Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

Kopi itu terlalu sayang untuk dilewatkan. “Kayu bakar dan kopi. Dua cara khusus untuk memanggil dirimu! Panther memang yang terbaik, bukan?!” ucap Coque terdengar begitu antusias. Merpola terlalu sibuk untuk menanggapi ucapan Coque. Wanita tua itu menyeruput dengan ekspresi yang tidak terlukiskan puasnya. “Kurasa aku sudah menemukan peracik kopi terbaikku,” gumam Merpola dengan lirikan kagum pada Coque.
9.733.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Ternyata tidak hanya pindang, tapi Wak Narti juga terkenal sebagai peracik kopi yang handal di sungai musi. Caranya mencampurkan air panas dan bubuk kopi mirip sekali dengan Pak Rawa. Arka tersenyum melihatnya, dia sudah rindu dengan bapak tua itu. apalagi kecepatan mengaduknya sama persih, sendok itu digerakkan membentuk huruf W. Kata pak Rawa itu adalah tekhnik menganduk yang benar dan lebih merata, ketimbang mengaduknya mengikuti arah jarum jam.
9.82.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
I Coffee You

I Coffee You

“Anggun belum datang, mas. Kita nungguin Anggun, infonya sih setengah jam lagi. Mas mau sesuatu?” Diego menggelengkan kepalanya “Aku kerja dulu, kamu kasih kode kalau udah mulai.” Diego memiliki pekerjaan lain selain menjadi public figure, membuka lapangan pekerjaan yang berhubungan dengan kopi. XCoffee, nama yang dibuat mengingat sang mantan yang menyukai aroma kopi. Tempat tersebut dipegang oleh sahabatnya yang sangat dipercaya, secara kebetulan sang sahabat paham dengan dunia kopi juga kuliner. Mereka tidak ada yang tahu tentang tempat tersebut, kalaupun Kiki tahu lebih pada jika dirinya menyukai menu disana.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
Ditalak 3 Lewat Telepon

Ditalak 3 Lewat Telepon

Padahal, ia betul-betul tahu bagaimana Zafran disebut sebagai OCD (Obsessive Compulsive Disorder) yang tak bisa melihat satu pun debu di atas meja kerjanya, harus selalu bersih sebersih-bersihnya. “Teh...kopi?” tawar Zafran. “Maaf, adanya cuma ini,” lanjutnya lagi sambilmbawa nampan berisi satu gelas kosong dan 2 botol minuman, teh siap saji dan kopi siap saji. “Kamu selalu minum kopi kemasan seperti ini?” tanya Pak Suwardi sambil menatap merek kopi kekinian, yang tertera di sisi tengah botol.
1036.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 763 kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
Bangkitnya sang Menantu Benalu

Bangkitnya sang Menantu Benalu

Stefan bersama dua orang catering menuangkan teh dan kopi ke cangkir-cangkir peserta jamuan. “Pelayan! Kopiku sedikit gula,” perintah Ercik. Tak ada yang menoleh di antara ketiga orang itu. Bobby Sanjaya mengernyit. “Ssst!” cebiknya kepada Stefan. Stefan menoleh, lalu sigap. “Ada apa, Tuan?” “Layani Pak Erick, cepat! Kopi sedikit gula.” “Baik.” Stefan pun mengambil cerek berisi kopi hitam pahit, lalu menuangkannya ke cangkir Erick. Kemudian Stefan menuangkan setengah bungkus gula pasir.
1040.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Acara bersyahdu ria sudah di pastikan gagal total. Benar saja. Saat Nisa mengantarkan kopi ke kamar, sepasang Kakek dan cucu itu sedang asyik bermain. "Ini kopinya, Pah." Iman mengangguk. "Rifki mau kopi? Tunggu, ya. Masih panas." Rifki mengangguk. Ia memang acapkali Iman suapi kopinya meski tidak banyak. Katanya balita yang sering diberi kopi akan mencegahnya terkena step kalau badannya panas. Ini mitos atau fakta, ya?
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
MENDADAK DINIKAHI BIG BOSS

MENDADAK DINIKAHI BIG BOSS

Aeera kembali datang dengan membawa segelas kopi hitam, tak lupa dengan cookies untuk sebagai pendamping kopi. Alarich menatap kopi tersebut secara dingin. "Untuk siapa kau menyiapkan kopi dalam rumahmu?" introgasinya. "Untukku lah, Pak," jawab Aeera, meskipun dia sempat bingung. "Perempuan meminum kopi?" Alarich meraih cangkir, kemudian menyerup kopi secara khidmat. 'Enak.' "Lumayan. Mirip seperti buatan istri," komentar Alarich selanjutnya.
9.9338.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.5K kali sebagai peracik kopi disebut
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe!! Yuhu ... novel baru kita sudah rilis loh. Judulnya 'Terlena Kenikmatan Suami Baru, kisah Aeza yang tak punya pilihan dengan mengandung benih dari pria lain. Ceritanya seru abis lih, MyRe. Yuk, mampir dan ramaikan novel baru kita.(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)(⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yang menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar btw bagus ceritanya toor...🫶🏻🫶🏻 keren!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Balada Perawan Tua

Balada Perawan Tua

"Cepetan May, kita masih banyak kerjaan. Aku pengen ngopi-ngopi cantik dulu sebelum nanti kerja rodi." Ngopi cantik versiku adalah membuat kopi yang kuseduh sendiri dari kopi sachet yang sengaja kubeli karena sedang flash sale. Aku bukanlah tipe manusia yang harus meminum kopi di sebuah gerai ternama yang melihat harganya saja sudah membuat sakit mata. Mayang berhenti menggodaku dan memakan makanannya. Ia juga sepertinya ingin melakukan hal yang sama denganku. Selesai makan kami membeli snack untuk teman minum kopi.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
Dicambuk atau Diceraikan?

Dicambuk atau Diceraikan?

Perasaan kecewa menyelimuti diriku. Aku sempat berpikir untuk bertekak dengan Ryan. Akan tetapi, kelompok yang disebut "staf hotel" ini jelas bukan orang baik-baik. Aku samar-samar mengenali salah satu dari mereka sebagai "pengawas pantai" dari kejadian sebelumnya! "Ryan, kamu benar-benar ingin melakukan ini?" tanyaku dengan suara gemetar. Ryan dengan serius menjawab, "Sayang, aku melakukan ini demi kebaikanmu! Tenang, dengarkan aku, mana mungkin aku menyakitimu?"
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
ISTRI TUKANG CILOK

ISTRI TUKANG CILOK

"Maksutnya dik?" "Ya kita selama ini kan hanya membuat cilok bumbu kacang sama cilok kuah. Kita buat yang lain begitu? Cilok goreng, Cilok beranak, Cilok bumbu Rujak. Kita promosikan di internet . Kan di aplikasi biru sekarang banyak grup - grup kuliner begitu," "Terserah kamu saja dik. Abang ikut aja sama magnet rezeki,"
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai peracik kopi disebut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status