Tuan Mada, Ayo Kuasai Segalanya!
“Halah, alasan klise. Dengarkan baik-baik, ya. Ini Seena Center, tempat para konglomerat rapat. Ini bukan tempat di mana orang asing bisa masuk sesuka hati. Di sini, kalau tidak ada kartu akses atau nama di daftar, kamu itu sampah. Paham?”
Wajah Mada mengeras
Kata-kata sampah itu, pos jaga komplek, langsung mengingatkannya pada Nabila dan Robby. Hinaannya ini terasa lebih pedas karena Mada merasa ia sudah berusaha maksimal berpakaian rapi, tapi tetap dinilai dari kasta yang ia bawa.
Zero mulai berdenyut di dalam dirinya.
“Patahkan lehernya. Pria rendahan ini tidak tahu siapa yang sedang ia hadapi,” bisik suara serak Zero, sepertinya dia ingin bangkit.
Hot Chapters