Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

PoV Abang Ibu sudah membaca buku harian Ayah. Tidak ada kata yang terucap darinya. Hanya terlihat kedua mata dan hidung yang memerah. Seperti habis menangis. Setelahnya, masih dengan empat mata aku bercerita tentang buku harian Bunda. Tentang masa lalu dan asal usul Bunda. Ibu menyarankan agar aku menelusuri panti asuhan Muara Bunda. Memang benar ada atau hanya fiktif belaka.
10101.9K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as penulisan ibunya yang benar
Show Reviews (19)
Read
+Library
Isabella
nofel yg benar benar keren bikin ngakak tingkah si Dion dan si Dendy . ada kocaknya. ada manisnya ada romantisnya ada genre nya pokoknya komplit ....pokoknya keren keren keren. ku tunggu nofelnya yg lain thoer
Afdan
Bab Sakit...knpa ayu harus nangis kan emang salah dia sendiri tuh knpa sih thor lembek amat bisa aja buat si ayu liat ponselnya trus liat chatnya..kn dia yang mulai kata firman ajak nonton udah pasti abngnya marah bilang gitu..trua ayu knpa nangis punca masalah dirinya yang cipta..Lol
Read All Reviews
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

Aku takut kalau terus menerus jadi bulan-bulanan Mas Bayu. Bagaimana caraku menceritakan kebenaran sama Ibu? Apakah aku harus bercerita ke Mama dulu? Apakah Mama akan mempercayaiku? Mengingat mas Bayu, merupakan anak kebanggaan yang tiada cela di matanya. Ibu …. Aku akan bicara dengan Ibu terlebih dahulu. Ibu pasti mempercayaiku. "Mas, pergi dulu ya," pamitnya. Aku hanya menganggukkan kepalaku. Mataku masih ke makananku. Beruntung Papa dan Mama sudah tak ada lagi di meja makan.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as penulisan ibunya yang benar
Read
+Library
Wanita Penghibur

Wanita Penghibur

"Ya sudah bareng Ibu saja, ibu ingin ikut Lek, ibu ingin tahu teman-teman dan tempat kepenulisanmu itu." Ibu malah mengatakan itu, setelah sebelumnya seperti ragu dan bertanya kenapa harus malam. "Tidak, Bu, tempatnya jauh, Ibu akan kelelahan, lagipula tak enak sama teman-teman yang lain, di sana kan nanti akan ada diskusi dan---"
104.4K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as penulisan ibunya yang benar
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

kata ibu gue tegas. “Iya, buk,” gue jawab. Gak ada pilihan lain, gue nurut. Gue muter badan, menuju meja, mengambil pulpen dan buku tulis—padahal gue belum nulis sama sekali. Malam yang janggal ini bikin badan gue sedikit panas, kepala agak pusing. Mau nulis pun rasanya gak bakal fokus. Sebelum masuk ke dalam rumah, ibu gue bilang, “Ibu duluan ya, Dil.”
435 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as penulisan ibunya yang benar
Read
+Library
Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Bukan karena bingung tapi kepalaku terlalu penuh dan emosional sehingga kata-kata yang keluar dari bibirku jadi tidak tertata. "Saya bisa mengerti kegelisahan Ibu. Tapi Ibu tetap ibu yang membesarkan mereka sejak hari pertama. Itu poin utama kita. Kita akan membangun narasi, Ibu konsisten, Ibu tahu kebiasaan mereka, Ibu yang ngurusin sekolah, vaksin bahkan saat sakit." Perempuan berhijab itu kemudian menulis cepat di catatan. "Ibu bisa cerita satu dua momen pribadi yang nggak mungkin diketahui Papanya. Kita jadikan itu testimoni. Emosional tapi faktual."
1059.0K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as penulisan ibunya yang benar
Show Reviews (32)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Daniel&Mutia Official
bagus banget ,suka semua karakter, Hiro, naga ,gun ,Mita, ed,prili, paling kagum sama Mita, tegar banget .karakter bener" tahan banting mandiri gak menye" tp gak berisik jg tenang diam ,baik JD banyak yang merangkul
Read All Reviews
Mertua Jahat Tak Tahu Aku Kaya

Mertua Jahat Tak Tahu Aku Kaya

Setelah sesaat tadi ibu ternganga melihat screenshot hasil jerih payahku menjadi penulis di platform menulis yang kuikuti, tiba-tiba beliau mengibaskan tangan dengan ekspresi tidak percaya. Sembari mendengkus, beliau menggeleng-gelengkan kepalanya dan berdecih sinis. Melihat lagak ibu yang sok tidak percaya, aku pun membuka mulut tanpa rasa takut. "Ibu bisa cek sendiri kalau tidak percaya! Walaupun bagi saya mau ibu percaya atau tidak, tidak ada pengaruh dan manfaat apa-apa bagi saya, setidaknya ibu bisa sadar. Jangan jadi katak dalam tempurung yang nggak tahu dunia luar, Bu. Kasihan, dunia ini luas tapi ibu cuma tahu isi yang ada di rumah ini saja!" ucapku dengan nada sinis sembari merapika
10115.6K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as penulisan ibunya yang benar
Read
+Library
RASA CINTA UNTUK OMKU

RASA CINTA UNTUK OMKU

balas Puspita yang sedang asik menulis salinan dari buku temannya, ia malas menulis tadi jadi dia meminjam buku, untuk dia salin. "Puspita!" "Ish mama ini, gak tau apa aku lagi sibuk?" Ibunya masuk kedalam kamar, melihat kamar seorang perawan bau iler juga berantakan seperti kapal pecah. "Sibuk apa kamu? Cuma salin tulisan aja, udah nih liatin masakan mama! Mama mau keluar dulu." "Katanya suruh bukain pintu?!" tanya Puspita yang protes, sekarang dia malah di suruh marah, entah bagaimana ibunya ini plin-plan
102.7K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as penulisan ibunya yang benar
Read
+Library
Paman Untuk Ibuku

Paman Untuk Ibuku

“Kenapa Leon gak belajar nulis?” “Udah. Kan dulu Ayah sempet ngajarin Leon.” “Jadi Leon sekarang udah bisa nulis?” Leon menggeleng, lemah. “Belom Bunda, bisa dikit-dikit.” “Gak papa. Masalah nulis gampang, ada aku.” Celetuk Sebastian di antara mereka. Leon langsung menoleh dan berseru senang. “Ini cake terbaru?” “Iya. Aku sengaja bikin dulu disini sebelum aku buat di toko besok. Mau minta pendapat.”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as penulisan ibunya yang benar
Read
+Library
Kekasihku Berengsek

Kekasihku Berengsek

Ada jahe, temu lawak, yang di masak menggunakan air. Tiga hari berselang. Sadar atau tidak, Kesehatan Ibu semakin menurun. Badannya menjadi sangat kurus, bibirnya pecah-pecah. Juga kalau diamati lebih dalam, tubuh Ibu menjadi lebih muda terserang penyakit. Namun, Ibu seperti menghiraukan kesehatannya saat di depan anak dan Ibu mertuanya itu. Ibu rela menahan segala penderitaanya demi masa depan Shaina. Malam itu, sehabis keluarga mereka menyantap makan malam. Ibu terlihat tengah asyik menulis di dalam kamarnya. Tatapan matanya sangat dalam, entah apa yang dipikirkan Ibu saat itu. tangannya sedikit begetar, maklum dengan usianya yang sudah mulai menua. Genggaman tangan Ibu sudah tidak sekuat
4.2K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as penulisan ibunya yang benar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status