Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

“Gimana tadi? Masih ada revisi lagi nggak?” “Masih. Aku ada ejaan yang salah, typo juga, trus daftar pustaka masih perlu aku perbaiki lagi cara nulisnya.” “Kalo bab terakhir kamu gimana akhirnya? Kesimpulan ada yang perlu ditambahin atau diperbaiki lagi nggak?” “Kalo itu aman semua. Aku udah tinggal merapikan kepenulisan yang salah aja. Harus sesuai dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.”
104.6K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

Raka terkekeh kecil. “Coba sini, Mas lihat.” Anaya sempat ragu, tapi menyerahkan laptop juga. Raka duduk di sampingnya, menatap layar dengan serius. Beberapa menit kemudian, ia mulai mengetik, cepat, rapi, tanpa ragu. “Kalimat ini sebaiknya jangan pakai kata ‘menurut peneliti’, ganti dengan ‘peneliti berpendapat’. Terus, bagian ini terlalu panjang, coba pisah jadi dua paragraf.”
101.5K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
KKN Di Desa Metanoia

KKN Di Desa Metanoia

kata Vina menepuk-nepuk pundak temannya yang bersiap untuk menulis. Kembali lagi buku itu pada dosen, enam baris tulisan baru dengan kalimat serupa telah tertera. Tulisan yang kemudian disadari sang pembimbing, "bukan di antara kalian, ini tulisannya terlalu berantakan, ada unsur kecemasan, kelihatan dari garis yang tidak lurus dan ukuran huruf yang berbeda-beda. Yang tulis ini pasti buru-buru," ujar sang dosen yang memberi petunjuk pada mahasiswanya.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
Pernikahan Rahasia dengan Dosen Killer

Pernikahan Rahasia dengan Dosen Killer

“Kamu cukup bersandar, nah aku ketik dulu ideku. Nanti tinggal kamu tuangkan dalam bahasamu sendiri. Kalo aku yang kerjain semuanya, aku takut kamu akan dihukum gara-gara ketahuan pakai bahasa orang lain.” “Emangnya bagaimana cara dosen itu tau tulisan yang dikarang mahasiswanya itu hasil contekan atau tidak?” Belinda mengedipkan mata dengan polos. “Sebenarnya mudah sih. Cara menulis orang dewasa dan remaja menjelang dewasa itu sedikit berbeda. Kalo cara nulis orang dewasa itu justru lebih rapi dan kebanyakan memakai bahasa baku. Kalo untuk seusiamu ini, mau pakai bahasa baku atau tidak, yang penting tugas selesai.” Brandon menyunggingkan senyuman usil mengecup pipi istrinya. “Benar kan, Ist
105.8K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
Kawin Culik Sang Jenius

Kawin Culik Sang Jenius

Jayden kemudian menarik keluar kertas itu dari dalam mapnya dan mulai melingkari setiap kesalahan penulisan di dalamnya dengan tinta merahnya. “Surat perceraian…” Katanya kemudian sebelum akhirnya ia melanjutkan. “Harusnya kau menulisnya dengan rata tengah, dan bukan ada dipinggir. Apa kau yakin sudah belajar menulis dengan baik?” Jayden kemudian mulai menurunkan pandangannya dan menguliti surat itu satu persatu. “Huruf capital, pelajari penggunaannya! Cih!” Ejeknya dengan sinis sebelum ia menambahkan kembali. “Ckck… Apa ini? ‘saya sebagai pihul utama’?”
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 375 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
MENGGODA DOSEN GALAK

MENGGODA DOSEN GALAK

Netanya mengambil pena mahal yang ibunya bilang beli di Italy pena khusus bagi tim cakar ayam, saat memakai pena itu tulisan kamu akan jadi rapi dan bagus. Netanya membaca dengan seksama. Tidak adalah kesalahan tanda baca yang benar, semuanya sudah sesuai standar, judul yang sesuai, metode penelitian dan dukungan dari para ahli yang ahli di bidangnya dengan tulisan di bawah 10 tahun terakhir. Benar, mungkin ia bisa tanda tangan untuk mengikuti seminar segera. Tapi entah kenapa Netanya seperti tak rela jika si tengil ini tak lagi bimbingan mungkin bisa bulan depan, dan bimbingan itu tak terlalu intens karena sudah ke hasilnya karena sekarang lebih ke teori.
1019.2K viewsOngoingAdded to Library 769 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

ucap Pak Argan membuka sesi penilaiannya dengan kalimat yang sangat positif. "Apakah struktur tata bahasa saya sudah sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah yang benar, Pak?" tanyaku memastikan aspek teknis penulisan dari draf latar belakang tersebut. "Struktur kalimat kamu sudah sangat baik dan runut secara logika. Argumen utama yang kamu bangun dari awal paragraf hingga akhir paragraf ini sangat kuat," jawab Pak Argan membedah kelebihan tulisanku dengan sangat rinci dan jelas.
825.9K viewsOngoingAdded to Library 569 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

] Tidak lama kemudian, secepat kilat penulis itu membalasnya dengan koreksinya lengkap. [Saat dialog selesai, tanda titik dulu baru petik. Bukan petik dulu baru titik! Perbaiki lagi, ya. Ini pengaruh saat pembaca melirik tanda baca yang salah, otomatis mereka enggan membaca kelanjutannya.] [Oh begitu ya, kirain nulis mudah. Ternyata sulit juga, ya. Pantas saja kamu mendapatkan apresiasi segitu banyaknya.] balasku melalui pesan inbox.
13.6K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Pena itu terbentuk dari suara-suara pembaca yang terus bergema, dan yang terkuat di antaranya adalah: “Kami tidak ingin akhir bahagia jika itu berarti memalsukan luka-luka yang nyata.” Adrian menggenggam pena itu. Tangannya bergetar. Ia tahu, bab berikutnya bukan tentang pahlawan atau antagonis. Bukan tentang menang atau kalah. Tapi tentang keberanian menulis kebenaran yang menyakitkan. Lena mengangguk. “Sudah waktunya.” Dan di sana, di tengah ruang tanpa warna itu, mereka mulai menulis Bab 17 dengan tangan pembaca sebagai cahaya, dan luka masa lalu sebagai tinta.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
PENYESALAN

PENYESALAN

* - tulis Doni. *"Innalilahi wa innailaihi roji'un, semoga husnul khatimah"* - tulis Naura. *"Aku tidak pernah menyangka, kamu pergi secepat ini, Dhika. Padahal tadi pagi kita sempat ketemu, aku pasti bakalan kangen sama kamu"* - tulis Sintia. *"Selamat jalan kawan, kami pasti bakal merindukanmu, teman seperjuangan, teman satu tongkrongan."* - tulis Hendra.
9.7229.4K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as penulisan nya yang benar
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status