ada orang yang butuh bantuan. Karena mencari di jutaan buku itu sama sekali tidak mudah.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Gadis pengubah takdir

Gadis pengubah takdir

tanyaku hati-hati agar tidak menimbulkan kecurigaan. "Buku?" Leander menaik-turunkan alisnya, ia pun mendekat dan melihat pada judul buku yang kupegang. Ia melipat tangannya dan memiringkan kepalanya seakan berpikir. "Perpustakaan di ibukota ada dua, di istana dan di pusat ibukota. Buku di istana lebih banyak menyimpan arsip mengenai sejarah dan beberapa buku pengetahuan yang sudah lama akan diganti atau dipindahkan ke perpustakaan kota. Tampaknya aku harus menghukum para pelayan karena ini." Leander menghela napasnya karena tau ia harus berurusan dengan hal menyebalkan lagi.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Budak Kesayangan Sang Tiran

Budak Kesayangan Sang Tiran

Membersihkan perpustakaan pribadinya. Esok harinya, Lysandra mulai mengusap debu dengan hati-hati di atas sampul kulit buku-buku tua. Perpustakaan pribadi Kaisar Xylas adalah tempat yang sunyi, penuh dengan pengetahuan yang bisa menghancurkan atau mengangkat seseorang. Sejak beberapa hari lalu Kaisar belum memanggilnya lagi. Namun dia memberi Lysandra tugas tetap, membersihkan perpustakaan setiap pagi. Saat Lysandra merapikan rak di dekat jendela, suara dari luar menarik perhatiannya. Dia mengintip dari balik tirai.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

Suara Yolanda menggema di seluruh perpustakaan. Pustakawan tua yang sejak tadi menyusun kitab langsung mengangkat kepala. “Ssst…” Ia menempelkan telunjuk di depan bibirnya. “Ini perpustakaan, Lady Yolanda. Tempat membaca, bukan tempat berdebat.” Peringat pustakawan tua menahan emosi. Isabella mengangguk sopan. Ia menutup bibirnya dengan telapak tangannya. “Benar sekali,”
1027.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 675 kali sebagai pengantar ilmu perpustakaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status